Langsung ke konten utama

Chicking Ayam Top Dubai Cita Rasa Khas Timur Tengah

Chicking Indonesia - Hadir di Lulu Hypermart BSD City
(dok. Andini Harsono)

Mencicipi semua jenis makanan adalah hobi yang menyenangkan bagi saya. Dari kecil saya disuguhi dengan beragam jenis makanan Indonesia hingga western food. Masa itu sudah keren banget hehe. Namun, sayangnya tidak semua jenis makanan saya doyan, seperti pete, jengkol, duren, dan melon. Bahkan ikan pun tidak semuanya saya doyan (padahal katanya kalau tidak makan ikan akan ditenggelamkan oleh Bu Susi *lol). Seiring bertumbuh dewasa, saya memaksa diri saya untuk mencoba semua jenis makanan. Meskipun makanan yang saya tidak doyan dari kecil, sampai sekarang juga susah kalau disuruh makan itu. Tapi saya harus doyan berbagai jenis makanan seperti Chinesse Food, Korean Food, Japanese Food, Arabian Food, Indian Food, dan Asian Food pada umumnya.

Kalau tidak mencobanya, kemudian tidak mencoba untuk menyukainya akan susah ketika pergi jalan-jalan ke luar negeri. Hal ini saya alami ketika bepergian ke luar negeri. Ya meskipun masih di ASEAN saja sih, tapi kalau tidak doyan dengan makanan selain makanan Indonesia repot juga. Contohnya di Malaysia, kebanyakan yang halal food adalah makanan timur tengah atau India. Ketika berada di luar negeri dan mencari makanan halal ya pasti disuguhinya masakan timur tengah. Nasi Briyani itu sudah paling hits ketika mencari makanan halal. Ditambah Kare kambing dan roti cane. Itu sudah top banget kalau lagi melancong ke luar negeri :D

Untungnya saya suka masakan timur tengah. Rempah-rempah yang khas menambah cita rasa menjadi enak di lidah dan aman di perut. Saat ini banyak terdapat restoran timur tengah yang menyajikan menu khasnya dengan harga terjangkau dan rasa enak. Peminatnya? Jangan ditanya. Laris manis.

Chicking Ayam Top Dubai Resto di Lulu Hypermart BSD City
(dok. Andini Harsono)

Tak ingin ketinggalan momen, Chicking yang merupakan Jaringan Internasional Resto Halal dari Dubai, Uni Emirat Arab dimana telah memiliki lebih dari 100 gerai di berbagai Negara, yaitu antara lain di Dubai, Oman, India, Afghanistan, Maldives, Ivory Coast, Pakistan, Malaysia, Indonesia dan United Kingdom. Chicking Indonesia untuk pertama kalinya hadir di Royal Plaza Surabaya, Ground Floor A1-18, Jalan A. Yani 18, Surabaya dan dibuka untuk umum tanggal 19 Mei 2017 mendapat sambutan luar biasa dari warga Surabaya. Sehingga membuat Chicking Indonesia optimis untuk membuka gerai di kota-kota lainnya.

dok. Andini Harsono

dok. Andini Harsono


Di Jakarta sendiri, Chicking Indonesia resmi dibuka untuk umum tanggal 26 Oktober 2017 di Mall Basura, Jakarta Timur dan tanggal 27 Oktober 2017 dibuka di Lulu Hypermart BSD, Tangerang. Saya salah satu orang yang beruntung dimana bisa icip-icip menu jagoannya di restorannya yang Lulu Hypermart BSD sebelum restoran ini dibuka untuk umum. Horey..

Menu Pilihan Chicking yang saya cicipi yaitu :

Flaming Grilled Chicken. Dibuat dengan potongan ayam yang paling lezat, dibumbui secara halus dengan rahasia perendaman khusus hingga akhirnya dipanggang dengan sempurna. Saya mencicipinya dan saya suka karena rempah-rempahnya meresap hingga ke daging dalam. Ayamnya matang sempurna sehingga empuk.

Flaming Grilled Chicken with Chicking Rice
(dok. Andini Harsono)

Chicking Rice. Teman makan paling pas Flaming Grilled Chicken ya Chicking Rice ini. Nasinya gurih berwarna kuning dengan bentuk lonjong panjang, menggugah selera dengan rasa dan aroma rempah khas Timur Tengah. So yummy..

Chick Pops. Daging ayam tanpa tulang yang telah dipotong kecil-kecil sekali makan ini dibumbui dengan rempah harum, ramuan surgawi, dilapisi tepung roti dan tepung putih dengan bumbu Chicking klasik memiliki 2 varian rasa yaitu pedas dan biasa. Chick Pops yang saya cicipi yang pedas. Enak enak enak..

