Langsung ke konten utama

Review Lenovo K9 Dengan Quad-Camera



Review Lenovo K9
www.ruangandini.com


Saat saya traveling hal yang wajib dilakukan adalah mengabadikan perjalanan. Terkadang karena medan yang cukup berat dan padatnya jadwal kegiatan membuat saya enggan membawa kamera slr, maka saya mengandalkan handphone dalam genggaman.

Hal yang paling diperhatikan adalah kekuatan dan ketahanan baterai serta kamera yang memiliki pixel keren agar hasil bidikan sekeren slr hehe.

Kemudian saya mendapat info dari seorang teman seorang digitalpreneur yang hobi traveling juga kalau Lenovo sedang mengeluarkan seri terbaru yaitu Lenovo K9.

Setelah browsing sana sini, saya bisa menyimpulkan bahwa Lenovo K9 memiliki berbagai keunggulan dari smartphone lain diantaranya

Quad-Camera 13MP dan 5MP

Lenovo K9 memiliki fitur unggulan berupa kamera ganda yaitu kamera depan dan belakang memiliki 13MP dan kamera sekunder 5MP. Kebayang dong hasilnya seperti apa?

Dengan tangkapan cepat, gambar yang dihasilkan tidak beda jauh dari aslinya. Nah, saya rasa ini cocok bagi kita yang suka traveling di alam. Bagi yang suka foto makanan, saya rasa ponsel ini juga cocok karena akan menghasilkan warna sesungguhnya sebelum diedit. Pada fitur kamera juga terdapat fitur edit yang bisa digunakan langsung setelah kita mengambil gambar. Seru ya..

Body Melengkung Yang Ergonomis

Lenovo K9 memiliki body melengkung yang ergonomis 2.5 D dengan layar HD 5.7 inch plus full display ini bukan hanya nyaman digenggam namun membuat ponsel ini lebih stylish. Layar yang cukup besar dengan aspek rasio 18:9 akan mempermudah pengguna mendapatkan tampilan yang lebih jelas dan jernih.

Tentang Lenovo K9

Dua Cara Membuka Kunci Layar

Ponsel kekinian sekarang memberikan kemudahan membuka kunci namun hal ini lebih meningkatkan keamanan si pemilik. Lenovo K9 memberikan keamanan ganda yaitu dengan menggunakan satu sidik jari dalam 0.27 detik dan melihat pada layar dalam 0.93 detik.

Baterai Tahan Lama

Ini nih yang penting yaitu kapasitas dan ketahanan baterainya. Karena kalau sedang traveling selalu mengandalkan ponsel untuk melihat GPS selain digunakan untuk mengabadikan momen.

Lenovo K9 memiliki kekuatan baterai 3000mAh yang tahan lama. Handphone ini memberikan baterai yang tahan lama untuk mempermudah pengguna lebih lama menikmati menonton video dan bermain game. Bahkan Lenovo K9 mampu bertahan hingga 300 jam dalam keadaan standby. Hmm cocok banget nih buat traveling hehe.

Memori Yang Mumpuni

Lenovo K9 memiliki RAM 3GB dan memori internal 32GB yang bisa diperluas menggunakan microSD hingga 64GB. Lenovo K9 ditenagai oleh chip MediaTek MT6762, CPU delapan inti yang berjalan dengan kecepatan 2,0 Ghz. Sangat cukup bagi kita yang menjadikan smartphone alat bekerja. Menyimpan foto dan dokumen bisa sangat mudah dengan kapasitas memori yang mumpuni.

Bagaimana soal harga?

Lenovo K9 dibandrol Rp. 2.200.000,- yang bisa didapatkan secara offline pada bulan November 2018 mendatang. Namun, akan ada Flash Sale bekerjasama dengan Shopee pada tanggal 11, 16 dan 23 Oktober 2018 dengan harga Rp. 1.799.000,- wow.. ngiler gak sih? (lihat saldo tabungan hihihii)

Harga yang terjangkau untuk smartphone sekece itu. Lenovo K9 menawarkan 2 pilihan warna yaitu hitam dan biru.

Saya rasa Lenovo K9 yang hadir saat ini, mewarisi kekayaan inovasi pendahulunya di ranah photography. Tentunya akan mengakomodasi kebutuhan penggunanya dalam mengekspresikan diri serta menikmati gaya hidup kekinian.

Setelah lama tidak menyapa penggemarnya, Lenovo K9 kembali hadir di Indonesia bulan Oktober 2018 ini untuk mengobati kerinduan para penggemar Lenovo Smartphone. Lenovo K9 menggunakan sistem Android 8.1 Oreo murni.

Bagaimana? Tertarik untuk memilikinya?

Biar semakin yakin silakan kepoin semua tentangnya di https://www.lenovo.com/id/in


Jangan lupa Flash Sale Shopee yaa :)

Komentar

  1. Wow murah bgt bagus lagi body nya

    BalasHapus
  2. Muatan sekali harga Smartphone selevel ini. Bakal berebut deh di shopee nanti.

    BalasHapus
  3. Stay tune shopee nih.. Kudu dapetin lenovo K9

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…

Film 99 Nama Cinta : Antara Ambisi dan Cinta

Siapa yang tak mengenal Acha Septriasa? Aktris yang kini tinggal di Australia kembali membintangi film berjudul 99 Nama Cinta pasca melahirkan. Berperan sebagai Talia seorang presenter sekaligus produser dalam program TV-nya sendiri yaitu acara gosip membuat ia jarang sekali ada waktu untuk Ibunya yang diperankan oleh Ira Wibowo apalagi mencari pasangan. Talia mengejar karir hingga ia melejit di dunia infotainment dan dikenal banyak orang. Namun, hidupnya berubah setelah bertemu dengan Kiblat (Deva Mahenra), ustaz muda yang muncul tiba-tiba untuk memberikan pelajaran agama sesuai wasiat almarhum ayah Talia. Namun siapa sangka, sejak pertemuan itu, karir Talia merosot jatuh gara-gara kesalahan kecil, tapi Kiblat ada untuk selalu mendukungnya hingga Talia mampu kembali bangkit dan menghadapi masalahnya.

Talia dan Kiblat yang sebenarnya merupakan teman kecil terlihat malu-malu saat bertemu kembali. Kiblat yang berniat tulus mengajari Talia mengaji mendapat penolakan dari Talia hingga timb…

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…