Langsung ke konten utama

Yuk Taklukkan 5 Sungai untuk Rafting di Kota-Kota Dekat Surabaya

sumber:pixabay.com


Sering bingung ketika harus memilih kemana akan bepergian di akhir pekan atau ketika cuti kantor sudah di-apporved? Surabaya bisa menjadi pilihan seru tujuan Anda. Selain wisata sejarah, budaya dan kulinernya, Surabaya juga menyediakan fasilitas rafting. Rafting merupakan salah satu olahraga ekstrem yang mampu memicu adrenalin. Saya sih senang melakukan olahraga air ini. Selain memacu adrenalin, kekompakan tim satu boat juga diuji.

Indonesia memiliki banyak sungai dengan arus deras yang bisa dijadikan sarana olahraga rafting atau arung jeram. Beberapa sungai ini tentunya ada di Jawa Timur, termasuk Surabaya. Bermodalkan nyali, perahu, paddle, dan life vest, kamu sudah bisa mengarungi derasnya arus di sungai-sungai tersebut.

Olahraga ini selalu membuat siapapun merasa tertantang, sekalipun itu pemula yang bahkan baru pertama kali mencobanya. Disini kamu bisa belajar sambil berlibur. Bahkan, sekali mencoba bisa berhasil membuat kamu ketagihan! Serunya deg-degan terombang ambing di tengah derasnya arus, berteriak dan menjerit ketika perahunya hampir terguling, tertawa bahagia bersama rekan-rekan satu tim, hingga puas menikmati suguhan pemandangan alam di sekitar sungainya.

Berikut ini beberapa nama sungai tempat wisata di Surabaya dan sekitarnya yang menyediakan sarana rafting tersebut.

Sungai Pekalen

sumber:noarsraftingproboliggo.wordpress.com


Tepat berada di Kabupaten Probolinggo, Sungai Pekalen bisa ditempuh dengan 2 jam perjalanan dari Kota Surabaya. Aksesnya cukup mudah. Apalagi, tempat ini sudah dikenal. Tidak mungkin nyasar. Jalur sungai ini ada dua, Pakelan Atas dan Bawah. Keduanya dibedakan berdasarkan arusnya. Jalur atas dengan arus yang lebih ekstrem lebih direkomendasikan bagi para profesional, sedangkan jalur bawah yang tidak terlalu deras sangat cocok denga para pemula. Wisata susur sungai ini bisa menghabiskan waktu sekitar setengah jam, sampai finish.

Untuk penyewaan fasilitas hingga pembimbing selama rafting di sini, tersedia dua pilihan jasa yang sudah dikenal di kalangan wisatawan. Noars Rafting dan Rafting Songa. Keduanya menawarkan harga dan fasilitas yang tidak jauh berbeda. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan maupun budget.

Sungai Brantas

sumber:raftingdibaturafting.blogspot.com

Wisata rafting di Sungai Brantas Kota Batu ini lebih dikenal dengan nama Rafting Kaliwatu. Tidak hanya derasnya arus sungai ini yang banyak difavoritkan pecinta rafting, tapi juga batuan, tebing terjal, dan air terjun kecilnya. Kondisi jalur tersebut membuat suasana arung jeram lebih seru dan menegangkan.

Lebih menegangkan lagi, kita juga bisa menggunakan donat boat sebagai pengganti perahu karetnya.

Sungai Kromong

Karakter Sungai Kromong, Pacet – Mojokerto lebih permanen. Sehingga, rafting di sini 90% penuh dengan jeram. Gradenya pun termasuk 2-3. Sungai Kromong baru beroperasi sebagai wisata rafting ketika tahun 2010. Tapi, walaupun baru, kegiatan raftingnya langsung menyedot banyak perhatian.


Sungai Konto


sumber:1stoutbound.com

Sungai Konto dikenal dengan jarak susurnya yang lumayan jauh, sekitar 8 km. Kelas rafting di sini memang di buka untuk kelas adventure, tapi kegiatan ini tetap cocok kok untuk kamu jadikan wisata keluarga.

Sungai Kasembon

Jauh lebih lama, Sungai Kasembon di Malang ini sudah beroperasi sejak tahun 2006. Fasilitasnya juga jauh lebih lengkap. Lokasi base camp dengan starting poinnya dekat, tingginya sangat menantang, serta pemandangan alamnya yang terdiri dari area pesawahan dan pegunungan mampu memberikan pengalaman rafting yang berbeda. Belum lagi ketika waktu semakin sore. Pemandangan matahari terbenamnya jauh lebih indah.

Ternyata banyak juga, kan, manfaat dan keseruan yang bisa kita dapatkan saat olahraga susur sungai dengan perahu ini.

Kalau kamu sudah yakin ingin melakukannya, harap perhatikan apa saja ketentuan yang sudah diberitahukan tempat wisata di Surabaya tersebut untuk menimalisir berbagai resikonya. Sehingga, rafting yang kamu lakukan pun tetap aman.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

IFC Gelar "La Mode" Sur La Seine a Paris Desember 2018

Paris merupakan pusat fashion dunia yang sampai sekarang masih menjadi barometer para designer-designer dunia untuk berkreasi dalam karyanya. Ketika bicara gaya apa yang sedang hits sekarang, pasti semua orang mencari referensi dari kota ini. Hal ini tidak mau dilewatkan begitu saja oleh Indonesia Fashion Chamber (IFC) untuk turut serta meramaikan dunia fashion di Paris.
Melalui “La Mode” Sur La Seine a Paris yang akan diselenggarakan di kota Paris, Perancis tanggal 1 Desember 2018 ini, IFC berharap fashion Indonesia makin diminati di mata internasional. Ya, Indonesia memiliki beragam kebudayaan yang bisa diaplikasikan ke dalam dunia fashion. Batik merupakan kain khas Indonesia yang telah diakui dunia. Tenun Indonesia juga sudah mendapat tempat di pasar internasional.
Fashion show“La Mode” Sur La Seine a Paris akan menampilkan karya 16 designer Indonesia yang mengangkat konten lokal sesuai tren global, meliputi katagori busana konvensional hingga busana muslim. Designer yang turut sert…

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …