Langsung ke konten utama

Widows : Film Drama Action Diluar Dugaan

Widows
Doc : bookmyshow.com


Mendekati akhir tahun banyak sekali film menarik yang sayang untuk dilewatkan. Sejak dua minggu lalu, saya kepoin film-film tersebut dan Widows adalah film yang paling saya tunggu akhir tahun ini.

Kenapa?

Cerita yang tidak biasa membuat saya penasaran bagaimana bisa perempuan mengalahkan kelompok kriminal di sebuah kota besar di Amerika sana?

Jawabannya, sumpah ini film keren banget (bagi saya).

Setelah berulang kali melihat trailernya, saya makin penasaran ending dari film ini. Ternyata benar saja, ending yang disuguhkan oleh Steve McQueen sang sutradara benar-benar diluar dugaan.

Widows berkisah tentang perempuan-perempuan tangguh mempertahankan hidup di kota Chicago setelah kematian suaminya. Bukan hanya itu, para janda ini harus menanggung akibat dari ulah para suami merampok uang dari sebuah kelompok besar di Chicago. McQueen seakan ingin menyampaikan kondisi yang sebenarnya. Konflik rumah tangga lengkap dengan pertengkaran hingga perselingkuhan menyakitkan tergambar jelas di film ini. Kesulitan ekonomi, terjebak dalam sebuah kebiasaan buruk membawa mereka melakukan tindakan kriminal.

Viola Davis (Veronica Rawlins), Michelle Rodriguez (Linda Perelli), dan Elizabeth Debecki (Alice Gunner) berhasil menyihir saya dengan peran yang mereka mainkan pada Widows. Sungguh kejutan, Michelle yang biasanya “sadis” menjadi perempuan kalem dan keibuan dengan kedua anaknya. Elizabeth yang digambarkan sosok perempuan lugu, polos namun banyak akal berhasil menggelitik penonton. Viola mengambil peran di sini. Dia lebih “garang” dan tegas dibanding tokoh lain namun tetap menawan. Sementara sosok sang suami Liam Neeson (Harry Rawlins) tetap membawa tanda tanya.

Veronica merencanakan sebuah perampokan untuk menyelesaikan urusan dengan kelompok yang dicuri uangnya oleh Rawlins. Dia memompa semangat dan keberanian para janda (Linda dan Alice) untuk menyelesaikan misi ini. Kemunculan Cynthia Erivo (Belle) menambah seru perjuangan mereka.

Meskipun tidak banyak adegan tembak menembak, Widows cukup menciptakan ketegangan sepanjang film. Film ini buat saya mikir hehe. Alur yang terkesan lambat diawal, ternyata menyimpan banyak kejutan di akhir. Ini yang saya suka. McQueen berhasil memberikan warna baru film drama-action menjadi tidak membosankan.

Sutradara asal Inggris ini mengaku, film Widows karyanya terinspirasi dari serial TV berjudul Widows yang ditontonnya saat dia remaja. Dia mengagumi betapa tangguhnya seorang perempuan hidup di tengah kota besar yang keras terlebih saat menjadi janda.   

Film berlatar kota Chicago dengan polemik politiknya ini berdurasi 130 menit. Kalau boleh saya saran, Widows masukan dalam daftar film wajib nonton bulan Desember. Ceritanya sungguh beda dan menambah insight baru bagi siapa saja yang menontonnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Teknologi UV-C Dapat Melindungi Diri Dari Mikro-organisme

  Design by Canva Sejak menghadapi pandemi Covid-19 saya semakin memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal. Memperhatikan pola makan, istirahat, olahraga dan rutin bersih-bersih rumah. Sedikit-sedikit saya lap lantai, meja, gagang pintu dan semua benda-benda di rumah yang sering saya pegang dengan cairan disinfektan. Tujuannya supaya tidak ada virus, kuman dan bakteri yang menempel. Sekarang saya juga tambah dengan mendisinfeksi udara dalam rumah. Memang effort -nya sedikit naik, tapi demi menjaga kesehatan dan terhindar dari berbagai macam virus terutama Corona, saya rela melakukan apa saja. *senyummanis. Beberapa hari yang lalu saya mengikuti diskusi virtual dari Signify yang membahas tentang “Sinar UV-C : Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV-C yang Aman untuk Perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme.” . Dalam diskusi virtual tersebut hadir beberapa pakar sesuai bidangnya sebagai narasumber. Diskusi virtual ini diselenggarakan untuk memba

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's