Langsung ke konten utama

Jadilah Bagian Dari Omron Generasi Zero Hypertension

Omron Automatic Blood Pressure Monitor
(dok. Andini Harsono)

Sering tidak kita sadari bahwa ternyata kita mengidap hipertensi. Hal ini disebabkan karena kita jarang mau untuk pergi ke dokter atau puskesmas terdekat hanya untuk sekedar periksa tekanan darah. Mengabaikannya sama saja Anda mempersingkat hidup Anda sendiri. Saya bisa berkata demikian karena hipertensi dapat menyebabkan kematian secara mendadak. Mungkin Anda pernah mendengar cerita dari tetangga, kerabat, atau teman apabila ada kasus jatuh di kamar mandi kemudian menyebabkan meninggal dunia di tempat. Hipertensilah penyebabnya.

Dr. dr. Yuda Turana, Sp. S, Ketua Umum Indonesian Society of Hypertension (InaSH)
(dok. Andini Harsono)


Dr. dr. Yuda Turana, Sp. S, Ketua Umum Indonesian Society of Hypertension (InaSH) mengatakan bahwa setiap tahun ada 10 juta orang di seluruh dunia meninggal karena hipertensi sehingga menjadikan hipertensi sebagai penyebab kematian terbesar di dunia. Pengidap hipertensi akan mengalami stroke, serangan jantung atau meninggal karena komplikasi kardiovaskular lainnya. Hal yang menyedihkan adalah hanya setengah dari pengidap hipertensi yang meninggal tersebut menyadari bahwa mereka memang mengidap penyakit hipertensi ini. Kesadaran untuk memeriksa tekanan darah secara berkala masih sangat rendah. Masyarakat Indonesia masih mengalami hal itu. Rendah kesadaran untuk memperhatikan tekanan darah.

PT Omron Healthcare Indonesia sebagai perusahaan alat-alat kesehatan bekerjasama dengan Indonesian Society of Hypertension (InaSH) mendorong generasi muda agar lebih meningkatkan kesadaran akan bahaya penyakit hipertensi dengan program mengukur tekanan darah jutaan orang di dunia selama “May Measurement Month 2017”. Menghapus penyakit stroke dan serangan jantung dari muka bumi melalui Project Zero merupakan cita-cita Omron.

Yoshiaki Nishiyabu, Marketing Manager, PT Omron Healthcare Indonesia
(dok. Andini Harsono)

Project Zero artinya tidak ada lagi insiden serangan jantung dan stroke pada kesehatan masyarakat, sehingga akan terbentuk Generasi Zero yaitu generasi yang peduli dengan kesehatannya, hidup lebih sehat dan berumur lebih panjang. Yoshiaki Nishiyabu, Marketing Manager, PT Omron Healthcare Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk bertanggungjawab atas kesehatan diri sendiri di rumah masing-masing dengan menggunakan teknologi pengukuran tekanan darah yang akurat. Saat ini di Jepang telah terbiasa untuk mengukur tekanan darah di rumah masing-masing. Ternyata hal ini lebih akurat hasilnya daripada pemeriksaan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya. Mungkin berkaitan dengan mental si pasien.


(dok. Andini Harsono)

(dok. Andini Harsono)


Dr. Tunggul D. Situmorang, Sp. PD-KGH, Wakil Ketua Umum
Indonesian Society of Hypertension (InaSH)
(dok. Andini Harsono)


Dr. Tunggul D. Situmorang, Sp. PD-KGH, Wakil Ketua Umum Indonesian Society of Hypertension (InaSH), salah satu yang dapat mengurangi risiko terkena hipertensi adalah hindari rokok baik aktif maupun pasif. Tentunya mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan banyak mengonsumsi sayur dan buah serta rajin berolahraga dapat menjadikan tubuh terhindar dari berbagai macam penyakit, tak terkecuali hipertensi. Penuaan juga lebih cepat terjadi kepada mereka yang memiliki hipertensi.

(dok, Andini Harsono)


3 tips untuk menjaga tekanan darah agar tetap sehat :
Pertama, check blood pressure regulary. Dengan mengukur tekanan darah secara berkala kita dapat mengetahui kondisi kesehatan kita.
Kedua, change lifestyle habits. Lakukanlah perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.
Ketiga, control blood pressure at healthy level. 120/80 adalah ukuran tekanan darah yang normal. Maka jagalah dia agar tetap berada di angka tersebut.

Omron HEM-7280T
(dok. Andini Harsono)


Untuk mendukung gerakan pengukuran tekanan darah di rumah maka Omron meluncurkan alat pengukur tekanan darah digital HEM-7280T yang memungkinkan pengguna memonitor data tekanan darah mereka melalui aplikasi Omron Connect dengan cara melakukan sinkronisasi nirkabel dengan ponsel. Aplikasi Omron Connect tersedia pada www.omronconnect.com/setup dan dapat diunduh pada ponsel berbasis Android maupun iPhone berbasis iOS.

Inovasi Omron Connect memudahkan pengguna mengumpulkan data tekanan darah mereka serta membantu dokter mengevaluasi data tekanan darah tersebut. Komitmen Omron adalah terus meningkatkan produk berteknologi tinggi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah secara teratur di rumah. Omron juga tidak hanya mengejar penjualan produk alat-alat kesehatan namun juga turut mendukung bidang akademik secara internasional dan tak lupa melakukan program charity dengan menyumbangkan 500 alat pengukur tekanan darah digital sebagai bagian dari partisipasinya dalam program “May Measurement Month 2017.” bersama dengan Indonesian Society of Hypertension dan International Society of Hypertension. Omron juga turut mendukung Asia Pacific Congress of Hypertension pada tahun 2015.

