Langsung ke konten utama

Postingan

Jaga Hutan Jaga Kehidupan Jaga Kita

  Ilustrasi hutan  design dan foto dari Canva Melupakan cara menggali bumi dan merawat tanah berarti melupakan diri kita sendiri – Mahatma Gandhi Begitu pentingnya alam untuk kehidupan semua makhluk di dunia ini namun seringkali kita lalai untuk menjaga mereka. Mahatma Gandhi menuliskan beberapa pesannya untuk menjaga alam dan tidak melupakan mereka sebagai dasar kehidupan ini bergerak. Alam bagaikan diri kita sendiri. Ketika lupa menjaganya sama saja lupa menjaga diri sendiri. Saya sepakat dengan pernyataan tersebut. Apalagi sebagai warga negara Indonesia yang memiliki kekayaan alam luar biasa sudah sepatutnya saya turut menjaga alam Indonesia. Saya masih ingat begitu bahagianya blusukan ke hutan di lereng Gunung Puntang, di Pulau Karimun Jawa, di Bali, di Blora dan beberapa tempat lainnya di Indonesia ketika saya melakukan perjalanan. Saya seperti semakin “hidup” ketika berada di tengah-tengah rindangnya pohon-pohon tinggi menjulang dengan suara burung atau hewan-hewan liar berte
Postingan terbaru

Aplikasi EMS Pertolongan Pertama Obati Pikun

Doc. Andini Harsono Pikun biasanya akan terjadi pada para orang tua kita yang usianya sudah di atas 55 tahun. Saya ingat dulu masa Eyang puteri saya pensiun di usia mendekati 60 tahun, beliau sudah menunjukkan tanda-tanda kepikunan dengan ciri paling mudah ditandai yaitu dengan lupa meletakkan kacamata atau benda-benda pribadinya. Bahkan beliau sering menanyakan apakah dirinya sudah minum obat atau belum? Kebetulan beliau ada diabetes yang diharuskan minum obat secara teratur. Pada waktu itu belum ada istilah Alzheimer atau belum terlalu popular istilah ini. Hanya tahunya pikun karena sudah tua. Apa itu pikun? Ketika seseorang butuh waktu lebih lama untuk mengingat atau lupa dengan apa yang mereka lakukan sebelumnya. Adalah menurunnya kemampuan untuk berpikir pada otak seseorang. Dalam dunia medis disebut Demensia yaitu penurunan fungsi otak seperti menurunnya daya ingat dan kecepatan berpikir serta berperilaku. Bedanya dengan pelupa? Pikun terjadi karena fungsi kognitif menurun d

Resesi di Indonesia dan Freelancer

Cover by Canva Kemarin entah kenapa di timeline google saya muncul berbagai macam berita tentang perkembangan ekonomi di Indonesia bahkan beberapa Negara lainnya. Tentu saja saya tertarik membaca tentang situasi ekonomi di Negara kita terlebih dahulu dan rupanya ada prediksi resesi.  Sejumlah menteri hingga ekonom sudah memproyeksikan Indonesia akan mengalami resesi akibat adanya pandemi Covid-19 ini. Namun dari beberapa artikel yang saya baca, tidak perlu khawatir dengan adanya resesi. Tapi kemungkinan terburuk dari resesi ini adalah PHK massal. Hal ini harus dihindari. Semoga tidak akan sampai terjadi. Sebagai seorang yang penghasilannya tidak tetap dan masa pandemi praktis hampir 7 bulan saya benar-benar harus putar otak bagaimana caranya untuk tetap bertahan, memandang proyeksi akan adanya resesi merupakan sebuah tantangan cukup berat. Tinggal bagaimana cara untuk bisa mengatur keuangan yang ada dan terus bergerak mendapatkan pekerjaan. Perhatikan Dana Darurat dan Tabungan Kedu

