Langsung ke konten utama

Advan X7, Tablet Berotak Komputer

Bapak Yacobus (Advan) (Dok.Pribadi)
Bicara tentang kecanggihan teknologi tidak lepas dengan kecanggihan telepon dalam genggaman kita yang saat ini menjadi kebutuhan yang bukan lagi Tersier melainkan kebutuhan Primer. Kenapa? Karena sekarang semua informasi dapat diakses melalui Smartphone dalam genggaman yang bisa dilakukan di mana saja, kapan saja. Berbagai macam pilihan ditawarkan pasar untuk memudahkan kita bukan lagi hanya berkomunikasi namun juga mengakses data apa saja yang diperlukan melalui internet. Selain itu, sebagian hobi kita bisa tersalurkan juga. Contohnya apabila hobi dengarkan musik, menulis, membaca bahkan main game, semua sudah tersedia dalam satu benda yang ringan, mudah dibawa dan stand by anytime.  

Advan salah satu merk yang meramaikan pasar tersebut terus berusaha berinovasi agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen tentang kenyaman berkomunikasi sekaligus mengakses internet. Advan Vandroid X7 yang resmi diluncurkan pada hari ini, Senin, 3 Agustus 2015 di Ballroom Fairmount Hotel, menjadi salah satu produk yang harus kita apresiasi sebagai wujud konsistensi Advan dalam memberikan produk terbaik bagi para konsumennya. Vandroid X7. smartphone pertama yang berotak Intel. Jadi tablet ini cocok bagi siapa saja yang memerlukan akses internet cepat, mudah dan murah. Bagi para pelajar yang sangat aktif dan dinamis juga cocok memiliki tablet ini. 

Prosesor terbaru Intel Atom X3 yang terdapat dalam Advan Vandroid X7 menawarkan performa luar biasa untuk menghasilkan High Definition (HD) dan video untuk saling berbagi, ketahanan baterai yang memungkinkan kita untuk beraktivitas lebih lama dan produktif. Vandroid X7 memiliki RAM 1GB dengan ROM 8GB yang mampu menyimpan aplikasi dan data lebih banyak. Jadi tidak perlu takut lemot dan memory cepat full. Di desain dengan lebih powerful dan efisien, menjadikan Vandroid ini sangat bagus untuk dibawa kemana saja dan modelnya yang masa kini menambah menarik penampilan bagi siapa saja yang memilikinya.

Pihak Advan, Intel, dan Indosat (Dok.Pri)
Vandroid X7 juga bekerja sama dengan Indosat Mentari di mana konsumen akan mendapatkan pulsa gratis sebesar Rp. 240.000,- selama satu tahun. Dengan menggunakan Indosat juga, konsumen bebas melakukan akses internet kapan saja tanpa ada batas waktu. Menarik bukan?

Dan yang lebih menarik lagi, harga Vandroid X7 ini sangat ramah di kantong. Cukup dengan Rp. 1.099.000,- kita sudah mendapatkan Tablet layaknya komputer dalam genggaman. Itulah salah satu komitmen Advan untuk memberikan produk terbaik dengan harga yang terjangkau.

Pemenang Live Tweet (Dok. Pribadi)
Pada kesempatan ini juga dijadikan ajang "Pesta Blogger" di mana acara blogger gathering bersama Advan ini dihadiri lebih dari 100 orang Blogger dari beberapa daerah. Kami juga mendapat kesempatan untuk memesan Vandroid X7 langsung kepada panitia karena produk baru siap dipasaran sekitar pertengahan Agustus 2015. Sambutan para blogger luar biasa, karena Smartphone canggih sangatlah diperlukan untuk aktivitas blogger yang lebih banyak beredar di dunia maya.  

Alhamdulillah, saya mendapat rejeki menjadi pemenang Live Tweet yang diselenggarakan oleh Advan. Hadiah berupa 1 buah Tablet Vandroid T1 X Pro. Terima kasih Advan, semoga kehadiran produk-produkmu dapat membantu mencerdaskan masyarakat dengan melek teknologi positif.

