Langsung ke konten utama

Mau Beli Rumah? Tidak Perlu Repot, Ada Lamudi

Sabtu tanggal 21 lalu saya berkesempatan menghadiri Blogger Gathering yang diselenggarakan oleh Lamudi.com. Asing terdengar kata Lamudi karena mungkin karena kurang publikasi. Ternyata Lamudi adalah perusahaan jasa penyedia properti seperti rumah dan apartemen.

Lamudi adalah perusahaan global tentang properti secara online. Lamudi sudah berkembang dibeberapa Negara di dunia. Hampir semua Negara di Afrika sudah dikuasainya. Sebagian Negara di Asia dan kini Indonesia menjadi pilihan Lamudi untuk melebarkan sayapnya. Sudah berdiri kurang lebih 15 tahun dan berdiri di lebih 40 Negara membuat Lamudi menjadi salah satu perusahaan properti yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Kenapa harus Indonesia terutama Jakarta? Karena Jakarta adalah kota yang jumlah penduduknya mengakses internet ( online ) tertinggi setelah UK.



Seperti yang dijelaskan oleh Mr. Karan Khetan selaku Co-Founder and Managing Director bahwa kesempatan Lamudi untuk berkembang di Indonesia khususnya Jakarta amatlah mudah karena mendapat sambutan yang positif dari seluruh masyarakat Indonesia. "Karena kesibukan orang Jakarta membuat mereka sangat suka membeli atau mencari sesuatu yang mereka inginkan melalui online. Itu yang kami manfaatkan untuk membantu Masyarakat mendapatkan rumah yang mereka cari." kata Mr. Karan dalam presentasinya.


Hal tersebut juga dibenarkan oleh Mr. Kian Moini selaku Co-Founder Lamudi. "Perkembangan pembangunan di kota Jakarta sangatlah pesat, untuk itu Lamudi datang untuk memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses kebutuhan properti seperti apa yang mereka inginkan." tambah Mr. Kian.


Di sesi kedua ada penjelasan dari Ibu Anna dari Ray White yang berbagi pengalaman dan informasi tentang bagaimana cara berinvestasi yang tepat. Dia memberikan banyak pilihan beserta resikonya untuk berinvestasi. Contoh apabila investasi emas resikonya bisa hilang, dan  prosentasi kenaikannya sangat lambat.
Kemudian saham yang tidak selalu berkembangannya stabil. Jadi Ibu Anna lebih merekomendasikan untuk investasi tanah, rumah atau apartemen. Selain bisa ditempati sendiri, nilai sewa dan jual tanah, rumah dan apartemen terus meningkat tiap tahunnya.


Dan kita bisa memilih posisi atau lokasi rumah atau apartemen sesuai dengan keinginan kita. Perlu diingat yang mempengaruhi harga adalah lokasi, letak rumah/posisi rumah, lingkungan sekitar, kondisi sekitar dan tentunya budget yang kita punya. Untuk pasangan yang baru menikah mungkin apartemen bisa menjadi pilihan yang tepat mengingat harga yang ditawarkan tidak terlalu tinggi, lokasi yang pasti strategis dan luas bangunan yang sesuai untuk keluarga kecil.


Acara ini sungguh menarik karena kita bisa menjadi tahu bagaimana cara menentukan rumah, memilih hunian yang cocok buat kita dan investasi yang menjanjikan dimasa depan. Nah, sekarang tinggal siap-siap mempertebal dompet untuk mencapai #RumahImpian bersama @LamudiID :)

*Andini Harsono untuk Lamudi ID*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mobil Bekas Menjadi Solusi Kebutuhan Anda

Memiliki sebuah kendaraan baik roda dua atau roda empat kini sudah menjadi kebutuhan sebagian masyarakat. Semakin tinggi mobilitas aktivitas seseorang maka keinginan untuk memiliki kendaraan pribadi semakin tinggi pula. Sudah bukan keinginan lagi melainkan menjadi kebutuhan.
Kendaraan roda empat (mobil) menjadi rumah kedua bagi masyarakat Ibukota Jakarta yang kesehariannya berada di luar rumah. Dalam satu hari bisa berpindah-pindah tempat yang tidak mungkin pulang ke rumah dulu lalu kemudian berangkat lagi mengingat Jakarta memiliki jarak tempuh cukup melelahkan antar tempat. Untuk itu tak jarang mobil dijadikan sebagai tempat menyimpan barang-barang kebutuhan seperti baju, sepatu, logistik bahkan tempat untuk beristirahat.
Kenyamanan mobil tentunya menjadi prioritas utama. Kenyamanan juga meliputi dari keamanan dari segi mesin, body mobil dan juga legalitas dari mobil tersebut. Lalu bagaimana jika ternyata saya atau Anda yang ingin memiliki mobil namun uangnya terasa masih jauh dari cu…

Aston Marina Jakarta Berpartisipasi Dalam Earth Hour 2017

Saat ini kecanduan manusia akan listrik semakin hari semakin bertambah. Hal ini ditandai dengan berbagai alat penunjang hidup manusia memerlukan daya listrik. Contoh gampangnya adalah gadget. Setiap 1 orang memiliki lebih dari 1 gadget dan semuanya itu memerlukan daya listrik untuk mengoperasikannya. Melihat fenomena tersebut, WWF berinisiatif mengajak seluruh individu di dunia untuk hemat energi dengan mengubah gaya hidup hemat energi dan dirayakan setiap bulan Maret. Kampanye hemat energi ini dinamai Earth Hour yaitu dengan mematikan listrik atau penggunaan energi selama 1 jam atau 60 menit.
Earth Hour telah dimulai pada tahun 2007 dan di Indonesia mulai dilaksanakan tahun 2009 dengan melibatkan seluruh elemen individu di dunia untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sederhana dan hemat energi. Earth Hour terus menyuarakan isu-isu lingkungan dan menantang komitmen individu di seluruh dunia untuk menyelamatkan energi bumi.

Mengapa Harus Ada Earth Hour?
Dimulai dengan langkah awal yang s…

"Speak Your Mind" GIV Body Wash Untuk Remaja Aktif dan Dinamis

Memilih sabun mandi bagi kaum hawa terkadang menjadi pilihan yang sulit. Dengan berbagai macam persyaratan dan yang paling mendasar adalah dia harus wangi dan tidak membuat kulit kering. GIV salah satu brand senior sabun mandi kini hadir memberikan warna baru untuk generasi milenial. “Speak Your Mind” adalah program roadshow ke 8 kampus di Indonesia yang diselenggarakan GIV untuk mengajak generasi muda di Indonesia menyuarakan eksistensinya, menjadi aktif, lebih percaya diri, dan juga berprestasi. Pada program ini, GIV mencari anak muda dengan talenta di bidang public speaking untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi calon presenter masa depan. “Speak Your Mind” dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober di 8 universitas di Indonesia, yaitu Atma Jaya Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara Tangerang, Telkom University Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Sumatera Utara Medan.
Untu…