Langsung ke konten utama

Postingan

Mengenal Tradisi Cap Go Meh di Kalimantan Barat

  Pontianak dan Singkawang, Kalimantan Barat merupakan salah satu tempat di Indonesia yang masuk ke dalam travel list saya pada tahun 2020 kemarin, tapi apa daya, pandemi melanda jadilah tertunda *sedih. Namun, saya tidak berhenti mengagumi kota ini dengan mencari tahu cerita-cerita sejarah dan budayanya. Alhamdulillah, AksaraPangan menghadirkan Acara Seri Gastronomi Indonesia, Cang Nyiat Pan untuk mengenal lebih dekat budaya Cap Go Meh di Kalimantan Barat. Saya percaya, makanan yang kita makan memiliki cerita sejarahnya masing-masing yang akhirnya melahirkan budaya/tradisi yang diwariskan turun temurun hingga saat ini, termasuk makanan yang disajikan ketika perayaan Cap Go Meh.   Ketika saya berkunjung ke Penang pada perayaan Imlek awal tahun 2020 lalu, saya dapat melihat kemeriahan dan kehangatannya dengan ditandai kumpul keluarga untuk makan bersama-sama. Saya penasaran makanan apa yang mereka makan. Ternyata banyak sekali jenis makanan yang dihidangkan di atas meja. Waktu itu
Postingan terbaru

Belajar Ecopreneur Dari Batik Quu Ciwaringin Cirebon

Sejak tahun 2017 saya tergerak untuk memilih pekerjaan tidak terikat waktu alias freelancer dan mulai mencoba melihat peluang usaha yang memungkinkan untuk saya jalani sebagai langkah selanjutnya. Di tahun itu juga saya mendapat kesempatan untuk ikut pameran promosi Indonesia di luar negeri yang diselenggarakan oleh KBRI setempat. Awalnya saya diminta bantu untuk mengurus perjalanan para pengusaha yang menjadi peserta pameran seperti mengurus tiket penerbangan, penginapan serta transportasi di sana. Melihat peluang yang ada ketika pameran itu, saya berpikir kenapa tidak saya mencoba ikut menjadi bagian dari peserta pemeran? Saya memberanikan diri untuk menjadi salah satu peserta pameran dengan membawa batik sebagai barang pameran saya waktu itu. Antusias pengunjung pameran membuat saya yakin bahwa usaha di dunia batik ini menjanjikan. Dorongan untuk belajar berbisnis batik semakin kuat ketika saya bertemu banyak pengrajin batik yang kesulitan menjual batik hasil karyanya. Sampai akhir

Kreatif Mengemas Bisnis Rumahan

Sudah 344 hari (terhitung sejak 2 Maret 2020 – 9 Februari 2021) pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia. Bukan saja terjadi perubahan pola hidup, tapi juga berpengaruh terhadap pekerjaan/mata pencaharian. Sebagai seorang freelancer saya harus mencari jalan baru agar tetap bertahan hidup. Salah satu hal yang saya lakukan adalah mencoba menjual makanan tradisional yang dijual dalam bentuk frozen food agar lebih awet. Produk yang sudah diproduksi adalah Sosis Solo. Lalu ada juga Cake Tape yang dibuat berdasarkan pesanan (open PO).   Saya bangun usaha rumahan ini bersama Tante dan sepupu saya. Tante saya yang produksi makanan, saya dan sepupu yang jadi marketingnya. Berawal dari menawarkannya ke lingkungan teman dekat, tetangga dan saudara yang lain, sampai kami mulai membuat akun di Instagram. Kami juga memikirkan tentang packaging -nya supaya aman untuk makanan serta menarik para pembeli. Alhamdulillah tahun 2018 lalu saya berkesempatan mengikuti pameran tentang kemasan-kemasan unt

