Langsung ke konten utama

Rangkaian Philips dan Disney SoftPals Siap Menerangi Kamar Tidur Anak di Malam Hari

11 Juni 2014

Buat waktu tidur menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi buah hati Anda dengan rangkaian produk Philips and Disney SoftPals yang baru. Sebagai kawan malam hari yang sempurna, LED SoftPals dalam bentuk klasik Mickey dan Minnie Mouse, serta bintang Disney/Pixar Monsters Inc., Sulley dan Mike, akan membantu buah hati Anda merasa aman di malam hari. Lampu tidur yang mudah digunakan ini memberikan cahaya yang nyaman sehingga anak - anak merasa aman ketika pergi tidur atau terbangun di tengah malam.

LED SoftPals yang lembut dan kuat mampu menciptakan atmosfer kamar yang menyenangkan dan rileks, yang cocok untuk menemani di malam hari. Mudah untuk dibawa dan aman, lampu - lampu ini mengisi baterai di atas alas mereka, sehingga siap digunakan ketika anak - anak harus bergerak dan berpindah ruangan di rumah saat terbangun di tengah malam. Cukup miringkan lampu untuk menyalakan SoftPals dengan LED Philips yang mungil namun cerdas ini.

Tidak perlu khawatir, lampu - lampu yang ramah anak - anak ini menggunakan sistem inovatif LED Philips sehingga tidak panas jika disentuh. Dengan teknologi Philips LED terkini, lampu - lampu inipun tahan lama. Untuk menyalakannya, cukup pasang adaptor yang ramah anak - anak dengan desain tanpa sudut. Tidak ada bagian - bagian mungil maupun sudut tajam di lampu - lampu ini, dan kabel - kabel tertata rapi menggunakan pengikat kabel velcro - sebuah desain cerdas dari Philips yang menjaga jari - jemari anak - anak tetap aman.

Mickey dan Minnie Mouse telah menjadi inspirasi bagi anak - anak dari berbagai genarasi. Mickey Mouse merupakan kawan yang menyenangkan, optimistis dan sedikit jahil, sementara Minnie Mouse merupakan tokoh perempuan utama yang memimpin Disney. Untuk menambahkan sedikit komedi monster untuk seluruh generasi baru, hadir Sully dan Mike, bintang dari film animasi Disney-Pixar tahun 2013, "Monsters University". Selain sebagai aksesori ruang tidur yang sempurna, rangkaian Philips Soft Pals memberikan kesempatan bagi orang tua untuk memberikan keajaiban Disney ke dalam lingkungan keseharian anak - anak mereka.




Seperti yang diketahui Philips telah memberikan penerangan selama lebih dari 100 tahun dan Philips bukan saja memberikan penerangan tapi juga kesehatan bagi si pengguna. SoftPals juga tidak berbahaya karena bebas dari bpe. Selain itu night light juga merupakan lampu otomatis bisa langsung nyala atau mati karena ada delight sensornya. Motion Sensor bekerja berdasarkan pergerakan. Bentuknya kecil seperti jam dinding. Livingcolors micro, tombol power ditahan selama 5 detik bisa berganti warna.

Bapak Rian, marketing lighting Philips juga menambahkan pencahayaan ini menggunakan teknologi LED. Dimana keunggulannya dari lama pemakaiannya yaitu minimal 15 tahun dan lebih aman karena tidak mengandung merkuri. Selain itu hemat energi sebesar 85%.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…

Kemchicks dan Tumpeng

Apa hubungannya Kemchicks dan Tumpeng?
Pada Sabtu, 20 Juli 2019 lalu, Kemchicks merayakan ulang tahun ke 70 hubungan diplomatik Indonesia-Amerika yang ditandai dengan pemotongan Nasi Tumpeng. Dalam tradisi masyarakat Jawa, Nasi Tumpeng dihadirkan pada peristiwa penting seperti pernikahan, ulang tahun, dan peresmian suatu tempat sebagai wujud rasa syukur.
Tumpeng adalah nasi putih/nasi kuning/nasi gurih berbentuk kerucut yang merupakan budaya masyarakat Jawa yang tertera dalam Serat Centhini. Tumpeng disebut juga dalam naskah sastra Ramayana, Arjuna Wijaya dan Kidung Hasra Wijaya sebagai hidangan dalam berbagai pesta.


Lauk pauk dalam penyajian tumpeng juga memiliki arti dimana harus ada unsur hewan darat, hewan laut dan sayur mayur. Tidak ada lauk pauk baku untuk menyertai nasi tumpeng, namun beberapa lauk yang biasa menyertai adalah perkedel, abon, kedelai goreng, telur dadar/telur goreng, timun yang dipotong melintang, dan daun seledri. Variasinya melibatkan tempe kering, serundeng, ura…