Langsung ke konten utama

Hobi Baru Masa Pandemi


Halo teman-teman RuangAndini apa kabar? Semoga sehat dan tetap semangat ya. Tanpa terasa ya sudah masuk bulan Agustus dan tahun 2021 tinggal 4 bulan lagi hehe. Kita masih dihadapkan dengan pandemi yang belum juga reda. Situasi ini mengharuskan kita untuk bijak dalam beraktivitas sehari-hari. Kita juga harus tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri dan lingkungan sekitar agar virus-virus itu tidak hinggap. Meskipun sudah memasuki era New Normal, tapi saya masih memilih untuk lebih banyak di rumah aja, selain kerjaan juga belum terlalu padat merayap (hiks) jadi ya lebih baik di rumah aja.

Selama masa pandemi alias di rumah aja, saya jadi punya hobi baru nih. Hobi murah meriah dan menghibur hehe. Awal-awal harus karantina mandiri sekitar bulan Maret lalu, saya gak tahu lagi harus melakukan apa. Baca, nulis, bikin konten, olahraga ringan, tidur, makan, jajan semua sudah dilakukan. Karena kurang sibuk (alias gak sibuk sih hiks), saya jadi cari-cari sesuatu yang membahagiakan agar gak stress juga mikirin Covid-19 ini sampai kapan. Akhirnya saya menemukan beberapa hobi baru yang membuat saya terhibur. Apakah itu? *nyengir

Masak Sendiri

Sebagai anak kos yang tinggal sendiri serta mandiri, saya biasanya menggantungkan makanan kepada deretan Warteg, Warung Padang, Mie Ayam Bakso, Nasi Goreng Tek-tek, Ketoprak, Sate dan lain sebagainya. Namun, sejak adanya pandemi saya jadi punya kebiasaan baru yaitu masak sendiri. Meskipun yang dimasak itu-itu aja (bahan makanan yang saya doyan dan saya suka) tapi dengan masak sendiri saya jadi punya aktivitas dan hiburan. Saya sering bereksperimen dengan bahan-bahan tersebut, dan ketika rasanya endol wah bahagia banget.



Saya juga jadi rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan. Brokoli merupakan sayuran wajib ada di menu makan saya sehari-hari. Mau ditumis, disayur bening, sampai dikukus dan dicocol mayonnaise saya suka. Brokoli juga baik untuk menjaga imun tubuh yang sangat diperlukan dalam kondisi seperti ini. Tak jarang saya kagum sendiri dengan hasil masakan. “Wah ternyata gak kalah ya sama restoran-restoran itu.” *lol

Iya, masak sendiri makan sendiri dipuji sendiri, gak apa-apalah yaa yang penting bisa buat saya bahagia hehe.

Minum Jamu

Setelah puas makan masakan sendiri, saya jadi hobi minum jamu yang saya buat sendiri juga. Jahe, Kunyit, Madu dan Serai merupakan bahan baku jamu yang saya minum setiap hari. Cara membuatnya mudah banget. Cukup iris tipis-tipis semua bahan (kecuali madu ya, dia gak bisa diiris-iris *lol), kalo ada ulekan, bisa digeprek-geprek, berhubung anak kos gak punya ulekan jadi saya iris setipis mungkin. Tentunya jangan lupa dicuci bersih dengan air bersih dan mengalir terlebih dahulu yaa. Setelah semua bahan siap, tinggal rebus. Kalau bisa jangan sampai mendidih, cukup sekitar 3-5 menit agar kandungannya gak hilang. Setelah itu, tambahkan dengan madu atau kalau yang suka pakai gula aren bisa juga. Minum selagi hangat.



Biasanya saya minum pada waktu sore hari sekalian “Nyore” di teras kosan sambil memandangi langit dan juga tanaman-tanaman gantung milik Ibu kos :D

Cardio Sebelum Mandi

Saya bukan tipe yang suka olahraga berat. Mager juga kalau harus lari setiap hari, jadilah saya mencari jenis olahraga yang bisa dilakukan di rumah dan di dalam ruangan. Mencari-cari referensi di YouTube akhirnya menemukan senam Cardio. Selain gerakannya mudah, musiknya pun bikin bahagia. Musiknya juga bisa diganti dengan kesukaan. Saya pernah pakai musik dangdut dan seru :D

30 menit sebelum mandi saya lakukan senam ini. Badan jadi lebih segar dan rupanya bisa mengecilkan bagian tubuh yang harus dikecilkan hehe Alhamdulillah.

Nonton Drama Melayu

Siapa yang rajin nonton film selama masa pandemi ini? Saya salah satunya. Kalau teman-teman pada suka nonton drama Korea, kalau saya suka drama Melayu (Malaysia) hahaha.. Kenapa?



Cerita yang diangkat cerita sehari-hari dan mirip-mirip cerita drama di Indonesia tapi lebih greget aja sih. Karena menceritakan kehidupan sehari-hari maka adegannya pun adegan sehari-hari jadi sering menunjukkan jalan-jalan/rumah-rumah/kantor-kantor/kafe-kafe di Kuala Lumpur atau daerah lain di Malaysia dan ini membuat saya happy seakan-akan saya sedang berada di sana. Lalu ada adegan makan, pasti makanannya makanan Melayu dimana saya juga suka masakan/makanan Melayu. Sisi lainnya adalah saya jadi bisa belajar bahasa Melayu, lumayan kan jadi nambah pengetahuan hehe.

Drama Melayu juga sering mengisahkan tentang perjalanan religi dan konflik keluarga. Kedua hal ini membuka pikiran saya tentang pandangan kehidupan dari Negeri Tetangga. Jadi bisa menambah insight baru juga bagi saya. Seru kan? *nyengir

Nah itulah beberapa hobi baru saya selama pandemi. Apakah teman-teman RuangAndini juga punya hobi baru? Apapun hobinya semoga bisa membuat kita tetap semangat dan membuat kita bahagia yaa. Terima kasih sudah berkenan mampir di artikel saya ini. Jangan sungkan jika ingin sharing lebih lanjut :)


Komentar

  1. Hobi yang bikin tambah imun ya kak pastinya. Semoga pandemi ini segera berakhir.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…

Film 99 Nama Cinta : Antara Ambisi dan Cinta

Siapa yang tak mengenal Acha Septriasa? Aktris yang kini tinggal di Australia kembali membintangi film berjudul 99 Nama Cinta pasca melahirkan. Berperan sebagai Talia seorang presenter sekaligus produser dalam program TV-nya sendiri yaitu acara gosip membuat ia jarang sekali ada waktu untuk Ibunya yang diperankan oleh Ira Wibowo apalagi mencari pasangan. Talia mengejar karir hingga ia melejit di dunia infotainment dan dikenal banyak orang. Namun, hidupnya berubah setelah bertemu dengan Kiblat (Deva Mahenra), ustaz muda yang muncul tiba-tiba untuk memberikan pelajaran agama sesuai wasiat almarhum ayah Talia. Namun siapa sangka, sejak pertemuan itu, karir Talia merosot jatuh gara-gara kesalahan kecil, tapi Kiblat ada untuk selalu mendukungnya hingga Talia mampu kembali bangkit dan menghadapi masalahnya.

Talia dan Kiblat yang sebenarnya merupakan teman kecil terlihat malu-malu saat bertemu kembali. Kiblat yang berniat tulus mengajari Talia mengaji mendapat penolakan dari Talia hingga timb…

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…