Langsung ke konten utama

Mega Finance Luncurkan Mega Zip Belanja Suka-suka

Mega Zip Belanja Suka-suka


Kebutuhan masyarakat yang tinggal di kota-kota besar (contohnya Jakarta) kian hari kian meningkat. Seiring perkembangan jaman, kebutuhan hidup baik pokok, sekunder maupun tersier beranjak naik. Apalagi, perkembangan teknologi melahirkan gaya hidup yang mengajak kita untuk berubah. Untuk itu, kita harus bijak menyikapi perubahan hidup sekarang ini.

Mall-mall berdiri bertebaran seiring bertumbuhnya produk-produk yang menggoda mata, lidah, perut juga dompet. Salah satu mall terlengkap di kota Tangerang adalah Supermall Karawaci. Minggu lalu saya bersama beberapa teman lain, main jalan ke Supermall Karawaci untuk gabung bersama ratusan karyawan Mega Finance serta ratusan pengunjung mall tersebut dalam Megaversary “Mega Funtustic Megaversary 2019”. Ya, Mega Finance sedang berulang tahun yang ke-24 dan Mega Zip ke-6 tahun. Wah selamat yaa.

Saya pribadi mengenal Mega Finance sebagai perusahaan pembiayaan untuk kredit motor, kemudian Mega Zip adalah pembiayaan untuk kredit barang-barang elektronik. Perusahaan di bidang keuangan yang bernaung di bawah CT Corpora saat ini ternyata sudah berusia 24 tahun dengan berbagai pencapaian. Mega Finance memperoleh peringkat 4 sebagai perusahaan pembiayaan keuangan terbesar di Indonesia.

“Sejalan dengan perjalanan Mega Finance selalu melakukan inovasi. Tentunya tanpa dukungan semua partner dan karyawan, kita tidak akan menjadi besar seperti sekarang ini. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih dan mari terus bergerak maju.” sambutan Iwan Setiawan, Direktur Utama PT Mega Finance.


Bapak Iwan Setiawan, Direktur Utama PT Mega Finance
Doc. Andini Harsono

Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-24, Mega Finance meluncurkan aplikasi online sebagai wujud kontribusi diera digital 4.0 yang bisa diunduh melalui android untuk mempermudah member dalam mengelola tenornya. Mega Finance juga meluncurkan program Mega Zip Belanja Suka-suka yang dipersembahkan untuk para member Mega Finance yang telah menggunakan fasilitas Mega Finance dengan baik.

Dengan Belanja Suka-suka, member Mega Finance bisa berbelanja kebutuhan rumah tangga, seperti groceries, fashion, all fresh (sayur dan buah) dengan cicilan hingga 12 bulan. Belanja Suka-suka bisa digunakan di seluruh gerai Transmart Carefour di Indonesia.

Jumlah minimum belanja sebesar Rp. 1.000.000,- dan maksimum Rp. 2.000.000,- dengan tenor yang ditawarkan adalah 3, 6, 9 dan 12 bulan dengan bunga 1,65%.

Mega Zip Belanja Suka-suka, borong kebutuhan sehari-hari
Doc. Andini Harsono

Member Mega Finance cukup datang ke booth Mega Zip dengan menunjukkan KTP, lalu isi formulir serta jumlah yang ingin dibelanjakan. Member belanja suka-suka dan akan didampingi ke kasir untuk memperoleh struk serta PO agar bisa transaksi.

Mega Zip belanja suka-suka bisa menjadi solusi bagi para ibu-ibu yang kadang suka galau mengatur alur keuangan, apalagi di saat semua kebutuhan barengan. Tapi bukan berarti bisa suka-suka melakukan kredit, tetap harus bijak dan disiplin yaa hehe.

Ke depannya, Mega Finance akan semakin memudahkan member untuk belanja online dengan menggunakan apps-nya. Bahkan nantinya bisa membeli tiket pesawat atau kereta api di sana. Inovasi-inovasi seperti itu dilakukan sebagai bentuk dedikasi Mega Finance kepada 80.000 member aktif dan 500.000-an member tercatatnya. Wah, sekali lagi selamat Mega Finance atas semua pencapaian. Semoga semakin bertambah membernya dan bisa saling menguntungkan serta membangun perekonomian bangsa dengan baik.


Sebagian karyawan PT Mega Finance
Doc. Andini Harsono

Komentar

  1. Mau banget punya Mega Zip ini biar bisa belanja Suka Suka, apalagi mau puasa dan lebaran nih....pasti membantu banget Mega Zip ini

    BalasHapus
  2. Lumayan nih mba bisa belajar suka suka sesuai kebutuhan bisa dicicil lagi jadi menghemat pengeluaran sedikit

    BalasHapus
  3. Makin mudah belanja dengan Mega Zip, kredit tak melulu barang mahal, bahkan bisa kebutuhan sehari hari

    BalasHapus
  4. Mudah sekali ya ternyata, jadi pengen

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …

Ingin Punya Bisnis? Segera Lakukan

"Going into business without a business plan is like going on a mountain trek without a map or GPS support - you'll eventually get lost and starve." - Kevin J. Donaldson
Bisnis tanpa rencana bagaikan bepergian tanpa arah dan persiapan. Resikonya tentu tersesat dan pada akhirnya tidak sampai pada tujuan. Bisnis bagaikan roda kehidupan yang terus berputar seiring perputaran waktu yang kian hari kian cepat. Maka dari itu, kalau kita sedang menjalankan bisnis harus benar-benar terencana dan memiliki strategi kuat. 
Kamis, 20 September 2018 lalu saya berkesempatan hadir menjadi bagian Women Talk bersama Futri Zulya S.Mn, M. Bus dengan tema "How to Start Your Business" di Kemang, Jakarta Selatan. CEO PT Batin Medika Indonesia ini menuturkan perjalanan menjalankan bisnisnya setelah selesai kuliah. Dengan rencana dan strategi yang kuat, Futri berhasil menjalankan bisnisnya hingga berkembang sampai saat ini. 


Saya memang seorang freelancer sejak 5 tahun lalu, tapi saya…