Langsung ke konten utama

Film Mahasiswi Baru Sungguh Menggemaskan

Para Bintang Film Mahasiswi Baru
Doc. Andini Harsono


Ada yang rindu dengan akting aktris senior Widyawati? Saya salah satunya yang amat rindu dengan beliau. Biasanya Widyawati selalu memerankan tokoh seorang Ibu atau Oma yang kalem atau dipenuhi kesedihan. Tapi berbeda di film Mahasiswi Baru kali ini. Widyawati berubah menjadi seorang Oma yang energic.

Memerankan tokoh Lastri, seorang Oma yang ingin melanjutkan kuliah lagi, menjadikan Widyawati tampil lebih lincah. Lastri bertemu dengan empat orang kawannya yang akhirnya mereka menjadi satu gank. Jadi ingat masa-masa kuliah dulu, ‘nge-gank’ hehe.

Morgan Oey yang berperan sebagai Danny, anak gaul sosial media banget, membuat akting Morgan semakin matang. Danny sungguh-sungguh manusia yang buat annoying semua teman-temannya karena kebiasaanya jadi anak sosial media yang tidak bisa lepas dari update-update status kapanpun dan dimanapun.

Morgan Oey sebagai Danny
Doc. Andini Harsono


FilmMahasiswi Baru juga menampilkan Karina Suwandi yang berperan sebagai Ana, anaknya Lastri tapi dia malah jadi Ibu bagi Lastri karena sebagai orang tua mahasiswi. Kehadirannya semakin dramatis ketika Izhur Muchtar yang memerankan tokoh suami Ana dimana dia selalu mengalah agar rumah tangganya damai dan tenteram.

Di sisi lain, sentuhan feminim dilakukan dengan baik oleh Sarah (Mikha Tambayong) yang selalu memberi perhatian kepada teman-temannya. Kejutan lain diberikan oleh Sonia Alyssa (Reva) yang kemudian menarik perhatian seorang Umay dimana dia memerankan tokoh super kocak di film ini.

Dinamika kampus semakin hidup dengan kehadiran dekan super cool, Pak Charul Umam yang diperankan oleh Slamet Rahardjo. Di sini seorang Mikha Tambayong juga harus beradu akting dengan aktor senior Slamet Rahardjo yang membuatnya juga semakin matang.

Official Flyer Film Mahasiswi Baru

Film yang disutradarai oleh Monty Tiwa ini memiliki tema unik, namun tidak membuatnya garing. Pastinya, film ini sukses membuat saya tertawa hampir sepanjang film diputar. Film Mahasiswi Baru juga sukses membuat saya rindu kampung halaman. Pasalnya film ini berlatar belakang kota Jogjakarta yang lekat sebagai kota pendidikan.

Pada kesempatan nonton bareng kemarin, Widyawati mengaku sangat enjoy memerankan tokoh Lastri meskipun cukup menguras energinya. Dengan bermain bersama tokoh-tokoh muda, Widyawati dengan mudah menghafalkan bahasa-bahasa gaul anak-anak jaman now dan akhirnya “Yoaa braayy” menjadi jagoannya yang berhasil mengocok perut.

Selain itu, seorang Morgan mengaku bangga bisa satu frame dengan Widyawati dan Slamet Rahardjo, tokoh idolanya. Morgan berhasil memerankan tokoh Danny yang menjadi sumber kegaulan gank mereka.

Film Mahasiswa Baru bisa dinikmati semua umur dan semakin seru bila ditonton bareng gank kampus atau keluarga. Problematika seorang mahasiswi dan juga keluarga yang biasanya terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Film ini juga mengandung makna bahwa siapa saja bisa menempuh pendidikan lebih tinggi tanpa pandang usia. Tidak ada yang bisa menghalangi seseorang ketika ingin menempuh pendidikan tinggi.

Film Mahasiswi Baru
Doc. Andini Harsono

Film Mahasiswi Baru akan tayang serentak di bioskop kesayangan kita pada 8 Agustus 2019. Film ini juga memberi kesegaran baru di antara film-film yang sedang tayang saat ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film 99 Nama Cinta : Antara Ambisi dan Cinta

Siapa yang tak mengenal Acha Septriasa? Aktris yang kini tinggal di Australia kembali membintangi film berjudul 99 Nama Cinta pasca melahirkan. Berperan sebagai Talia seorang presenter sekaligus produser dalam program TV-nya sendiri yaitu acara gosip membuat ia jarang sekali ada waktu untuk Ibunya yang diperankan oleh Ira Wibowo apalagi mencari pasangan. Talia mengejar karir hingga ia melejit di dunia infotainment dan dikenal banyak orang. Namun, hidupnya berubah setelah bertemu dengan Kiblat (Deva Mahenra), ustaz muda yang muncul tiba-tiba untuk memberikan pelajaran agama sesuai wasiat almarhum ayah Talia. Namun siapa sangka, sejak pertemuan itu, karir Talia merosot jatuh gara-gara kesalahan kecil, tapi Kiblat ada untuk selalu mendukungnya hingga Talia mampu kembali bangkit dan menghadapi masalahnya.

Talia dan Kiblat yang sebenarnya merupakan teman kecil terlihat malu-malu saat bertemu kembali. Kiblat yang berniat tulus mengajari Talia mengaji mendapat penolakan dari Talia hingga timb…

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…