Chick Pops
(dok. Andini Harsono)

Selain menu di atas ada Big Beef Burger, Original Fried Chicken, Tandori Burger, Royal Crunchy, Royal Wrap, Crunchy Supreme, dan Tandoori Fries. Saya ingin mencoba semuanya hehe..

Daftar menunya
(dok. Andini Harsono)

Menariknya lagi, Chicking memiliki menu minuman yang unik yaitu Dubai Breeze dengan varian rasa Passion Fruit dan Green Apple. Dubai Breeze yaitu Mocktail khas Dubai yang segar dan eksotik. Saya mencicipi yang Passion Fruit, segar sekali. Bukan hanya itu, Chicking juga menyediakan Kopi Arab, Teh Arab, Kopi Latte dan Cappucino. Saya menikmati Teh Arabnya. Teh Arab ini rasanya sudah manis jadi tidak perlu ditambah gula menurut saya karena akan jadi manisss banget. Teh Arab rasanya kaya dan ada kapulaga utuh dicemplungin di situ. Kebayang dong rasanya.

Kopi Arab saya juga coba. Rasanya lebih kuat rempah-rempahnya. Teh dan Kopi Arab ini cocok untuk menghangatkan badan. Misalkan habis kehujanan atau sedang tidak enak badan (recommended).

Chicking Ayam Top dari Dubai bisa menjadi pilihan Anda pecinta kuliner untuk makan bersama orang-orang terkasih. Gerainya yang terletak di Lulu Hypermart BSD saya rasa ok untuk bersantai bersama keluarga. Untuk meeting santai sambil santap siang juga nyaman. Satu hal yang paling penting yaitu Chicking Ayam Top Dubai di Lulu Hypermart BSD tidak pelit colokan, sesuatu yang begitu berharga di zaman sekarang *lol

Diskon Diskon Diskon
(dok. Andini Harsono)


Oya, sejauh saya mencicipi makanan Timur Tengah, saya rasa baru Chicking Ayam Top Dubai yang rasanya paling pas. Masalah harga? Jangan khawatir, mulai dari Rp. 26.000,- Anda sudah bisa menikmatinya. Pada saat Grand Opening malah ada diskon sebesar 27% di tanggal 27 Oktober 2017 dan 28% di tanggal 28 Oktober 2017 yaitu menjadi Rp. 19.000,- ++ sudah termasuk paket makan minum. Maka dari itu, saya harus balik lagi ke sana untuk mencicipi semua menu pilihannya. Ada yang mau gabung?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengembangkan Sains Melalui Kalbe Junior Scientist Award 2019

Sejak diselenggarakan tahun 2011, Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) memiliki jumlah peserta hingga ribuan yang meningkat setiap tahunnya dan tercatat 1,306 karya yang masuk atau 383 berdasarkan sekolah pada tahun 2018. KJSA adalah lomba karya sains nasional untuk siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Indonesia. Tahun 2019, KJSA tampil dengan KJSA Goes Digital yang memanfaatkan unsur teknologi digital di dalamnya guna menghadapi revolusi industri 4.0.

KJSA merupakan bentuk komitmen PT Kalbe Farma Tbk untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini serta melihat permasalahan di sekitar dan mencari jawabannya.
Jenis teknologi digital yang digunakan untuk mengikuti KJSA ini tidak dibatasi. Mulai dari penggunaan alat bantu yang termasuk komputerisasi, automatisasi, programming (misalnya penggunaan tombol, sensor, remote, chip, micro-controler, micro-bit rasberry pi, dll). Pada KJSA tahun ini akan mengadakan monitoring atau pembimbingan kepada finalis terpi…

Kemchicks dan Tumpeng

Apa hubungannya Kemchicks dan Tumpeng?
Pada Sabtu, 20 Juli 2019 lalu, Kemchicks merayakan ulang tahun ke 70 hubungan diplomatik Indonesia-Amerika yang ditandai dengan pemotongan Nasi Tumpeng. Dalam tradisi masyarakat Jawa, Nasi Tumpeng dihadirkan pada peristiwa penting seperti pernikahan, ulang tahun, dan peresmian suatu tempat sebagai wujud rasa syukur.
Tumpeng adalah nasi putih/nasi kuning/nasi gurih berbentuk kerucut yang merupakan budaya masyarakat Jawa yang tertera dalam Serat Centhini. Tumpeng disebut juga dalam naskah sastra Ramayana, Arjuna Wijaya dan Kidung Hasra Wijaya sebagai hidangan dalam berbagai pesta.


Lauk pauk dalam penyajian tumpeng juga memiliki arti dimana harus ada unsur hewan darat, hewan laut dan sayur mayur. Tidak ada lauk pauk baku untuk menyertai nasi tumpeng, namun beberapa lauk yang biasa menyertai adalah perkedel, abon, kedelai goreng, telur dadar/telur goreng, timun yang dipotong melintang, dan daun seledri. Variasinya melibatkan tempe kering, serundeng, ura…

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…