(dok. Andini Harsono)


Kini saya juga dapat mengukur tekanan darah di rumah karena saya telah memiliki Omron JPN1 Intellisense Automatic Blood Pressure Monitor. Kalau ketemu saya, jangan sungkan untuk meminjam alat ini yaa. Saya akan senang hati untuk mengukur tekanan darah Anda menggunakan Omron Automatic Blood Pressure Monitor. Hidup 100 tahun lagi, siapa yang tidak mau. Saya sih yes kalau Anda?  :)


All Speakers Omron Press Conference
"May Measurement Month"
A Global Blood Pressure Awareness Campaign
(dok. Andini Harsono)

Komentar

  1. bener sih selagi muda harus selalu aware sama yang beginian ya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget Mba. harus lebih aware terhadap kesehatan karena kunci kebahagiaan itu adalah kesehatan ya gak :D

      Hapus
  2. Alhamdulillah,
    Aku sudah punya alat pengukur tekanan darah, jadi bisa rutin chek di rumah.

    BalasHapus
  3. Wahhh bagus produknya mba, itu ngeri aja diseluruh dunia penyakit mematikan

    BalasHapus
  4. Wahhh bagus produknya mba, itu ngeri aja diseluruh dunia penyakit mematikan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya untuk itu sangat disarankan agar lebih memperhatikan tekanan darah yaitu dengan mengukurnya secara berkala :)

      Hapus
  5. wuih pasti harganyaaaaaaa..... :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senja Bercerita Tentang

Senja kuakhiri dengan ucapan syukur karena ALLAH begitu banyak memberikan kenikmatan untukku.
Kulangkahkan kaki menyusuri jalanan basah setelah diguyur hujan, dan kusempat menghentikan langkah ketika melihat sebuah papan iklan berfotokan seorang laki-laki. Sepertinya aku mengenal laki-laki itu.
Sepersekian detik aku coba mengingatnya, dan ternyata itu kamu, teman baikku sejak 5 tahun lalu. Namun, kami putus komunikasi setelah aku memilih laki-laki lain menjadi kekasihku kala itu.
Terasa janggal memang, seketika dia berubah sikapnya saat aku berpacaran dengan Adi. Apa salahnya? Hingga detik ini pun aku tidak tahu alasan Reno menjauhiku bahkan terlihat membenciku. 5 tahun berlalu, sekarang dia sudah menjadi seorang aktor layar lebar.
Sesampainya di kamar, aku segera mengisi daya ponselku. Aku segerakan pula membersihkan badanku yang tersiram panas dan hujan. Selesai semua ritualku, aku mulai merebahkan tubuh pada kekasihku, ya tempat tidur kesayanganku. Perlahan kulepaskan semua letih dan …

Pertemuan Singkat

Mengenalmu adalah kebangkitan bagiku Mengenalmu adalah semangat baru bagiku
Panas terik Ibukota membuat aku memutuskan untuk berteduh di sebuah coffee shop tersohor di bilangan Sarinah. Sejak kecil aku memang kalah dengan panas matahari yang terlampau terik. Pasti kepalaku langsung keliyengan.
Sembari membuka laptop, aku menikmati segelas es cokelat dan sepotong kue keju. Setiap mampir ke coffee shop, aku jarang memesan kopi. Ya memang aku sesungguhnya bukan coffee lovers hehe..Jadi ya nikmati minuman yang lainnya aja.
Seperti biasanya, tempat ini ramai dikunjungi orang-orang pecinta kopi plus nongkrong. Karena tempatnya strategis jadi mereka sering menjadikan tempat ini lokasi meeting, nongkrong-nongkrong atau kerja seperti aku. Jaman sudah canggih ada beberapa pekerjaan yang bisa dikerjakan dimana aja dan kapan aja.
“Eh eh sebentar lagi Reno mau datang. Katanya dia sudah dekat.” ucap perempuan A salah satu anggota rombongan sekitar 20 orang atau lebih yang memblock hampir setengah coff…

Jeda

"Sampai kapan di Bangkok?" tanyamu pada chat WhatsApp.
Tak langsung aku membalasnya karena aku sedang menemui beberapa kolegaku.
"Hari Senin minggu depan. Kenapa?" balasku 2 jam kemudian yang berujung tak dibalas lagi olehnya.
Hari berganti hari, tak kunjung kutemui balasan darinya bahkan tak juga kulihat update di Instagram Story-nya atau posting-nya pada Instagram. Padahal dia termasuk laki-laki yang aktif berbagi cerita di dunia maya. Ya, dia lebih kekinian dibandingkan aku.
Senin menjelang tengah malam aku tiba di Jakarta. Aku sapa dia kembali mengabarkan bahwa aku sudah di Jakarta tapi gak juga ada balasannya. Bahkan untuk dibaca aja gak.
Dia menghilang.. Gak biasanya dia semenghilang ini. Tapi siapalah aku. Tak mungkin telepon terus menerus, kirim pesan terus menerus. Siapalah aku?
"Hai. Aku baik-baik aja. Semua akan berlalu. Ini adalah jeda dalam hidupku. Ini akan segera berlalu." pesan singkatnya masuk pada WhatsApp-ku yang diakhiri dengan emotic…