Wall Of Hope Advan Vandroid by Andini Harsono (Dok. Pri)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senja Bercerita Tentang

Senja kuakhiri dengan ucapan syukur karena ALLAH begitu banyak memberikan kenikmatan untukku.
Kulangkahkan kaki menyusuri jalanan basah setelah diguyur hujan, dan kusempat menghentikan langkah ketika melihat sebuah papan iklan berfotokan seorang laki-laki. Sepertinya aku mengenal laki-laki itu.
Sepersekian detik aku coba mengingatnya, dan ternyata itu kamu, teman baikku sejak 5 tahun lalu. Namun, kami putus komunikasi setelah aku memilih laki-laki lain menjadi kekasihku kala itu.
Terasa janggal memang, seketika dia berubah sikapnya saat aku berpacaran dengan Adi. Apa salahnya? Hingga detik ini pun aku tidak tahu alasan Reno menjauhiku bahkan terlihat membenciku. 5 tahun berlalu, sekarang dia sudah menjadi seorang aktor layar lebar.
Sesampainya di kamar, aku segera mengisi daya ponselku. Aku segerakan pula membersihkan badanku yang tersiram panas dan hujan. Selesai semua ritualku, aku mulai merebahkan tubuh pada kekasihku, ya tempat tidur kesayanganku. Perlahan kulepaskan semua letih dan …

Pertemuan Singkat

Mengenalmu adalah kebangkitan bagiku Mengenalmu adalah semangat baru bagiku
Panas terik Ibukota membuat aku memutuskan untuk berteduh di sebuah coffee shop tersohor di bilangan Sarinah. Sejak kecil aku memang kalah dengan panas matahari yang terlampau terik. Pasti kepalaku langsung keliyengan.
Sembari membuka laptop, aku menikmati segelas es cokelat dan sepotong kue keju. Setiap mampir ke coffee shop, aku jarang memesan kopi. Ya memang aku sesungguhnya bukan coffee lovers hehe..Jadi ya nikmati minuman yang lainnya aja.
Seperti biasanya, tempat ini ramai dikunjungi orang-orang pecinta kopi plus nongkrong. Karena tempatnya strategis jadi mereka sering menjadikan tempat ini lokasi meeting, nongkrong-nongkrong atau kerja seperti aku. Jaman sudah canggih ada beberapa pekerjaan yang bisa dikerjakan dimana aja dan kapan aja.
“Eh eh sebentar lagi Reno mau datang. Katanya dia sudah dekat.” ucap perempuan A salah satu anggota rombongan sekitar 20 orang atau lebih yang memblock hampir setengah coff…

Jeda

"Sampai kapan di Bangkok?" tanyamu pada chat WhatsApp.
Tak langsung aku membalasnya karena aku sedang menemui beberapa kolegaku.
"Hari Senin minggu depan. Kenapa?" balasku 2 jam kemudian yang berujung tak dibalas lagi olehnya.
Hari berganti hari, tak kunjung kutemui balasan darinya bahkan tak juga kulihat update di Instagram Story-nya atau posting-nya pada Instagram. Padahal dia termasuk laki-laki yang aktif berbagi cerita di dunia maya. Ya, dia lebih kekinian dibandingkan aku.
Senin menjelang tengah malam aku tiba di Jakarta. Aku sapa dia kembali mengabarkan bahwa aku sudah di Jakarta tapi gak juga ada balasannya. Bahkan untuk dibaca aja gak.
Dia menghilang.. Gak biasanya dia semenghilang ini. Tapi siapalah aku. Tak mungkin telepon terus menerus, kirim pesan terus menerus. Siapalah aku?
"Hai. Aku baik-baik aja. Semua akan berlalu. Ini adalah jeda dalam hidupku. Ini akan segera berlalu." pesan singkatnya masuk pada WhatsApp-ku yang diakhiri dengan emotic…