Langsung ke konten utama

Ungkapkan Sayang Dengan Makan Berdua

Bulan Februari adalah bulan yang identik dengan kasih sayang. Banyak pasangan khususnya pemuda dan pemudi di seluruh dunia merayakan hari kasih sayang atau valentine pada tanggal 14 Februari. Warna merah muda atau pink menjadi pilihan utama untuk mengungkapkan rasa sayang kepada pasangan, orang tua, keluarga atau teman dekat. Nah, untuk merayakan hari tersebut kita sering mengajak orang yang disayang untuk makan diluar atau sekedar bercengkrama di luar rumah. A&W Restoran bisa menjadi pilihan kamu untuk menghabiskan waktu bersama si dia dengan menu spesial di bulan Februari.

Best Friends Forever Rooty Barrel adalah menu spesial di bulan ini sebagai wujud kasih sayang A&W kepada pelanggan setianya. Cukup merogoh kocek Rp. 60.000,- kita sudah mendapat menu paket berisikan dua potong Golden Aroma Chicken, duo perkedel, duo nasi, dan duo RB ukuran reguler. Selain itu kita juga bisa menikmati Ice Cream Monas dengan harga Rp. 10.000,- sudah mendapat sepasang alias kita bisa menikmatinya langsung berdua dengan si dia.




Menurutku sebagai orang yang suka jajan dan mencicipi makanan apa saja, A&W menjadi favoritku karena tidak saja mengenyangkan tetapi memanjakan lidahku di tiap gigitnya. Bumbu dan rempahnya terasa betul dengan ayam yang renyah sangat menggugah selera. Bahkan ayam di A&W ini tetap nikmat dan rasa sama ketika sudah dingin atau setelah sampai di rumah kalau kita pesan takeaway. Yang paling saya suka dari menu A&W adalah paket yang lengkap dengan sup ayamnya. Rasa supnya pas bagiku dan tentunya semua makanan dan minuman di A&W sudah bersertifikasi halal. Memang harganya lumayan ketimbang yang lainnya tapi bagi saya kalau itu sesuai dengan rasanya kenapa tidak?

Best Friend Forever A&W (doc. Pribadi)



Selama bulan Februari kita akan disambut dengan seluruh karyawan A&W di setiap restorannya dengan topi berbentuk hati berwarna pink. Tentunya mereka akan melayani kita dengan penuh kasih dan sepenuh hati.  :)

A&W Blogger Community Jakarta (doc. A&W Team)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…