Langsung ke konten utama

Postingan

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …
Postingan terbaru

UDAX Memperkuat Teknologi Blockchain di Indonesia

Apakah kalian pernah mendengar atau sudah tahu tentang Blockchain? Saya sih baru tahu detail kemarin ketika mengikuti Southeast Asia Blockchain Forum – UDAX Indonesia Launching Conference di The Westin, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Oktober 2018.

Blockchain merupakan basis data yang saling terhubung dan diamankan menggunakan sistem kriptografi. Sebagian besar dunia teknologi cryptocurrency seperti Bitcoin mengandalkan bentuk database dengan keunggulan mampu melacak volume transaksi yang besar dan aman. Blockchain adalah teknologi yang digunakan oleh mata uang digital. 

Di Indonesia sistem Blockchain sudah digunakan. Hal ini dipaparkan oleh Dr. Komang Budi Aryasa, Kepala Riset dan Big Data PT Telkom pada acara tersebut. Tentunya masih perlu banyak research dari teknologi Blockchain yang telah digunakan di Indonesia. Maka dari itu, Dr. Komang menyambut hadirnya UDAX Indonesia.


Perkembangan dunia digital memasuki pasar ekonomi Indonesia merupakan salah satu alasan UDAX mendirikan UDAX Indonesia…

3 Dara 2 Film Gokil Penuh Kejutan

Badan lagi kurang sehat tapi hasrat hati ingin nonton film di bioskop. Pucuk dicinta teman pun mengajak nonton bareng film Indonesia terbaru yang siapa sangka ternyata gokil banget. 
Film yang dibintangi oleh Tora Sudiro (Affandi), Adipati Dolken (Jay), Tanta Ginting (Richard), Fanny Fabriana (Aniek), Rania Putrisari (Kasih)  dan Ovi Dian (Grace) ini hadir dengan cerita kocaknya yaitu perjalanan 3 laki-laki yang diminta menjalankan tugas-tugas Ibu Rumah Tangga. 
Adu akting diantara pemain sungguh natural. Tora Sudiro sudah tidak diragukan lagi kalau berperan jadi tokoh kocak. Tanta Ginting yang berhasil memancing Adipati ikutan kocak secara natural. Saya merasa dapat kejutan dengan kehadiran Dwi Sasono yang bikin annoying. 
Sedikit berbeda dari film 3 Dara yang pertama, film ini dikemas lebih sederhana dan mengangkat konflik keluarga. Bagi saya film ini ringan dan menghibur. 
Kalau film 3 Dara pertama menceritakan mereka dikutuk sebagai perempuan, kalau yang 3 Dara 2 mereka harus men…

AXIS Dance Competition 2018 : Wadah Kreatifitas Generasi Digital

Masa remaja adalah masa yang paling asyik untuk berekspresi. Kegiatan seru yang kreatif menjadi masa-masa indah tak terlupakan. Dancing, singing, dan kegiatan seni lainnya menjadi pilihan banyak remaja sejak dulu hingga kini. Pergeseran generasi tidak menggeser peminat dance atau tarian modern. 
AXIS tidak mau melewatkan momen tersebut dengan turut mendukung program-program kreatif bagi penggunanya yaitu para remaja. 
"AXIS Dance Competition 2018" dilaksanakan sebagai wadah kreatifitas bagi remaja generasi milenial melalui media digital. Dengan mengangkat tema Be #GenerAction, AXIS Dance Competition 2018 memberikan total hadiah 20 juta rupiah. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program promosi AXIS Bronet Owsem terbaru untuk kalangan pelajar sekolah di wilayah Jabodetabek.

Diikuti secara gratis oleh sekolah SMA/SMK yang tersebar di wilayah Jabodetabek, telah lolos seleksi sebanyak 64 Group Dance dari 41 sekolah yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tange…

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…

Warna-warna Denim Re:Boot Karya Flamoush x Hannie Hananto

Setahun cepat sekali berlalu. Perhelatan fashion terbesar di Jakarta kembali digelar. Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 berlangsung dari 20-26 Oktober 2018 di Fashion Tent Senayan City, Jakarta.
Saya berkesempatan hadir pada show-nya FLAMOUSH x HANNIE HANANTO, ANGGIA MAWARDI and LINA SUKIJO. Fashion hijab memang semakin menarik untuk dikulik. Flamoush x Hannie Hananto menghadirkan design denim penuh warna. Terinspirasi dari fashion streets di Tokyo, menjadikan design denim lebih feminim.



Flamoush memang memiliki ciri design casual. Seri hijabnya yang colorful dipadukan dengan denim casual menjadikan design menarik penuh semangat.

Design penuh warna terasa lengkap dengan sentuhan Hannie Hananto yang memiliki ciri design untuk hijabers yang aktif namun tidak meninggalkan kesan feminim.



Saya yang melihatnya jadi ikutan semangat dan pasti jika saya mengenakannya pun akan membawa energi positif sepanjang hari. Menurut saya, pakaian yang digunakan bisa menjadi energi tambahan dalam berkegiat…

The Power of "Kapan Nyusul?"

Hitam pekat masih menyelimuti suasana pagi ini. Waktu menunjukkan pukul 04.00 WIB.
"Selamat pagi Ibu, saya dari Taksi sudah menunggu di depan rumah Ibu ya." suara laki-laki paruh baya menyapa saya dibalik telepon.
"Oh iya Pak. Tunggu ya. 5 menit saya siap."
Secepat kilat aku merapihkan diri dan bersiap menuju taksi. Ya, pagi ini aku diberi amanah untuk menjadi Among Tamu pernikahan sepupuku. Meskipun tidak begitu akrab karena terpisah ruang dan waktu sedari kecil, namun aku cukup dekat dengan orang tuanya tak lain Bude dari keluarga Ibuku. 
Kantuk masih melanda tapi janji adalah hutang, harus aku penuhi. Di kepalaku mulai terpenuhi berbagai macam kecurigaan karena seakan menjadi budaya ketika keluarga ada yang nikah yaitu pertanyaan "Kapan Nyusul?"
Belum disusul pertanyaan-pertanyaan lain seperti soal pekerjaan hingga percintaan. Pertanyaan-pertanyaan itu menemaniku menembus pagi. 
"Bu sudah sampai. Ini gedungnya." Sapa sopir taksi.
"Oh iya…