Langsung ke konten utama

Film Toko Barang Mantan : Bikin Ingat Mantan?



Toko Barang Mantan akan tayang 20 Februari 2020
Doc. Andini Harsono


Siapa diantara teman-teman punya mantan yang susah dilupain? Teramat susah lupa sehingga barang-barang pemberiannya masih disimpan sampai sekarang, atau malah justru sudah dibuang semua? Seperti film Toko Barang Mantan tempat jual beli barang-barang mantan lengkap dengan sejarahnya.

Adalah Tristan pemuda yang sebenarnya dia belum bisa move on dari Laras pacarnya masa kuliah, memutuskan membuka usaha sebuah toko yang menjual dan membeli barang-barang mantan lengkap dengan cerita suka duka dibalik barang-barang tersebut. Tristan yang dibantu oleh para sahabatnya yaitu Amel dan Rio merasakan jatuh bangun ketika menjalankan Toko Barang Mantan tersebut.

Tiba-tiba Laras hadir kembali di kehidupan Tristan membuat campur aduk perasaannya. Kenangan-kenangan indah bersama Laras menghantui ingatannya setiap waktu. Tristan bertekad merebut hati Laras kembali bagaimanapun caranya. Salah satunya adalah menyukseskan Toko Barang Mantan dengan berbagai cara. Apapun usaha yang dilakukan Tristan mendapat dukungan penuh dari Amel dan Rio. Tristan ingin membuktikan bahwa dia bisa sukses meskipun kuliahnya terabaikan.

Para Pemain dan Tim Toko Barang Mantan
Doc. Salman Biroe

Toko Barang Mantan merupakan film komedi romantis yang ringan dan seru. Diperankan oleh Reza Rahardian sebagai Tristan, Marsha Timothy sebagai Laras, Dea Panendra sebagai Amel dan Iedil Putra sebagai Rio ini terinspirasi dari kisah sehari-hari yang ditemui di masyarakat. Menariknya, Reza baru pertama kali dipasangkan dengan Marsha Timothy, wah chemistry yang dibangunnya memang sip. Reza Rahardian yang hadir dengan rambut panjang membawa karakter baru dari sebelumnya. Bukan Reza Rahardian namanya jika dia tidak mendalami karakter yang diperankannya. Marsha yang hadir sebagai cewek manis mencintai Tristan apa adanya juga hadir dengan begitu naturalnya. Kemudian Dea dan Iedil yang hadir sebagai sahabat sekaligus partner bisnis Reza menambah warna pada film ini.

Saya suka dengan tektokan dialognya. Sangat natural dengan bahasa-bahasa yang sering kita gunakan sehari-hari. Apalagi pemeran pendukung pada film ini juga penuh kejutan. Memiliki karakter yang kuat pada masing-masing tokoh yang diperankannya. Selain ceritanya yang unik, karakter-karakter yang dimunculkan di film ini juga unik. Seperti mereka yang berusaha menjual barang-barang mantan di Toko Barang Mantan. Ulahnya bikin geregetan hingga absurd. Namanya juga berusaha melupakan mantan, jadi macam-macam tingkahnya. Pokoknya film ini bikin saya ingat-ingat masih ada gak ya barang mantan yang saya simpan? Hehe

Pengambilan latarnya juga asyik. Toko Barang Mantan yang berada di tengah-tengah kawasan pertokoan bertetangga dengan Coffee Shop dan Florist. Setting-an kekinian banget. Bukan hanya bikin ketawa, film Toko Barang Mantan juga membuat perasaan campur-campur, salah satunya geregetan dengan tingkah Tristan dan Laras.

Poster Toko Barang Mantan

Film ini cocok buat kalian yang masih kangen mantan, buat kalian yang masih belum bisa melupakan mantan dan mencoba balikan. Film ini juga mengingatkan bahwa cewek itu butuh kepastian bukan cuma tindakan. Cowok-cowok yang ceweknya suka ngambek gak jelas, coba ajakin nonton film ini karena pasti dia sedang meminta kepastian darimu, hiihi.

Film produksi MNC Pictures dengan sutradara Viva Westi ini akan tayang di bioskop tanggal 20 Februari 2020. Film komedi romantis ringan yang sungguh menghibur dan gak bikin bosen. Coba ajak mantanmu nonton film ini, berani gak? :D


Official Trailer Film Toko Barang Mantan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Widows : Film Drama Action Diluar Dugaan

Mendekati akhir tahun banyak sekali film menarik yang sayang untuk dilewatkan. Sejak dua minggu lalu, saya kepoin film-film tersebut dan Widows adalah film yang paling saya tunggu akhir tahun ini.
Kenapa?
Cerita yang tidak biasa membuat saya penasaran bagaimana bisa perempuan mengalahkan kelompok kriminal di sebuah kota besar di Amerika sana?
Jawabannya, sumpah ini film keren banget (bagi saya).
Setelah berulang kali melihat trailernya, saya makin penasaran ending dari film ini. Ternyata benar saja, ending yang disuguhkan oleh Steve McQueen sang sutradara benar-benar diluar dugaan.
Widows berkisah tentang perempuan-perempuan tangguh mempertahankan hidup di kota Chicago setelah kematian suaminya. Bukan hanya itu, para janda ini harus menanggung akibat dari ulah para suami merampok uang dari sebuah kelompok besar di Chicago. McQueen seakan ingin menyampaikan kondisi yang sebenarnya. Konflik rumah tangga lengkap dengan pertengkaran hingga perselingkuhan menyakitkan tergambar jelas di film i…

IFC Gelar "La Mode" Sur La Seine a Paris Desember 2018

Paris merupakan pusat fashion dunia yang sampai sekarang masih menjadi barometer para designer-designer dunia untuk berkreasi dalam karyanya. Ketika bicara gaya apa yang sedang hits sekarang, pasti semua orang mencari referensi dari kota ini. Hal ini tidak mau dilewatkan begitu saja oleh Indonesia Fashion Chamber (IFC) untuk turut serta meramaikan dunia fashion di Paris.
Melalui “La Mode” Sur La Seine a Paris yang akan diselenggarakan di kota Paris, Perancis tanggal 1 Desember 2018 ini, IFC berharap fashion Indonesia makin diminati di mata internasional. Ya, Indonesia memiliki beragam kebudayaan yang bisa diaplikasikan ke dalam dunia fashion. Batik merupakan kain khas Indonesia yang telah diakui dunia. Tenun Indonesia juga sudah mendapat tempat di pasar internasional.
Fashion show“La Mode” Sur La Seine a Paris akan menampilkan karya 16 designer Indonesia yang mengangkat konten lokal sesuai tren global, meliputi katagori busana konvensional hingga busana muslim. Designer yang turut sert…