Langsung ke konten utama

Serba Serbi WFH di Masa PPKM


Halo teman-teman apa kabar? Semoga ketika kalian membaca artikel ini dalam keadaan sehat dan baik yaa. Dan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kebaikan, kenyamanan, ketenangan, dan semangat terus. Aamiin..

 

Gak kerasa yaa ternyata kita harus Lockdown lagi (gitu aja lah yaa nyebutnya biar gampang) alias PPKM untuk wilayah Jawa dan Bali, tapi sepertinya beberapa wilayah di Indonesia juga menerapkan PPKM. Saya pribadi sih sangat mendukung yaa diberlakukannya kembali lockdown yang seharusnya udah dari kemarin-kemarin dilakukan agar kita sama-sama bisa mengakhiri pandemi ini. Kita pasti bisaaa.. *mengepalkan kedua tangan.

 

Di Jakarta PPKM berlangsung hingga 20 Juli bertepatan pada Hari Raya Idul Adha InsyaAllah. Selama PPKM yang baru berlangsung beberapa hari (ketika saya menulis ini baru berlangsung 4 hari) memerlukan sedikit adaptasi lagi karena harus Work From Home (WFH) penuh, harus mulai masak sendiri karena sebagian warung makan di dekat tempat tinggal saya tutup lagipula untuk kondisi seperti ini saya lebih senang masak sendiri, dan harus lebih memperhatikan kebersihan tempat tinggal dan sekitarnya. Semua itu bukan mudah lho, karena saya harus bagi waktu untuk mengerjakannya. Ini masih single gimana udah berkeluarga yaa? *bentar bayangin dulu

 

Tiap hari ada aja serba serbi yang menggelitik saya saat harus WFH dan memang sebaiknya di rumah aja, baik yang saya alami sendiri, berdasarkan cerita dari sahabat handai taulan atau saya menyimak konten sharing dari temen-temen kreator.

 

Karena WFH sekarang mengandalkan teknologi jadi kebanyakan yang terjadi adalah masalah-masalah yang terjadi saat virtual meeting.

 

Berikut saya rangkum menjadi beberapa :

 

Ketika Lagi Virtual Meeting Tiba-tiba Kebelet

 

Siapa yang pernah mengalaminya hayoo? Lagi di tengah-tengah zoom tiba-tiba perut gak bisa diajak kompromi menandakan harus segera ke toilet. Sementara lagi meeting penting-pentingnya nih. Coba apa yang harus dilakukan? Hihihi..

 

Ketika Lagi Virtual Meeting Dan Giliran Presentasi Tiba-tiba Ada Kurir

 

Ketika giliran ngomong jelasin sesuatu tiba-tiba ada kurir antar paket teriak-teriak “Pakeet..Pakeeett..” sementara di rumah lagi sendirian. Mau gak mau harus ambil paketnya dulu dan akhirnya pembahasannya ada yang ke-skip.


Notifikasi Situs Belanja Online Berdering Dengan Lantang

 

Selain ada kurir paket datang, notif sebuah belanja online kan sering banget bunyi tuh kalo ada pemberitahuan apa gitu. Nah jadi ketahuan deh kalo lagi rutin belanja online.

 

Overthinking Karena Kamera Off dan Mute Mic

 

Pernah gak sih kalian ngerasa “Jangan-jangan dari tadi gue ngomong sendiri?” karena kameranya dimatiin dan mic-nya di-mute. Bos saya sih sering tiba-tiba bilang, “Kalian pada dengerin kan?” atau “Suaraku kedengeran kan?”



 
Ada Suara-suara Aneh Karena Signal Gak Stabil

 

Kendala yang paling sering dialami nih kayaknya, perkara signal. Ketika signalnya gak stabil maka akan berpengaruh pada gambar freeze atau suara jadi aneh. Saya sempat godain bos saya karena signalnya lagi buruk maka suara dia berubah jadi suara Alien kayak di film-film itu, hehe maaf ya bos.

 

Anak-anak Mau Ikutan Eksis

 

Nah ini yang seruuu.. Ketika lagi zoom tiba-tiba anak-anak kita penasaran mau ikutan juga. Ini yang dialami beberapa temen saya. Atau anak-anak teriak-teriak sedang bermain. Ketika itu terjadi, saya mah seneng karena denger suara anak kecil itu menyenangkan bagi saya, lucu :D




 Harus Saling Jaga Komunikasi

 

Karena kerja dari rumah aja otomatis kendalanya komunikasi meskipun sekarang media komunikasi kita beragam. Salah satu yang sering terjadi adalah menunda mengabarkan. Misalkan ada update kerjaan apa yang harusnya diberitahukan ke tim tapi tertunda karena misalkan keskip melakukan apa. Ini cobaan banget sih. Karena kalo komunikasinya tertunda bisa jadi miss-comm dan pekerjaan jadi terhambat. Bisa-bisa nanti menimbulkan masalah di kemudian hari. Maka sebaiknya tetap saling jaga komunikasi dan tidak menundanya.

 

Seakan Tidak Ada Hari Libur

 

WFH membuat sebagian orang merasa gak ada hari libur, kenapa? Terkadang di akhir pekan juga masih mengerjakan sesuatu untuk disiapkan di hari Senin. Terkadang juga di akhir pekan ada acara webinar misalnya yang membuat kita harus bekerja juga. Saya pun merasakannya. Sampai-sampai saya lupa hari.

 



Kira-kira itu beberapa hal yang biasa terjadi. Apapun itu, semoga gak menyurutkan semangat kita untuk terus bekerja dan berkarya. Untuk tetap produktif meskipun di rumah aja. Untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap rajin cuci tangan.

 

Hmm kalo teman-teman ada pengalaman lain gak yang pernah terjadi saat WFH di masa PPKM ini?

 

Stay Safe :)

Komentar

  1. Hihi kalau aku mah tiba tiba bunyi tukang dagang lewat depan rumah, ya bakso, ketoprak, bubur, cincau, es krim. Hahaha. ka Dini tau lah ya kalau kita lagi videocall juga suka kedengeran tuh tukang dagang HAHAHA

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya samaaa, belum anak-anak tetangga pada teriak teriak lari-larian. Belum lagi suara-suara hewan ya burung, ya ayam, kadang sapi. sungguh luar biasa kawasan tempat tinggal saya ya wkwkwk.. stay safe kaak :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Teknologi UV-C Dapat Melindungi Diri Dari Mikro-organisme

  Design by Canva Sejak menghadapi pandemi Covid-19 saya semakin memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal. Memperhatikan pola makan, istirahat, olahraga dan rutin bersih-bersih rumah. Sedikit-sedikit saya lap lantai, meja, gagang pintu dan semua benda-benda di rumah yang sering saya pegang dengan cairan disinfektan. Tujuannya supaya tidak ada virus, kuman dan bakteri yang menempel. Sekarang saya juga tambah dengan mendisinfeksi udara dalam rumah. Memang effort -nya sedikit naik, tapi demi menjaga kesehatan dan terhindar dari berbagai macam virus terutama Corona, saya rela melakukan apa saja. *senyummanis. Beberapa hari yang lalu saya mengikuti diskusi virtual dari Signify yang membahas tentang “Sinar UV-C : Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV-C yang Aman untuk Perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme.” . Dalam diskusi virtual tersebut hadir beberapa pakar sesuai bidangnya sebagai narasumber. Diskusi virtual ini diselenggarakan untuk memba

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's