Langsung ke konten utama

Pimpinan Baru XL Axiata Regional Jabodetabek, Kalbar, Kaltim dan Kaltara

Doc. Andini Harsono

Seiring dengan perkembangan dunia telekomunikasi yang semakin pesat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berusaha memberikan yang terbaik sesuai ekspetasi pelanggan dan sekaligus meningkatkan performa bisnis telekomunikasi dan data dengan melakukan salah satu upaya yaitu rotasi pimpinan tertinggi di lingkup regional. Mulai tanggal 1 Oktober 2019, Francky Rinaldo Pakpahan menjabat Region Group Head Jabodetabek menggantikan Bambang Parikesit yang telah menjabat sejak Maret 2016 dan mendapat tugas baru di Region East.

Regional Jabodetabek merupakan wilayah yang memiliki pasar besar, bahwasanya terdapat 6 provinsi besar yang juga menjadi fokus pemerintah dalam upaya peningkatan perekonomian daerah, diantaranya Provinsi DKI Jakarta, Banten, sebagian wilayah Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

BTS XL Axiata
Doc. investasi.kontan.co.id


Teritori Regional Jabodetabek memiliki dua wilayah yang menjadi fokus pemerintah yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kedua wilayah tersebut adalah Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten dan Maloy Batuta Trans Kalimantan, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Guna mendukung program KEK, XL Axiata turut serius membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi di kedua wilayah tersebut, hingga saat ini jaringan XL Axiata telah melayani kabupaten Pandeglang dengan didukung oleh lebih dari 900 BTS termasuk lebih dari 70% adalah BTS 3G/4G, sedangkan di Kabupaten Kutai Timur didukung oleh lebih dari 150 BTS termasuk lebih dari 75% adalah BTS 3G/4G.

Pembangunan infrastruktur XL Axiata juga berfokus di Kalimantan Timur. Infrastruktur jaringan XL Axiata telah hadir di Provinsi Kalimantan Timur sejak tahun 2007 hingga pada tahun 2017 silam jaringan 4G LTE XL Axiata telah melayani masyarakat. Saat ini lebih dari 2.100 BTS XL Axiata termasuk lebih dari 78% adalah BTS 3G/4G telah tersebar dan menjangkau ke seluruh kota dan kabupaten di Kalimantan Timur. XL Axiata akan terus membangun infrastruktur jaringan sesuai dengan kebutuhan pemerintah dan masyarakat sejalan dengan persiapan pembangunan Ibukota baru di Kalimantan Timur.

Sementara itu, seluruh wilayah yang mencakup Regional Jabodetabek, Kalbar, Kaltim dan Kaltara lebih dari 95% populasi penduduknya telah terlayani jaringan XL Axiata. Hingga akhir September 2019, jumlah pelanggan XL Axiata di wilayah Regional Jabodetabek mencapai lebih dari 11 juta pelanggan atau sekitar 26% dari total pelanggan XL Axiata dengan lebih dari 80% merupakan pelanggan data aktif yang didukung oleh lebih dari 36 ribu BTS termasuk lebih dari 26 ribu adalah BTS data (4G & 3G) yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Kalbar, Kaltim, dan Kaltara.

Francky mengakui, memimpin sebuah regional besar pastinya penuh tantangan. Namun, ia yakin, ia dan tim regional Jabodetabek mampu tumbuh dan berkembang bersama serta terus menggali potensi pasar yang masih bisa diraih XL Axiata, sekaligus menyelaraskannya dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan nasional. Francky juga membuka ruang bagi pelanggan, media dan blogger untuk memberi masukan, kritik dan saran yang membangun agar XL Axiata tetap memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan pelanggan.

Region Jabodetabek
Doc. Andini Harsono


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Widows : Film Drama Action Diluar Dugaan

Mendekati akhir tahun banyak sekali film menarik yang sayang untuk dilewatkan. Sejak dua minggu lalu, saya kepoin film-film tersebut dan Widows adalah film yang paling saya tunggu akhir tahun ini.
Kenapa?
Cerita yang tidak biasa membuat saya penasaran bagaimana bisa perempuan mengalahkan kelompok kriminal di sebuah kota besar di Amerika sana?
Jawabannya, sumpah ini film keren banget (bagi saya).
Setelah berulang kali melihat trailernya, saya makin penasaran ending dari film ini. Ternyata benar saja, ending yang disuguhkan oleh Steve McQueen sang sutradara benar-benar diluar dugaan.
Widows berkisah tentang perempuan-perempuan tangguh mempertahankan hidup di kota Chicago setelah kematian suaminya. Bukan hanya itu, para janda ini harus menanggung akibat dari ulah para suami merampok uang dari sebuah kelompok besar di Chicago. McQueen seakan ingin menyampaikan kondisi yang sebenarnya. Konflik rumah tangga lengkap dengan pertengkaran hingga perselingkuhan menyakitkan tergambar jelas di film i…

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…