Langsung ke konten utama

AXIS Dance Competition 2018 : Wadah Kreatifitas Generasi Digital


Para Pemenang, Dewan Juri dan Soul ID
Doc : Andini Harsono

Masa remaja adalah masa yang paling asyik untuk berekspresi. Kegiatan seru yang kreatif menjadi masa-masa indah tak terlupakan. Dancing, singing, dan kegiatan seni lainnya menjadi pilihan banyak remaja sejak dulu hingga kini. Pergeseran generasi tidak menggeser peminat dance atau tarian modern. 

AXIS tidak mau melewatkan momen tersebut dengan turut mendukung program-program kreatif bagi penggunanya yaitu para remaja. 

"AXIS Dance Competition 2018" dilaksanakan sebagai wadah kreatifitas bagi remaja generasi milenial melalui media digital. Dengan mengangkat tema Be #GenerAction, AXIS Dance Competition 2018 memberikan total hadiah 20 juta rupiah. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program promosi AXIS Bronet Owsem terbaru untuk kalangan pelajar sekolah di wilayah Jabodetabek.

Performance SMA Letris Indonesia 2 yang pada akhirnya menjadi Juara I
Doc : Andini Harsono

Diikuti secara gratis oleh sekolah SMA/SMK yang tersebar di wilayah Jabodetabek, telah lolos seleksi sebanyak 64 Group Dance dari 41 sekolah yang berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Karawang dan Serang. Peserta sebelumnya telah mengirimkan video dance dengan durasi maksimal 5 menit dan berkompetisi mengumpulkan like di YouTube dan e-voting hingga berhasil lolos dari penilaian juri masing-masing kota.

Juri terdiri dari tim dance Agnez Mo, vokalis Soul ID dan internal tim AXIS.

Bambang Parikesit - Vice President Region XL Axiata Jakarta
Doc : Andini Harsono


Bambang Parikesit, Vice President Region XL Axiata Jabodetabek mengatakan bahwa AXIS ingin mewadahi kreatifitas para pelajar melalui media digital. Perkembangan teknologi yang sudah bisa diikuti oleh semua pelajar generasi now menjadi semangat kami untuk mendukungnya sebagai industri telekomunikasi yang berorientasi pada media digital.


Ahmad Muhajir - Manager Regional Jabodetabek
Doc : Andini Harsono

Sementara penilaian kompetisi ini melibatkan jumlah like terbanyak video di YouTube yang mereka tayangkan dan penilaian juri sejak masa seleksi, semi final dan final.


Penampilan Soul ID
Doc : Andini Harsono

Tampil sebagai salah satu dewan juri, Soul ID memeriahkan acara final yang diselenggarakan di Onebell Park Mall, Jakarta Selatan, Sabtu, 27 Oktober 2018. Semua peserta dan pendukung serta pengunjung menikmati lagu-lagu yang dibawakannya.


Penampilan Soul ID
Doc : Andini Harsono

Pada Saat Pengumuman Pemenang Juara I
Doc : Andini Harsono

Tiba saatnya pengumuman pemenang, dan berikut adalah nama-nama pemenangnya : 

Juara I : SMA Letris Indonesia 2
Juara II : SMAN 7 Tangerang Selatan
Juara III : SMAN 1 Teluk Jambe, Karawang 

Selain itu, ada juga pemilihan pemenang untuk katagori The Best Costume yang dimenangkan oleh SMAN 5 Depok, Sekolah Terkompak oleh SMAN 114, dan The Best Supporter SMA Yandika.


Serunya hari ini
Doc : Andini Harsono

Kalau sudah ikut acara dance begini, jadi lupa segalanya, yang penting dance, nyanyi dan seru-seruan bareng teman-teman. Jadi jangan lewatkan masa mudamu untuk hal-hal yang tidak penting yaa guys, isi waktumu dengan penuh kreatifitas, karena waktu tidak akan kembali.

