Langsung ke konten utama

Postingan

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…
Postingan terbaru

Cegah Pneumonia Pada Anak

Sejujurnya saya baru mendengar nama Pneumonia. Rupanya, Pneumonia merupakan penyakit infeksi paru yang berbahaya. Pneumonia juga bisa dialami oleh anak-anak. Wah benar-benar saya ketinggalan informasi nih. Beruntungnya, beberapa minggu lalu ketika sedang berolahraga di sekitar Kota Tua, saya bergabung dengan Save the Children untuk kampanye pencegahan pneumonia.
Apa Itu Pneumonia?
Pneumonia adalah kondisi di mana seseorang mengalami infeksi yang terjadi pada kantung-kantung udara dalam paru-paru orang tersebut. Penyebab utamanya, infeksi virus, bakteri, ataupun jamur. Ternyata, pneumonia rentan dialami oleh bayi dan anak-anak di bawah umur lima tahun. Bukan hanya itu, pneumonia menjadi penyebab kematian pada bayi nomor 1 di dunia yang membunuh 1 juta anak per tahunnya.

Pneumonia lebih dikenal sebagai paru-paru basah di Indonesia, karena paru-paru dipenuhi dengan cairan atau lendir.
Apa Saja Gejala Pneumonia?
Gejala pneumonia sangat mudah dikenali, diantaranya, batuk terus-terusan dis…

Wujudkan Keluarga Cerdas Berinternet Bersama Google

Anak-anak yang lahir tahun 1990-2000an telah disuguhi dengan kecanggihan teknologi yang kian hari kian mengalami perkembangan. Mau tidak mau, kita sebagai orang tua harus lebih memperhatikan dampak positif maupun negatifnya. Meskipun saya belum menjadi orang tua, tapi saya suka dengan anak-anak dan sering menghabiskan waktu bersama keponakan-keponakan saya sehingga tahu bagaimana perkembangan mereka yang berdampingan dengan internet.
Belajar dari sepupu saya bagaimana ia mendidik anaknya ketika internet menjadi ‘candu’, saya jadi mulai memilih mana cara yang bijaksana untuk mendidik anak saya kelak. Membuat perjanjian antara orang tua dan anak, membangun komunikasi yang baik sedari kecil hingga memberi kompensasi apabila si anak melanggar perjanjian tersebut. Rupanya hal ini juga disampaikan oleh Lucian Teo, User Education and Outreach Manager, Trust and Safety, Google APAC serta Tari Sandjojo, Direktur Akademik Sekolah Cikal dan Co-Founder Yayasan Matahati dalam acara #KeluargaCerdasB…

IPEX 2019 dan Rumah Impian

Memiliki hunian nyaman adalah impian setiap orang, tak terkecuali saya. Tidak perlu besar, namun dapat memberikan kenyamanan dan keamanan saat berada di rumah. Membangun rumah atau memilih rumah yang sudah jadi terkadang membuat kita galau. Budget dan lokasi adalah faktor utamanya. Tapi bagaimana kita bisa membuat rumah yang minimalis dengan fungsi maksimal. Bukan hanya sebagai tempat tinggal tapi juga bisa menjadi tempat kerja.


Beberapa hari yang lalu saya mengikuti Talkshow dan Blogger Gathering dengan tema “Serba-serbi Menata Rumah” yang menghadirkan narasumber Zata Ligouw dan Adelya Vivin. Talkshow tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara Indonesia Properti Expo yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC).

Sebagai seorang pekerja lepas, saya memiliki kesamaan dengan Kak Zata dan Kak Adel. Kami membutuhkan ruang kerja nyaman di dalam rumah. Apalagi kami dituntut untuk terus produktif dan kreatif agar pekerjaan semakin lancar tanpa kendala.
Berikut ini saya mencoba merangku…

Film Mahasiswi Baru Sungguh Menggemaskan

Ada yang rindu dengan akting aktris senior Widyawati? Saya salah satunya yang amat rindu dengan beliau. Biasanya Widyawati selalu memerankan tokoh seorang Ibu atau Oma yang kalem atau dipenuhi kesedihan. Tapi berbeda di film Mahasiswi Baru kali ini. Widyawati berubah menjadi seorang Oma yang energic.
Memerankan tokoh Lastri, seorang Oma yang ingin melanjutkan kuliah lagi, menjadikan Widyawati tampil lebih lincah. Lastri bertemu dengan empat orang kawannya yang akhirnya mereka menjadi satu gank. Jadi ingat masa-masa kuliah dulu, ‘nge-gank’ hehe.
Morgan Oey yang berperan sebagai Danny, anak gaul sosial media banget, membuat akting Morgan semakin matang. Danny sungguh-sungguh manusia yang buat annoying semua teman-temannya karena kebiasaanya jadi anak sosial media yang tidak bisa lepas dari update-update status kapanpun dan dimanapun.


FilmMahasiswi Baru juga menampilkan Karina Suwandi yang berperan sebagai Ana, anaknya Lastri tapi dia malah jadi Ibu bagi Lastri karena sebagai orang tua mah…

Kemchicks dan Tumpeng

Apa hubungannya Kemchicks dan Tumpeng?
Pada Sabtu, 20 Juli 2019 lalu, Kemchicks merayakan ulang tahun ke 70 hubungan diplomatik Indonesia-Amerika yang ditandai dengan pemotongan Nasi Tumpeng. Dalam tradisi masyarakat Jawa, Nasi Tumpeng dihadirkan pada peristiwa penting seperti pernikahan, ulang tahun, dan peresmian suatu tempat sebagai wujud rasa syukur.
Tumpeng adalah nasi putih/nasi kuning/nasi gurih berbentuk kerucut yang merupakan budaya masyarakat Jawa yang tertera dalam Serat Centhini. Tumpeng disebut juga dalam naskah sastra Ramayana, Arjuna Wijaya dan Kidung Hasra Wijaya sebagai hidangan dalam berbagai pesta.


Lauk pauk dalam penyajian tumpeng juga memiliki arti dimana harus ada unsur hewan darat, hewan laut dan sayur mayur. Tidak ada lauk pauk baku untuk menyertai nasi tumpeng, namun beberapa lauk yang biasa menyertai adalah perkedel, abon, kedelai goreng, telur dadar/telur goreng, timun yang dipotong melintang, dan daun seledri. Variasinya melibatkan tempe kering, serundeng, ura…

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…