Langsung ke konten utama

Wujudkan Keluarga Cerdas Berinternet Bersama Google

Keluarga Cerdas Berinternet
Doc. Andini Harsono

Anak-anak yang lahir tahun 1990-2000an telah disuguhi dengan kecanggihan teknologi yang kian hari kian mengalami perkembangan. Mau tidak mau, kita sebagai orang tua harus lebih memperhatikan dampak positif maupun negatifnya. Meskipun saya belum menjadi orang tua, tapi saya suka dengan anak-anak dan sering menghabiskan waktu bersama keponakan-keponakan saya sehingga tahu bagaimana perkembangan mereka yang berdampingan dengan internet.

Belajar dari sepupu saya bagaimana ia mendidik anaknya ketika internet menjadi ‘candu’, saya jadi mulai memilih mana cara yang bijaksana untuk mendidik anak saya kelak. Membuat perjanjian antara orang tua dan anak, membangun komunikasi yang baik sedari kecil hingga memberi kompensasi apabila si anak melanggar perjanjian tersebut. Rupanya hal ini juga disampaikan oleh Lucian Teo, User Education and Outreach Manager, Trust and Safety, Google APAC serta Tari Sandjojo, Direktur Akademik Sekolah Cikal dan Co-Founder Yayasan Matahati dalam acara #KeluargaCerdasBerinternet pada 8 Agustus 2019 lalu.

Saya beruntung dapat hadir mengikuti acara tersebut yang memberikan insight baru  dan bisa saya bagikan ke kalian yang membaca artikel ini tentang batasan menggunakan teknologi dengan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Saya akan merangkumnya di sini agar teman-teman yang membaca artikel ini bisa turut menerapkan pada lingkungan keluarga.

Lucian Teo dan Tari Sandjojo
Doc. Andini Harsono

Baik Teo dan Tari menyampaikan tips agar keluarga dapat merasakan dan menikmati penggunaan internet secara maksimal dengan aman dan nyaman. Berikut ini beberapa tipsnya.

Tetapkan aturan digital dengan Family Link

Family Link dapat membantu kita memahami dengan lebih baik perilaku anak saat menjelajahi internet, sekaligus membantu mengelola akun mereka dan perangkat yang kompatibel. Kita dapat menetapkan batas-batas yang sesuai kebutuhan keluarga dengan cara :

Mengawasi waktu penggunaan perangkat dan membatasi akses harian
Memuaskan rasa ingin tahu anak dengan beragam aplikasi yang direkomendasikan para guru
Mengunci perangkat anak dari jarak jauh
Melihat aktivitas mereka
Melihat lokasi keberadaan mereka
Mengelola akun dan aplikasi yang mereka gunakan

Family Link

 
Blokir situs dewasa di Google Search dengan filter SafeSearch

Setelan SafeSearch dirancang untuk memblokir gambar, video, dan situs dewasa. Namun, tetap harus dalam pengawasan karena masih memungkinkan menemukan hasil penelusuran eksplisit. Jika hal ini terjadi, maka kita bisa klik laporan dan masukan.

Temukan aktivitas untuk dinikmati bersama keluarga menggunakan Asisten Google

Asisten Google memiliki beragam aktivitas untuk menghibur keluarga. Mulai dari memberikan saran permainan yang dapat dimainkan bersama keluarga, hingga permainan seperti tebak gambar. Saat ini ada lebih dari 50 permainan, aktivitas, dan cerita dalam program Assitant for Families. Selain itu, Family Link juga dapat memblokir akses anak-anak agar tidak bisa melakukan transaksi keuangan, dan orang tua dapat menentukan apakah anak-anak diperbolehkan mengakses aplikasi pihak ketiga di Asisten atau tidak.

Assistant Google


Ciptakan tempat yang nyaman untuk keluarga di Google Play

Google Play membantu kita menentukan konten yang cocok bagi anak, baca ulasan dan cari ikon bintang keluarga di aplikasi atau game. Ikon bintang ini menandakan bahwa konten telah ditinjau dengan saksama, dan aplikasi atau game tersebut dikembangkan dengan mengutamakan anak-anak. Ikon bintang ini juga menampilkan rentang usia yang disarankan untuk konten tersebut.

Google Play


Temukan dunia pembelajaran yang menyenangkan dengan YouTube Kids

Google membuat YouTube Kids agar bisa menjadi ruang yang cocok bagi keluarga dan anak-anak di seluruh dunia untuk mengeksplorasi minatnya melalui konten video online. Melalui YouTube Kids, orang tua dapat dengan mudah menyeleksi pengalaman menonton konten yang menyenangkan dan cocok untuk keluarga melalui serangkaian kontrol :

Video dan kanal pilihan untuk anak-anak tersedia di aplikasi
Pasang timer untuk membatasi waktu anak-anak menonton video
Hanya perbolehkan anak menonton koleksi channel yang telah dipilihkan oleh penyedia konten pihak ketiga terpercaya atau oleh tim YouTube Kids
Pantau dan ketahui video apa saja yang ditonton anak melalui fitur “Tonton Lagi”
Nonaktifkan fitur penelusuran agar anak hanya dapat menonton channel-channel yang telah diverifikasi oleh tim YouTube Kids
Blokir video atau channel supaya tidak muncul di aplikasi yang dipakai anak
Tandai video agar ditinjau jika kita yakin bahwa video tersebut tidak boleh ditayangkan dalam aplikasi

YouTube Kids


Google telah mengembangkan pengaturan yang terintegrasi ke dalam banyak produknya sehingga memudahkan orang tua memilih pengalaman dan perlindungan yang tepat untuk keluarganya dalam berselancar di internet.

Sementara peran orang tua sangatlah penting dalam perkembangan anak di era digital. Jalin komunikasi yang baik adalah pondasi awal untuk menjaga hubungan baik antara orang tua dan anak agar orang tua lebih mudah membantu anak-anaknya menjadi penjelajah dunia yang cerdas dan percaya diri dalam memanfaatkan internet sebaik-baiknya.

Menciptakan Rekam Jejak Digital Bersama :D
Terima kasih Google :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…

Kemchicks dan Tumpeng

Apa hubungannya Kemchicks dan Tumpeng?
Pada Sabtu, 20 Juli 2019 lalu, Kemchicks merayakan ulang tahun ke 70 hubungan diplomatik Indonesia-Amerika yang ditandai dengan pemotongan Nasi Tumpeng. Dalam tradisi masyarakat Jawa, Nasi Tumpeng dihadirkan pada peristiwa penting seperti pernikahan, ulang tahun, dan peresmian suatu tempat sebagai wujud rasa syukur.
Tumpeng adalah nasi putih/nasi kuning/nasi gurih berbentuk kerucut yang merupakan budaya masyarakat Jawa yang tertera dalam Serat Centhini. Tumpeng disebut juga dalam naskah sastra Ramayana, Arjuna Wijaya dan Kidung Hasra Wijaya sebagai hidangan dalam berbagai pesta.


Lauk pauk dalam penyajian tumpeng juga memiliki arti dimana harus ada unsur hewan darat, hewan laut dan sayur mayur. Tidak ada lauk pauk baku untuk menyertai nasi tumpeng, namun beberapa lauk yang biasa menyertai adalah perkedel, abon, kedelai goreng, telur dadar/telur goreng, timun yang dipotong melintang, dan daun seledri. Variasinya melibatkan tempe kering, serundeng, ura…