Langsung ke konten utama

Bisnis Indonesia Financial Award 2018 Apresiasi Industri Keuangan


Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2018
Doc : Robitmh 

Bicara soal bisnis harus memiliki strategi yang kuat agar bisnisnya selalu bergerak stabil di tengah persaingan begitu ketatnya sekarang ini. 

Kalangan bisnis wajib hukumnya untuk mencari informasi perkembangan bisnis yang up to date. Harian Bisnis Indonesia masih menjadi sumber terpercaya bagi para pengusaha dan perusahaan terutama di kalangan industri keuangan yaitu perbankan, asuransi dan multifinance. 

Kepercayaan perusahaan terhadap Bisnis Indonesia  diapresiasi melalui Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2018 yang dilaksanakan tanggal 27 Agustus lalu di Hotel Raffles, Jakarta. 

Acara yang dihadiri oleh para CEO dan direksi perusahaan yang menjadi pelanggan setia Bisnis Indonesia berlangsung meriah. Penghargaan ini menjadi motivasi perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kinerja. 

Hariyadi Sukamdani, Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika
Doc : Andini Harsono

Hariyadi Sukamdani - Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika Penerbit Bisnis Indonesia menuturkan BIFA 2018 diselenggarakan untuk mengapresiasi industri keuangan yang menjalankan usahanya untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Tujuannya untuk mendorong dunia perbankan, asuransi dan multifinance di Indonesia untuk berkontribusi lebih banyak dan lebih besar dalam pembangunan perekonomian negara guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. BIFA 2018 juga bertujuan untuk mendorong dunia perbankan, asuransi dan multifinance di Indonesia untuk berkontribusi lebih banyak dan lebih besar dalam pembangunan perekonomian negara guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. 

Penilaian terhadap pemenang Bisnis Indonesia menggandeng Arif Budisusilo (Direktur Pemberitaan Harian Bisnis Indonesia), Sigit Pramono (Wakil Ketua Umum Bisang Perbankan Kadin Indonesia), Hotbonar Sinaga (Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Risiko dan Asuransi),  Firdaus Djaelani (Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2012-2017), dan Suwandi Wiratno (Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia) sebagai juri. 

Penilaian BIFA 2018 berdasarkan efisiensi dan memiliki kinerja terbaik selama beberapa tahun terakhir. 

Hadir pula dalam malam BIFA 2018 Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara. Perkembangan teknologi memberikan pengaruh besar terhadap institusi finansial dalam mengubah pelayanan kepada nasabah. 

Rudiantara pada BIFA 2018
Doc : Robitmh

Rudiantara optimis target inklusi keuangan di Indonesia akan melampaui target 75% pada tahun depan. Hal ini dikarenakan peluang kanal yang dimiliki Indonesia. 

Seperti yang diketahui bersama, saat ini industri keuangan tidak akan bisa lepas dari produk-produk digital. Digitalisasi juga telah terbukti memiliki peran sebagai penurunan gini rasio satu negara. Apabila industri keuangan bergerak maju maka perkembangan ekonomi Indonesia baik. 

Rudiantara juga mengapresiasi terselenggaranya BIFA 2018. Penghargaan yangi diberikan setiap tahun ini memang wajib kita apresiasi karena BIFA 2018 bisa menjadi tolak ukur sekaligus memotivasi industri keuangan untuk menjadi yang terbaik bagi Negara dan masyarakat. 

Selamat untuk para pemenang.

Kapan lagi foto sama Pak Menteri hehe
Doc : Robitmh


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Co-Learning : Gaya Belajar Kekinian di Step Up Learning Hub

Co-learning, istilah ini kami sematkan saat menginjakkan kaki pertama kali ke Step Up yang berlokasi di Jalan Pahlawan Seribu 100C, Lt. 1, BSD, Tangerang Selatan ini. Ya, saya dan beberapa rekan blogger berkesempatan untuk silaturahmi dan mengenal lebih dekat apa sih Step Up itu?
Berbeda dengan bimbingan belajar lainnya, Step Up Learning Hub mengusung gaya kekinian dalam belajar bagi para pelajar zaman now. Tempat lesnya didesain sedemikian cantiknya mirip dengan gaya co-working bagi freelancer yang sedang menjamur sekarang ini. Harapannya, murid-murid yang belajar di sini betah dan merasa belajar di rumah.
Dengan didampingi para pengajar profesional terakreditasi, Step Up memberi solusi bagi orang tua yang galau ketika anak-anaknya lebih sibuk daripadanya dengan tugas sekolah yang semakin ke sini semakin banyak. Di era digital, tugas sekolah bukan hanya sekedar menjawab pertanyaan pada PR namun ada penelitian hingga menyusun makalah. Tugas mereka pun tidak jarang yang harus dikerjakan …

Ingin Punya Bisnis? Segera Lakukan

"Going into business without a business plan is like going on a mountain trek without a map or GPS support - you'll eventually get lost and starve." - Kevin J. Donaldson
Bisnis tanpa rencana bagaikan bepergian tanpa arah dan persiapan. Resikonya tentu tersesat dan pada akhirnya tidak sampai pada tujuan. Bisnis bagaikan roda kehidupan yang terus berputar seiring perputaran waktu yang kian hari kian cepat. Maka dari itu, kalau kita sedang menjalankan bisnis harus benar-benar terencana dan memiliki strategi kuat. 
Kamis, 20 September 2018 lalu saya berkesempatan hadir menjadi bagian Women Talk bersama Futri Zulya S.Mn, M. Bus dengan tema "How to Start Your Business" di Kemang, Jakarta Selatan. CEO PT Batin Medika Indonesia ini menuturkan perjalanan menjalankan bisnisnya setelah selesai kuliah. Dengan rencana dan strategi yang kuat, Futri berhasil menjalankan bisnisnya hingga berkembang sampai saat ini. 


Saya memang seorang freelancer sejak 5 tahun lalu, tapi saya…