Resesi di Indonesia dan Freelancer

Cover by Canva


Kemarin entah kenapa di timeline google saya muncul berbagai macam berita tentang perkembangan ekonomi di Indonesia bahkan beberapa Negara lainnya. Tentu saja saya tertarik membaca tentang situasi ekonomi di Negara kita terlebih dahulu dan rupanya ada prediksi resesi. 


Sejumlah menteri hingga ekonom sudah memproyeksikan Indonesia akan mengalami resesi akibat adanya pandemi Covid-19 ini. Namun dari beberapa artikel yang saya baca, tidak perlu khawatir dengan adanya resesi. Tapi kemungkinan terburuk dari resesi ini adalah PHK massal. Hal ini harus dihindari. Semoga tidak akan sampai terjadi.

Sebagai seorang yang penghasilannya tidak tetap dan masa pandemi praktis hampir 7 bulan saya benar-benar harus putar otak bagaimana caranya untuk tetap bertahan, memandang proyeksi akan adanya resesi merupakan sebuah tantangan cukup berat. Tinggal bagaimana cara untuk bisa mengatur keuangan yang ada dan terus bergerak mendapatkan pekerjaan.

Perhatikan Dana Darurat dan Tabungan

Kedua poin ini penting dilakukan saat ini yaitu dengan melihat apakah dana darurat kita cukup? Kalau cukup, bisa berapa bulan? Kemudian apalah tabungan kita aman ketika dana darurat sudah habis?

Penting dilakukan kita sebagai freelancer untuk menyiapkan kedua poin ini setelah menerima honor dari suatu pekerjaan. Tujuannya agar kita tetap bisa aman dan bertahan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Lalu bagaimana jika tidak memiliki keduanya? Saya rasa harus bekerja lebih extra agar bisa memiliki peluru cadangan untuk maju ke medan perang.

Belanja Apa Yang Dibutuhkan Bukan Apa Yang Diinginkan

Demi mengamankan dunia keuangan pribadi atau keluarga maka sebaiknya mulai bijak memilih mana yang dibutuhkan mana yang sekedar diinginkan. Utamakan kebutuhan pokok terlebih dahulu dan mengontrol adanya keinginan berbelanja lebih. Dari sinilah kita bisa mengalokasikan dana ke sesuatu yang lebih penting.

Design dan foto by Canva


Investasi

Bukan hanya dana darurat dan tabungan tapi mulailah rutin investasi. Saat ini banyak produk investasi yang terpercaya dan berizin. Pilihlah instrumen investasi dengan resiko kecil. 

Bagi yang punya hobi bisa dijadikan bisa dijadikan bisnis, segera mulailah bergerak. 

Resesi Untuk Menekan Angka Covid-19

Secara logika yang saya tangkap, ekonomi Indonesia akan kembali maju jika angka kasus Covid-19 bisa menurun. Sehingga resesi ini difokuskan untuk menghentikan laju Covid-19 yaitu salah satu caranya adalah memastika masyarakat untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan agar angka Covid-19 tidak beranjak naik. Jika Covid-19 bisa ditekan angkanya maka masyarakat sudah bisa beraktivitas dengan normal dan kembali memutar roda perekonomian.

Jadi bagian terpenting dari kabar resesi ini adalah mendisiplinkan diri untuk melakukan 3 M (Menggunakan masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau cairan sanitizer, dan Menjaga jarak). Jika masih ada kesempatan untuk bekerja atau beraktivitas di dalam rumah, pilihlah itu. Selain menjaga diri dan orang lain, kita juga bisa berhemat dan kembali menjaga pola makan yang lebih baik serta sehat.

Ada sedikit kekhawatiran di hati saya, tapi saya percaya yang namanya rejeki sudah diatur Allah dan tidak akan salah alamat. Semoga kabar resesi di Indonesia bahkan beberapa Negara di dunia ini bisa menjadi pengingat kita bersama untuk lebih menghargai apa yang kita dapatkan dan lebih bersyukur dengan apa yang telah kita miliki. Semangat ya teman-teman. Tetap sehat dan positif. Semoga badai Covid-19 ini segera berakhir :)

Design dan foto by Canva



Referensi :
https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-5160584/jangan-panik-jika-ri-resesi-mending-lakukan-ini-dari-sekarang?single=1

https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/money/read/2020/09/03/174000526/siap-siap-resesi-lakukan-4-hal-ini-agar-kondisi-finansial-aman

https://www.google.com/amp/amp.kontan.co.id/news/tips-menghadapi-resesi-ekonomi-bagi-yang-berpenghasilan-menengah-bawah

Komentar