Membangun Kesadaran Gizi Keluarga Sejak Dini

  Mustahil ada inovasi di Indonesia jika tidak ada sumber daya manusia yang unggul – B.J. Habibie   Ada 2 hal yang berharga dalam dunia ini yang kadang kita lupa untuk mensyukurinya yaitu waktu dan kesehatan. Seseorang mungkin memiliki banyak waktu tapi kesehatannya tidak begitu baik, begitu pula sebaliknya, kesibukan bekerja dan berbagai urusan ini itu sehingga tidak punya waktu untuk diri sendiri dan keluarga sementara badannya sehat. Jadi sebaiknya kita menyeimbangkan antara waktu dan memperhatikan kesehatan jasmani serta rohani agar kita dapat mencapai kehidupan yang berkualitas.   Kesehatan bisa dicapai salah satunya dengan asupan gizi yang baik yaitu dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi baik. Memberikan makanan bergizi sejak bayi dalam kandungan sangat dianjurkan agar kita lahir generasi emas pembangun masa depan yang lebih baik. Anak-anak kita sekarang merupakan tabungan untuk masa depan bangsa. Semakin baik gizi yang diberikan, semakin berprestasi sehing

Kolaborasi SGM Eksplor dan Indomaret Memberikan Paket Pendidikan Untuk Generasi Maju

  Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan pendidikan, Anda dapat mengubah dunia. – Nelson Mandela Pendidikan sedini mungkin sangat diperlukan untuk kemajuan bangsa. Anak-anak merupakan generasi penerus yang harus disiapkan untuk mewujudkan Generasi Emas 2045. Untuk itu, diperlukan sarana pendidikan yang memadai sehingga anak-anak bisa memperoleh pendidikan yang layak. Kondisi pandemi Covid-19 yang belum juga reda menjadi tantangan bagi dunia pendidikan di Indonesia. Sudah kurang lebih 10 bulan proses belajar mengajar dilakukan secara virtual atau daring dimana sangat menggandalkan kekuatan signal (jaringan internet) dan perangkat yang mendukung seperti laptop. Mungkin di kota-kota besar seperti Jakarta, hal ini tidak menjadi sebuah kendala tapi bagaimana dengan anak-anak kita yang berada di luar Jakarta? Melihat kondisi seperti ini menjadikan SGM Eksplor tergerak untuk memberikan sarana pendidikan untuk mendukung proses belajar bagi anak-anak yang renta

Waspada Investasi Ilegal Dalam Industri Direct Selling

  Covid-19 memberikan dampak yang luar biasa kepada kita semua salah satunya dampak ekonomi. Banyak orang terpaksa kehilangan pekerjaannya atau dirumahkan sehingga menuntut mereka untuk mencari peluang lain agar tetap hidup. Salah satu peluangnya adalah dengan bergabung pada industri direct selling atau penjualan langsung. Seperti yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya bahwa industri direct selling mampu memberikan peluang bisnis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga memberikan kontribusi kepada Negara. Namun, pada industri ini masih banyak ditemukan investasi ilegal berkedok bisnis penjualan langsung dengan keuntungan melimpah tanpa bekerja keras. Secara logika saya saja sudah tidak masuk akal apabila ada perusahaan direct selling menawarkan kepada saya sejumlah modal dan menjanjikan akan kembali modal ditambah keuntungannya yang berlipat ganda tanpa adanya transaksi jual beli yang aktif. Bagaimana menurut teman-teman? Hari ketiga penyelenggaraan APLI talkshow m

Pengaruh Halal Produk Pada Industri Direct Selling di Indonesia

  Kalau sedang main-main ke luar negeri, saya lebih memperhatikan perihal halal produk yang ada di Negara tersebut, misalkan makanan dan minuman kemasan yang dijual di pasaran. Sejak saat itu saya jadi lebih memperhatikan mengenai kehalalan sebuah produk meskipun di dalam negeri sendiri. Rupanya permintaan pasar juga tinggi perihal jaminan halal pada sebuah produk yang hendak dikonsumsi. Menurut DR. M. Bukhori Muslim, LLC, MA, Ketua Bidang Bisnis dan Ekonomi Syariah DSN MUI mengatakan bahwa ada kebutuhan pasar yang terus meningkat terhadap produk halal yang diinginkan, sehingga mendorong industri untuk menyesuaikannya agar dapat terus bersaing dan menjalankan usahanya. Perubahan iklim daya beli masyarakat pun berubah sejak adanya pandemi. Masyarakat lebih fokus terhadap keamanan pangan yang hendak dikonsumsi. Aman itu berarti halal dan terjaga kebersihannya. Dra. Rita Endang,Apt., M.Kes, Deputi 3 Bidang Pengawasan Pangan Olahan – BPOM RI mengatakan bahwa pemerintah sudah mengatur p