Teknologi UV-C Dapat Melindungi Diri Dari Mikro-organisme

  Design by Canva Sejak menghadapi pandemi Covid-19 saya semakin memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal. Memperhatikan pola makan, istirahat, olahraga dan rutin bersih-bersih rumah. Sedikit-sedikit saya lap lantai, meja, gagang pintu dan semua benda-benda di rumah yang sering saya pegang dengan cairan disinfektan. Tujuannya supaya tidak ada virus, kuman dan bakteri yang menempel. Sekarang saya juga tambah dengan mendisinfeksi udara dalam rumah. Memang effort -nya sedikit naik, tapi demi menjaga kesehatan dan terhindar dari berbagai macam virus terutama Corona, saya rela melakukan apa saja. *senyummanis. Beberapa hari yang lalu saya mengikuti diskusi virtual dari Signify yang membahas tentang “Sinar UV-C : Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV-C yang Aman untuk Perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme.” . Dalam diskusi virtual tersebut hadir beberapa pakar sesuai bidangnya sebagai narasumber. Diskusi virtual ini diselenggarakan untuk memba

Tetap Tenang Memperingan Langkah

  Doc. Andini Harsono Design by Canva Tanpa terasa kita sudah 6 bulan menghadapi pandemi Covid-19 bahkan lebih dari itu untuk masyarakat dunia. Dampak yang dirasakan cukup besar. Selain dampak ekonomi, dampak sosial dan psikologi juga terjadi. Rasa cemas dan tak tenang menghampiri hampir semua orang. Ada saja yang memberatkan pikiran apalagi sebagai seorang freelancer , saya merasakan terkena dampak ekonomi dan kecemasan di tengah ketidakpastian yang entah sampai kapan ini. Salah satu solusi agar saya tetap tenang dan berpikir positif yaitu dengan membaca atau menonton konten-konten positif menyemangati seperti yang diadakan oleh Home Credit Indonesia. Talkshow secara virtual melalui Instagram Live  #AyoMajuBersama yang diadakan setiap hari Rabu ini mengangkat tema-tema penting dengan narasumber-narasumber mumpuni pada bidangnya. Saya merasa bersyukur sekali hari Rabu kemarin tanggal 19 Agustus 2020 saya dapat mengikuti Instagram Live di akun @homecreditid bersama Adjie Santosoputro

Persiapan Jadi Ibu Untuk Generasi Emas 2045

Design by Canva Walaupun belum jadi Ibu, saya merasa sudah saatnya memperkaya diri dengan pengetahuan tentang bagaimana sih menjadi orang tua (Ibu)? Gak gampang dan gak susah, semua ada ilmunya yang bisa dipelajari. Apalagi jaman now yang semua bisa serba dicari. Tinggal buka Google, apa yang Anda butuhkan ada di sana. Duit ada gak ya? *eh  Kita semua masih harus berjuang untuk melawan pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda apalagi hilang. Banyak hal yang masih bisa kita lakukan di rumah aja atau di luar rumah tapi tetap menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya dengan mengikuti webinar. Saya kemarin mengikuti webinar kesehatan tentang “Mencetak Ibu Milenial Pembangun Generasi Emas 2045 di Era Pandemi Covid-19”. Webinar ini berisi tentang informasi gizi yang harus diberikan pada anak sejak dalam kandungan, dan sebagai orang tua jangan sampai mengabaikan 1000 hari pertama masa hidupnya. Karena 1000 hari pertama masa hidup seseorang merupakan masa emas yang menentukan masa depannya. M

Adopsi Hutan Untuk Menjaga Indonesia

  Adopsi Hutan Untuk Menjaga Indonesia Doc. Andini Harsono saat di Gunung Puntang, Bandung, Jawa Barat Indonesia memiliki wilayah daratan yang masih tertutupi hutan terluas di dunia dengan hutan tropis dan hutan hujan di wilayah Kalimantan serta Papua. Mengingat betapa pentingnya peran hutan di dunia sebagai keseimbangan alam dan keberlangsungan hidup, kita sebagai rakyat Indonesia patutlah bersyukur karena Negara kita memiliki hutan yang luas. Untuk itu, kita harus bergandengan tangan menjaga hutan Indonesia agar tetap lestari sampai kapanpun, salah satunya dengan adopsi hutan. Adopsi hutan adalah gerakan gotong royong menjaga hutan yang masih ada. Mulai dari pohon tegak, flora, fauna, serta keanekaragaman hayati di dalamnya. Dengan adanya adopsi hutan, kita semua dapat terhubung langsung dengan ekosistem hutan beserta para penjaganya. Adopsi hutan juga menjaga supply oksigen tetap ada dan bermanfaat bagi seluruh makhluk hidup.   Selain adopsi hutan, sebagai bentuk cinta terhada