Langsung ke konten utama

Kulineran Puas di Kedai Sirih Merah


Gurame Pesmol
(doc. Andini Harsono)

Asam-asam Iga, Tahu Petis, Mendoan, Laksa Penang, Tumis Jagung, Tumis Buncis Kailan, Laksa Singapore, Gurame Mangga Asam Manis, Gurame Pesmol, Sambal Goreng Kentang, Kering Tempe, Opor Ayam, Lumpia Semarang, Es Dawet, dan Es Campur Sirih Merah membuat saya puas kulineran kemarin siang. Kulineran puas di Kedai Sirih Merah yang terletak di Jalan Taman Kebon Sirih I nomor 5, Jakarta Pusat (seberang Bank Indonesia).

Iga Asam-asam

Saya adalah penikmat kuliner alias tukang makan (:D). Saya bisa membedakan mana masakan enak mana yang biasa aja mana yang benar-benar bikin puas dan bikin balik lagi. Dan kali ini saya menemukan kembali restoran yang bikin saya puas dan ingin balik lagi.

Kenapa? Masakannya paasss banget rasanya serta suasananya itu rumaaah banget. Sebagai anak kos yang merantau, pastinya sering rindu makan masakan rumahan dengan suasana rumah yang nyaman dan santai. Nah, Kedai Sirih Merah bisa menyajikan semua itu.

Salah satu sudut di Kedai Sirih Merah
(doc. Andini Harsono)

Dekorasi Indonesia jaman dahulu kala dengan sentuhan Cina Peranakan membuat betah untuk berlama-lama di sini. Kedai Sirih Merah menempati salah satu rumah bangunan asli Belanda tanpa diubah bentuknya menjadikan restoran ini benar-benar vintage. Asli, emang selera saya yang Vintage-vintage gitu sih dan menemukan Kedai Sirih Merah itu berasa seperti... susah jelasinya :D)

Apa Menu Favorit Saya di Kedai Sirih Merah?

Penting banget nih saya kasih tahu menu favorit saya di sini barang kali ada yang mau nraktir saya makan lagi di sini yaa (*eh *pleasedeh) Ok fine, lupakan harapan saya itu, yang jelas masakan di sini itu oke banget. Kuncinya, Chef nya gak pelit bumbu hehe..

Sebagai ‘orang’ Semarang/Jogja/Solo (*yang jarang pulang -.-“) selalu rindu masakan dan jajanannya. Daaannn saya bahagia, Kedai Sirih Merah menyediakannya.  Tahu Petis, Lumpia Semarang, Tahu Pong adalah deretan makanan favorit saya. Rasanya? Gak jauh beda dengan di sana. Ya alhamdulillah jadi punya sedikit penawar rindu (*lega).

Tempe Mendoan Kedai Sirih Merah
(doc. Andini Harsono)

Gurame Mangga Asam Manis
(doc. Andini Harsono)

Tumis Buncis


Makanan favorit saya lainnya ala Kedai Sirih Merah adalah Asam-asam Iga. Kuah asamnya pas, Iganya empuk dan rasanya ya masakan Solo. Laksa Penang, nah ini rasanya seru. Asam, pedas, dan gurih. Saya pernah makan Laksa Penang di Melaka, Malaysia, nah rasanya sama hanya di Kedai Sirih Merah lebih pedas lagi. Suegerr..

Es Cendol
(doc. Andini Harsono)

Es Teler
(doc. Andini Harsono)

Untuk menu dessert-nya ada Es Kopyor Durian (*maaf kemarin saya tidak menyentuhmu), Es Dawet (*ini enak), Es Campur Sirih Merah (*ini top segernya) dan Es Teler (*saya gak kebagian kemarin-.-).

Atur Meeting di Kedai Sirih Merah

Selain untuk makan santai bareng keluarga, teman, kekasih atau kolega, di sini Anda juga bisa mengadakan pertemuan penting membahas kerjaan atau masa depan bersama. Perkenalan keluarga dan lamaran di sini juga boleh kok.

Kedai Sirih Merah memiliki 1 meeting room berkapasitas lebih hingga 40 orang, 3 private room dengan masing-masing ruangan memiliki warna yang berbeda yaitu Merah, Biru, dan Hijau. Saya sih suka di warna biru. Lebih adem.





Selain itu, halaman belakangnya terdapat susunan meja dan kursi lengkap dengan colokan (*tetep) jadi sambil makan bisa sambil nyari inspirasi di sini alias kerja (*maklum freelancer sering nyari kantor dadakan). Pada bagian taman belakang juga terdapat meja makan bundar dengan dekorasi gapura Cina.

Menu Spesial Ramadhan dan Idul Fitri

Kedai Sirih Merah menyajikan menu khas Ramadhan dan Idul Fitri bagi para pelanggan setianya. Jika Anda tidak sempat masak ketika Idul Fitri atau bingung membawa hantaran Lebaran, eits jangan khawatir, PAHALA (Paket Hantaran Lebaran) siap memeriahkan Idul Fitri Anda.

PAHALA

Oya kemarin saya nyicipin Sambal Goreng Kentang, Sayur Labu, Opor Ayam, Tahu dan Telor Bacem pada paket hantaran Lebaran ini. Benar-benar membuat saya berasa pulang kampung. Enaakk..

Lalu Bagaimana Soal Harga?

Jangan khawatir, jangan bimbang, jangan sedih, harganya sesuai dengan rasanya. Dan apabila Anda beruntung, Kedai Sirih Merah juga sering mengadakan program promo tertentu. Seperti paket buka puasa mulai dari Rp. 55.000,- per person Anda sudah puas menyantap menu khas Ramadhan di sini.

Tumpeng Mini
(doc. Andini Harsono)

Percayalah, sebagai pecinta kuliner seperti saya, Anda pasti juga akan puas makan di sini dan ingin balik lagi. Apabila ada yang kurang berkenan atau Anda ingin memberikan saran dan kritik, Kedai Sirih Merah terbuka untuk itu. Tentunya kritik yang membangun ya.

Harapan saya untuk Kedai Sirih Merah adalah tetap pertahankan cita rasanya, tetap jaga mutu makanannya, dan terus mencoba menu-menu baru dengan kreasi ala Kedai Sirih Merah.

Rekomendasi tepat bagi turis mancanegara yang datang ke Jakarta menikmati masakan khas Nusantara yang luar biasa kaya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Teknologi UV-C Dapat Melindungi Diri Dari Mikro-organisme

  Design by Canva Sejak menghadapi pandemi Covid-19 saya semakin memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal. Memperhatikan pola makan, istirahat, olahraga dan rutin bersih-bersih rumah. Sedikit-sedikit saya lap lantai, meja, gagang pintu dan semua benda-benda di rumah yang sering saya pegang dengan cairan disinfektan. Tujuannya supaya tidak ada virus, kuman dan bakteri yang menempel. Sekarang saya juga tambah dengan mendisinfeksi udara dalam rumah. Memang effort -nya sedikit naik, tapi demi menjaga kesehatan dan terhindar dari berbagai macam virus terutama Corona, saya rela melakukan apa saja. *senyummanis. Beberapa hari yang lalu saya mengikuti diskusi virtual dari Signify yang membahas tentang “Sinar UV-C : Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV-C yang Aman untuk Perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme.” . Dalam diskusi virtual tersebut hadir beberapa pakar sesuai bidangnya sebagai narasumber. Diskusi virtual ini diselenggarakan untuk memba

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's