Langsung ke konten utama

Hobi Menulis Blog Membuka Banyak Peluang



Selamat hari Blogger Nasional 2021 teman-teman blogger dimanapun kalian berada. Semoga tetap semangat berkarya dan menebarkan kebaikan melalui tulisan-tulisan di blog. Mari kita ramaikan dunia digital dengan karya-karya positif membangun bangsa *senyum manis *mengepalkan kedua tangan :)

 

Ngomong-ngomong soal dunia blogging, ada gak sih pengalaman menarik teman-teman yang susah banget dilupain? Suka duka menjadi seorang blogger apa sih?

 

Saya sendiri mulai menulis di blog sejak tahun 2008. Mulai dari bergabung di sebuah platform blogging, buat akun di platform blog gratisan hingga akhirnya sudah bisa punya domain blog sendiri. Perjalanan yang cukup panjang dan gak akan terlupakan. Banyak sekali suka dan manfaatnya dengan menulis blog. Bahkan dari nge-blog saya bisa traveling mengunjungi berbagai tempat.

 

Menulis merupakan hobi yang menyenangkan. Saya hobi nulis sudah sejak SD. Hobi bikin karangan saat pelajaran Bahasa Indonesia. Lama kelamaan mulai diminta untuk mengisi mading sekolah. Bahkan pernah ikutan lomba mading dapat juara antar sekolah waktu kelas 2 SMP di Yogyakarta.

 

Semakin sering menulis membuat saya bahagia, ternyata menulis merupakan salah satu cara self-healing. Saya punya buku diary yang melatih saya untuk menulis menggunakan hati. Apa yang saya lihat, dengar dan rasakan, semua tertuang dalam buku diary. Sejak itu, saya selalu berusaha menulis dari hati karena saya yakin akan sampai ke hati yang lain (si pembaca). Kalau sekarang nulisnya sudah dalam bentuk digital dan bisa mengundang ramai pembaca.

 

Perkembangan teknologi atau dunia digital begitu pesat sejak 10 tahun terakhir ini. Hadirnya berbagai macam platform sosial media memberikan banyak dampak di antaranya bisa memperluas jaringan pertemanan hingga membuka peluang usaha baru, pekerjaan dan pengembangan potensi diri. Begitu juga dengan blogging. Artikel yang kita tulis di blog bisa kita sebarkan melalui akun sosial media pribadi kita sehingga bertambah luas jangkauannya.

 

Syukur alhamdulillah pandemi Covid-19 terjadi di tahun 2020 meskipun memberikan banyak dampak di berbagai lini kehidupan, selalu ada hikmah dan syukur di balik semua itu. Bayangkan jika Covid-19 terjadi tahun 2000-an saat belum ada internet yang sepesat sekarang. Telepon genggam pun masih gede banget seperti batu bata. Kemudian kita harus stay at home, work from home, sekolah dari rumah. Kadang saya berpikir demikian, bahwa semua telah diatur sedemikian rupa. Perkembangan internet yang begitu cepat memberikan banyak peluang dan mengubah kebiasaan hidup seseorang. Meskipun pandemi belum berakhir, namun dengan adanya internet kita tetap bisa melakukan banyak hal, bekerja, dan belajar dimanapun kita berada.

 




Pekerjaan sebagai freelancer di dunia entertainment termasuk salah satu pekerjaan yang terdampak pandemi. Namun, saya gak berputus asa sebab saya tetap bisa berbuat sesuatu melalui blogging. Saya tetap bisa belajar hal-hal baru dengan mengikuti beragam webinar dengan beragam tema dan membuka koneksi baru dengan bergabung di berbagai komunitas. Semua itu membutuhkan koneksi internet yang stabil dan lancar karena dilakukan serba online.

 

Untuk menunjang kegiatan selama di rumah aja sejak awal pandemi hingga sekarang, saya memilih Advan CPE Router Start dengan kecepatan up to 300 Mbps koneksi nirkabel 4 antena tercepat dan stabil di kelasnya. Memiliki baterai berkapasitas 2000 mAh yang mendukung waktu kerja saya selama 4 jam dan stand-by selama 16 jam.




Advan CPE Router Start ini juga bisa digunakan beramai-ramai hingga 32 user, jadi aman untuk digunakan 1 rumah, ya kerja ya sekolah online. Jangkauan sinyalnya yang luas, kuat dan stabil hingga mencapai radius 125 meter dengan didukung 3 SSID dan WPS Encryption menjadikan penggunaan lebih nyaman. Serunya lagi, Advan CPE Router Start ini bisa menggunakan WLAN semua operator dan kartu 4G LTE semua operator. Kemudian dilengkapi dengan WPS (Wi-Fi Protected Setup) untuk menghindari adanya orang nebeng Wi-Fi kita tanpa izin.

 

Masalah harga jangan khawatir, ada harga bundling dengan Telkomsel Orbit Rp. 699.000,- dan bisa dibeli di berbagai e-commerce yang ada, bisa juga di Advan Official Store juga. Solusi untuk tetap bisa berkegiatan secara digital terjawab sudah.

 

Jadi meskipun masih terbatas ruang gerak seperti sebelum pandemi, dengan koneksi internet yang stabil dapat menghubungkan koneksi kita ke banyak pihak. Dari sana secercah harapan pasca pandemi sudah mulai terlihat. Semua bisa dilakukan dengan online termasuk tetap menulis blog dimanapun berada yang bisa menjadikan salah satu sumber penghasilan dan semangat menghadapi pandemi. Semoga kita selalu diberi kesehatan dan dimudahkan semua urusan. Aamiin. Selamat menulis blog, selamat berkarya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's

Aplikasi EMS Pertolongan Pertama Obati Pikun

Doc. Andini Harsono Pikun biasanya akan terjadi pada para orang tua kita yang usianya sudah di atas 55 tahun. Saya ingat dulu masa Eyang puteri saya pensiun di usia mendekati 60 tahun, beliau sudah menunjukkan tanda-tanda kepikunan dengan ciri paling mudah ditandai yaitu dengan lupa meletakkan kacamata atau benda-benda pribadinya. Bahkan beliau sering menanyakan apakah dirinya sudah minum obat atau belum? Kebetulan beliau ada diabetes yang diharuskan minum obat secara teratur. Pada waktu itu belum ada istilah Alzheimer atau belum terlalu popular istilah ini. Hanya tahunya pikun karena sudah tua. Apa itu pikun? Ketika seseorang butuh waktu lebih lama untuk mengingat atau lupa dengan apa yang mereka lakukan sebelumnya. Adalah menurunnya kemampuan untuk berpikir pada otak seseorang. Dalam dunia medis disebut Demensia yaitu penurunan fungsi otak seperti menurunnya daya ingat dan kecepatan berpikir serta berperilaku. Bedanya dengan pelupa? Pikun terjadi karena fungsi kognitif menurun d