Langsung ke konten utama

Jangan Biarin Numpuk Sampah di Perut Saat Puasa

Jangan biarin numpuk
Doc. Andini

Saat puasa, jangan biarin numpuk sampah di perut dimana tentunya tubuh beradaptasi dengan perubahan jadwal makan dan minum kita. Beberapa masalah tubuh yang umum terjadi saat puasa adalah mual & muntah, nyeri lambung, kembung dan sulit BAB harus diatasi dan diantisipasi supaya ibadah puasa kita lancar jaya tanpa hambatan.

Sebagai anak kos, saya harus ekstra hati-hati dalam konsumsi makanan apalagi saat puasa begini. Pola makan yang kurang tepat bisa jadi masalah perut (pencernaan) datang menghampiri. Kalau sudah begitu, membuat seharian tidak nyaman menjalani puasa. 

Salah konsumsi makanan misalkan terlalu pedas, terlalu berminyak dan kurang makan sayur buah akan menimbulkan susah BAB selama berhari-hari bahkan sembelit. Kalau hari biasa lancar tapi bisa jadi waktu puasa jadi tidak lancar karena kencenderungan malas konsumsi buah dan sayur saat buka atau sayur. Saya pun pernah mengalami susah BAB saat berpuasa dan saya ada beberapa solusi untuk mengatasinya.

Konsumsi Sayur dan Buah 

Dengan mengonsumsi sayur dan buah saat buka puasa maupun sahur akan membantu memperlancar BAB. Kalau saya biasanya buka puasa minum jus dan makan semangkuk sayur bening. Lalu pada saat sahur makan sebuah apel atau bisa juga minum jus lagi.

Buah dan Sayur
Doc. Tribunnews

Air Putih

Pada saat buka puasa godaan minum yang manis-manis selalu ada di depan mata. Eitss jangan sampai lupa dengan yang namanya air putih ya. Minimal 8 gelas sehari harus tetap dilakukan. Banyak yang menyarankan jumlah takarannya 2 gelas pada saat berbuka, 4 gelas setelah shalat tarawih sampai sebelum tidur dan 2 gelas pada saat sahur. Kalau saya mewajibkan minimal 2 liter air putih pada saat berpuasa. Nakarnya tidak menggunakan gelas tapi botol minum berisi 1 liter tinggal dikalikan 2.

Air putih

Hindari Makanan Berminyak, Berlemak, dan Bersantan

Sebagai pemilik sakit lambung yang cukup lumayan, saya menghindari makanan berminyak, berlemak dan bersantan, contohnya gorengan, sambal goreng, atau rendang. Kalau lambung kambuh biasanya mempengaruhi proses BAB yang jadi susah atau sembelit. Rasanya perut penuh tapi susah untuk dikeluarkan. 

Olahraga

Sempatkan minimal 15 menit untuk gerak badan saat berpuasa sangat baik untuk tubuh agar tetap bugar. Peredaran lancar maka pencernaan pun lancar. Kalau malas berolahraga di pagi atau sore hari, olahragamu bisa dilakukan di malam hari setelah shalat tarawih. Tidak harus olahraga berat, lari-lari kecil di serambi rumah sambil menatap bintang-bintang di langit bisa menjadikan tubuhmu sehat juga pikiran lebih tenang. Cobain deh.

Olahraga
Doc. Tribunnews

Minum Obat Pencahar

Kalau masih juga mengalami susah BAB bahkan sembelit, jangan ragu untuk minum obat pencahar. Saya biasanya memilih Dulcolax yang cara kerjanya sudah bisa diprediksi yaitu 6-12 jam, jadi tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Dulcolax memiliki jenis tablet, sirup dan supositoria. Dulcolax sirup yang bisa dikonsumsi semua umur. Nah jadi sekarang saya selalu siap sedia Dulcolax di kos.

Jenis Dulcolax
Doc. Andini

Bicara soal sembelit, beberapa waktu lalu sempat sharing bersama Nycta Gina yang ternyata juga mengalami sembelit ketika hamil. Hingga kehamilan anak kedua, Nycta masih suka sembelit. Katanya juga setelah melahirkan masalah BAB masih menjadi kawannya. Nycta juga membagikan pengalamannya dalam berpuasa bersama keluarga. Makan buah, sayur dan minum air putih yang cukup menjadi kunci Nycta dan keluarga tetap bugar saat beribadah puasa.

Nycta Gina berbagi pengalaman bersama Dulcolax
Doc. Andini

Kalau sudah tidak nyaman perut, jangan biarkan numpuk di perut. Dorong dengan Dulcolax agar BAB lancar jadi perut nyaman puasa pun lancar. Semangat berpuasa, jangan lupa jaga asupan makanan agar perut nyaman.

Jangan biarin numpuk di perut
Doc. Andini


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Teknologi UV-C Dapat Melindungi Diri Dari Mikro-organisme

  Design by Canva Sejak menghadapi pandemi Covid-19 saya semakin memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal. Memperhatikan pola makan, istirahat, olahraga dan rutin bersih-bersih rumah. Sedikit-sedikit saya lap lantai, meja, gagang pintu dan semua benda-benda di rumah yang sering saya pegang dengan cairan disinfektan. Tujuannya supaya tidak ada virus, kuman dan bakteri yang menempel. Sekarang saya juga tambah dengan mendisinfeksi udara dalam rumah. Memang effort -nya sedikit naik, tapi demi menjaga kesehatan dan terhindar dari berbagai macam virus terutama Corona, saya rela melakukan apa saja. *senyummanis. Beberapa hari yang lalu saya mengikuti diskusi virtual dari Signify yang membahas tentang “Sinar UV-C : Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV-C yang Aman untuk Perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme.” . Dalam diskusi virtual tersebut hadir beberapa pakar sesuai bidangnya sebagai narasumber. Diskusi virtual ini diselenggarakan untuk memba

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's