Komentar

  1. Serunya. Emang benrr mba, remaja selalu butuh wadah untuk menunjukkan kreatifitasnya, seperti yang AXIS lakukan ini.

    BalasHapus
  2. Ajang kompetisi seperti ini memang seru diikuti pas masa sekolah, uhuyy, jadi kangen juga pakai putih abu-abu lagi, eeaa

    BalasHapus
  3. Seru banget ya acaranya AXIS Dance Competition 2018" lihat yg ngedance jadi ingat masa muda dulu hehee

    BalasHapus
  4. Anak muda sekarang itu dimudahkan dengan berbagai acara buat melatih talenta dan passionnya. Hanya mau apa nggak itu aja

    BalasHapus
  5. Wah acara seru nih. Salah satu ajang kreasi anak muda dalam koridor positif.
    Semoga generasi bangsa ini semua bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

    Amin

    BalasHapus
  6. Wah, event yang seru ini. Memfasilitasi hobi anak-anak muda secara kreatif. Anak muda memang butuh yang seperti ini. Daripada dibiarkan jadinya bisa menjurus ke hal-hal yang negatif. Semoga semakin banyak acara yang seperti ini. :)

    BalasHapus
  7. Kalau ngeliatin anak anak yang aktif berasa seru banget. Kepengen ikutan nari juga. Aku juga suka ngeliatin tim horenya yang luar biasa. mantep banget!

    BalasHapus
  8. Wuiih keren banget agnez mo jadi jurinya! Semoga Axis Dance Competition jadi pemicu ya bagi anak muda Indonesia untuk terus berkarya dan melakukan hal-hal yang positif.

    BalasHapus
  9. Terakhir kapan ya aku nge dance... Hmm..

    Ada agnez mo yg menjadi juri di axis dance competition 😍 pasti pesertanya bakal makin semangat ya!

    BalasHapus
  10. Wah keren nih xl axiata bikin acara kayak gini, biar kids zaman now bisa exists dengan positive. Sekarang sebenarnya banyak anak yang keren dan kreatif ya, sayang media untuk unjuk bakatnya agak kurang. Harusnya banyakin lomba kayak axis dance competition ya.

    BalasHapus
  11. Warna di fotonya ceria banget ya Mba. Jadi nampak gembira. Jadi senang liatnya. Keren deh XL

    BalasHapus
  12. seru ya acaranya..gini dong memang musti harus banyak kompetisi2 kreativitas

    BalasHapus
  13. eventnya meriah yaa. ada musik dan dance yang menyemarakkan suasana. pasti yang dateng berasa jiwa mudanya*

    BalasHapus
  14. asik banget acaranya nih, bagus untuk mengasah bakat para pelajar di zaman ini.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Antara Saya, Rasa Takut, Dan Ketinggian

Saat berada di ketinggian, saya sadar, saya bukan apa-apa Foto by kumparan.com Design by canva Pukul 03.30 pagi waktu Kuala Lumpur, saya bergegas mengantar rombongan pulang ke Jakarta dengan waktu penerbangan mereka pukul 06.20. Kami naik taksi yang sudah saya pesan malam sebelumnya agar tidak susah lagi ketika pagi-pagi buta ini. Alhamdulillah perjalanan menuju bandara lancar karena memang kami telah menginap di hotel dekat KLIA. Mereka kembali ke Jakarta, sementara saya melanjutkan perjalanan menuju Singapore. Mereka naik pesawat dari KLIA sementara saya harus pindah ke KLIA 2. Setelah membantu check-in dan memastikan mereka masuk Imigrasi, saya menuju KLIA 2 dengan menggunakan shuttle bus . Pagi masih gelap. Mata saya sudah tak mampu lagi menahan kantuk. Saya hanya tidur 1,5 jam. Sesampainya di KLIA 2, saya beli teh manis hangat dan sepotong roti untuk menghangatkan badan serta menyegarkan mata. Jadwal penerbangan saya ke Singapore pukul 08.00. Setelah selesai mengisi