Langsung ke konten utama

Postingan

Antara Saya, Rasa Takut, Dan Ketinggian

Pukul 03.30 pagi waktu Kuala Lumpur, saya bergegas mengantar rombongan pulang ke Jakarta dengan waktu penerbangan mereka pukul 06.20. Kami naik taksi yang sudah saya pesan malam sebelumnya agar tidak susah lagi ketika pagi-pagi buta ini. Alhamdulillah perjalanan menuju bandara lancar karena memang kami telah menginap di hotel dekat KLIA. Mereka kembali ke Jakarta, sementara saya melanjutkan perjalanan menuju Singapore. Mereka naik pesawat dari KLIA sementara saya harus pindah ke KLIA 2. Setelah membantu check-in dan memastikan mereka masuk Imigrasi, saya menuju KLIA 2 dengan menggunakan shuttle bus.
Pagi masih gelap. Mata saya sudah tak mampu lagi menahan kantuk. Saya hanya tidur 1,5 jam. Sesampainya di KLIA 2, saya beli teh manis hangat dan sepotong roti untuk menghangatkan badan serta menyegarkan mata. Jadwal penerbangan saya ke Singapore pukul 08.00. Setelah selesai mengisi perut, saya langsung menuju mesin check-in mandiri dan bergerak menuju pemeriksaan Imigrasi. Semua lancar, sem…
Postingan terbaru

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini.
Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin.
Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang mereka ‘terpaksa’ melakukannya demi kelangsungan hidup. Saya…

Apa Rencanamu Setelah Covid-19 Berakhir?

Hola sahabat semestaku, apa kabar? Semoga selalu sehat dan selalu dalam keadaan baik ya. Di tengah pandemic Covid-19 ini kita harus jaga kesehatan, jaga diri, jaga kebersihan dan jaga hati serta pikiran agar dapat terus bertahan hidup. Tentunya banyak perubahan yang terjadi pada hidup kita. Semoga itu positif ya.
Covid-19 yang telah terjadi sejak akhir Januari 2020 lalu membuat banyak aktivitas saya terhenti. Bukan hanya itu, pekerjaan pun jadi terhenti. Bahkan rencana traveling saya pun harus terpaksa dibatalkan. Semuanya berubah, perubahan yang terjadi secara tiba-tiba. Kaget? Tentu. Sedih? Bukan main. Geregetan? Waw. Semua perasaan campur aduk. Sampai dengan akhir Maret ini, Covid-19 memaksa kita untuk diam di rumah. Di rumah aja adalah jalan terbaik saat ini agar Covid-19 bisa berakhir sesegera mungkin.
Dengan banyak di rumah bukan berarti kita tidak hidup kan? Bukan berarti juga kita tidak boleh keluar sama sekali. Boleh keluar hanya untuk belanja kebutuhan sehari-hari, jangan non…

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan.
Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku.
Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman.

Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's Studio dan Blue Sheep, Film Buku Harianku memang berbeda. Konflik yang diangkat juga konflik yang sering terjadi di tengah masyarakat kita. Seorang Kila, anak tunggal yang…

Cegah Stunting Itu Penting

Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2025-2030 dan mencapai puncaknya pada tahun 2045. Bonus demografi ditandai dengan meningkatkan proporsi penduduk usia kerja. Diperkirakan, pada tahun 2045 ada sebanyak 70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia berusia produktif (usia 15 – 64 tahun). Sisanya sebanyak 30 persen adalah penduduk tidak produktif (usia di bawah 14 – di atas 65 tahun). Dengan jumlah usia produktif mencapai 70 persen, maka beban tanggungan dari penduduk usia produktif menurun atau menjadi rendah, yakni antara 0,4-0,5 persen.
Anak-anak dan remaja saat ini akan memasuki usia produktif pada tahun 2045 yang harus kita jaga kesehatannya. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah masih ada kasus gizi buruk dan juga stunting. Belum lagi penyakit tidak menular yang sudah ada pada riwayat kesehatan anak-anak dan remaja saat ini. Hal ini harus kita antisipasi sebaik mungkin dengan memperbaiki pemberian asupan makanan untuk mereka.



Berdasarkan data yang dirilis o…

Film Toko Barang Mantan : Bikin Ingat Mantan?

Siapa diantara teman-teman punya mantan yang susah dilupain? Teramat susah lupa sehingga barang-barang pemberiannya masih disimpan sampai sekarang, atau malah justru sudah dibuang semua? Seperti film Toko Barang Mantan tempat jual beli barang-barang mantan lengkap dengan sejarahnya.
Adalah Tristan pemuda yang sebenarnya dia belum bisa move on dari Laras pacarnya masa kuliah, memutuskan membuka usaha sebuah toko yang menjual dan membeli barang-barang mantan lengkap dengan cerita suka duka dibalik barang-barang tersebut. Tristan yang dibantu oleh para sahabatnya yaitu Amel dan Rio merasakan jatuh bangun ketika menjalankan Toko Barang Mantan tersebut.
Tiba-tiba Laras hadir kembali di kehidupan Tristan membuat campur aduk perasaannya. Kenangan-kenangan indah bersama Laras menghantui ingatannya setiap waktu. Tristan bertekad merebut hati Laras kembali bagaimanapun caranya. Salah satunya adalah menyukseskan Toko Barang Mantan dengan berbagai cara. Apapun usaha yang dilakukan Tristan mendapat…

Buku Millennial Power Buat Yang Ingin Kaya dan Sukses

“Passion yang tidak menghasilkan uang disebut hobi.”
Quote itu saya ambil dari sebuah buku karya Deddy Corbuzier dan Erik Ten Have berjudul MILLENNIAL POWER. Saya terdiam sesaat dan kembali mengoreksi apakah pekerjaan saya sekarang ini adalah passion saya? Atau apakah passion saya ini sudah berhasil menghasilkan uang?
Siapa sih yang tidak ingin kaya dan sukses? Pasti semuanya mau. Kadang malah berpikir bagaimana caranya sedikit kerja tapi bisa punya banyak uang, wah itu sih namanya mimpi di siang bolong.
Menghadiri launching buku MILLENNIAL POWER dan mendengarkan pendapat seorang Deddy Corbuzier yang saat ini lebih dikenal sebagai YouTuber kembali membuka mindset saya. Jangan banyak alasan, lakukan sekarang, pilihlah jalan hidupmu sendiri, kesuksesan milik mereka yang tak pernah lelah untuk belajar, berkompromi dengan ketidaksempurnaan dan membangun bisnis sesuai passion adalah kalimat-kalimat yang tertancap di otak saya sekarang. Bahwa kesuksesan tidak akan datang begitu saja tanpa ke…