Langsung ke konten utama

Aku, Kamu, #KitaSama Untuk Mewujudkan Mimpi


Penampilan Armada Band memberikan dukungan Gerakan Sosial #KitaSama
(dok. Andini Harsono)


Bulan ramadhan tahun ini terasa sungguh berbeda. Banyak kejutan yang kudapatkan. Salah satunya, aku bisa menjadi bagian dari campaign Gerakan Sosial #KitaSama yang disuarakan melalui Indonesia Bermimpi. Memang, sejak mamaku meninggal, aku berniat untuk mendedikasikan hidup pada hal-hal sosial dan berbagi sesama. Ya, meskipun aku merasa masih sangat kurang maksimal, dan masih minim sekali aku berbuat untuk mereka, namun aku berusaha terus melakukan hal sederhana untuk berbagi.

Manusia diciptakan Allah itu berbeda-beda, tapi sejatinya #KitaSama. Sama-sama makhluk Allah, memiliki kewajiban yang sama, dan menerima karunia yang sama. Hanya saja cara Allah selalu keren dalam memberikan kehidupan bagi umat-Nya. Skenario Allah selalu baik. Termasuk untuk mereka sahabat disabilitas.

Seluruh artis pendukung Gerakan Sosial #KitaSama
(dok. Andini Harsono)


Gerakan Sosial #KitaSama di-launching pada tanggal 14 Juni 2017 lalu pada momen buka puasa bersama sahabat disabilitas dan mendapatkan dukungan dari para artis seperti Armada Band, Enno Lerian, Leony dan Kak Ria Enes (#SaveLaguAnak). Tak lupa Surya Sahetapy yang kita semua tahu, dia salah satu sahabat disabilitas tuna rungu.

Indonesia Bermimpi #KitaSama

Gerakan Sosial #KitaSama adalah sebuah seruan ajakkan kepada seluruh generasi muda Indonesia untuk bersama-sama membangun ruang yang sama bersama para sahabat disabilitas agar terciptanya keadilan dan kesetaraan sosial di Indonesia. Kesamaan ini akan membangun keutuhan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan bergabung menjadi “Generasi Bermimpi” melalui pendaftaran di website www.indonesiabermimpi.org dengan hanya mengisi data diri sebagai tanda bukti bahwa telah turut berpartisipasi dalam menyuarakan gerakan sosial ini.

Memiliki 5 daily program dan 3 main program, Indonesia Bermimpi mengajak Generasi Bermimpi untuk berkontribusi nyata.

Daily Program

  1. Membeli atau menjual produk hasil karya sahabat disabilitas melalui sistem E-Commerce yang ada di dalam website IndonesiaBermimpi.org.
  2. Mempelajari Bahasa Isyarat melalui Webinar yang ada di dalam website IndonesiaBermimpi.org.
  3. Mengunduh dan menikmati serial komik inspiratif yang menceritakan dan menggambarkan kisah sahabat disabilitas yang mampu meraih mimpinya.
  4. Mengikuti tantangan Mingguan yang kami berikan dengan hadiah produk hasil karya sahabat disabilitas (Kompetisi pembuatan cerpen, dan kompetisi bahasa isyarat)
  5. Menyebarkan mimpi dari Indonesia Bermimpi melalui social media masing - masing.


Main Program

  1. Mengikuti kegiatan Lari 3K bersama sahabat disabilitas pada tanggal 3 Desember 2017 dimana bertepatan dengan Hari Disabilitas Dunia.
  2. Mengikuti kegiatan nonton film layar lebar bersama sahabat disabilitas dengan tema film gerakan #KitaSama pada awal tahun 2018.
  3. Mengikuti kegiatan konser musik Indonesia Bermimpi bersama musisi Indonesia dan sahabat disabilitas pada sekitar pertengahan tahun depan 2018.

 
Sahabat Disabilitas unjuk kemampuan menghibur tamu undangan
(dok. Andini Harsono)

Baca puisi karyanya sendiri. Keren
(dok. Andini Harsono)


Gerakan sosial #KitaSama telah mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, antara lain instansi pemerintahan, komunitas anak muda, LSM, perusahaan profesional dari industri kreatif, event organizer, production house, online marketing dan media nasional serta penggiat sosial media.

Melalui indonesiabermimpi.org aku, kamu dan kita semua bisa membantu mereka mewujudkan mimpi-mimpinya. Dengan cara register dan share apa mimpimu, apa semangatmu untuk meraih mimpi, maka kamu sudah melakukan sejuta kebaikkan.

Zikri Adyas -Partnership Director Indonesia Bermimpi bersama
tim produksi Film Indonesia Bermimpi
(dok. Andini Harsono)

Yang aku tahu, sahabat disabilitas memiliki semangat yang luar biasa dibandingkan non disabilitas. Mengagumkannya, mereka mau belajar, berlatih, berusaha, dan konsisten dalam mengejar mimpinya. Maka banyak diantara mereka menjadi seorang yang beprestasi pada bidangnya.  


Aku tertarik untuk gabung di Bioskop Bisik. Yuk barengan menikmati indahnya film bersama sahabat disabilitas dengan cara register di indonesiabermimpi.org

Kami sudah menjadi "Generasi Bermimpi"
kamu kapan?
(dok. Andini Harsono)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Antara Saya, Rasa Takut, Dan Ketinggian

Saat berada di ketinggian, saya sadar, saya bukan apa-apa Foto by kumparan.com Design by canva Pukul 03.30 pagi waktu Kuala Lumpur, saya bergegas mengantar rombongan pulang ke Jakarta dengan waktu penerbangan mereka pukul 06.20. Kami naik taksi yang sudah saya pesan malam sebelumnya agar tidak susah lagi ketika pagi-pagi buta ini. Alhamdulillah perjalanan menuju bandara lancar karena memang kami telah menginap di hotel dekat KLIA. Mereka kembali ke Jakarta, sementara saya melanjutkan perjalanan menuju Singapore. Mereka naik pesawat dari KLIA sementara saya harus pindah ke KLIA 2. Setelah membantu check-in dan memastikan mereka masuk Imigrasi, saya menuju KLIA 2 dengan menggunakan shuttle bus . Pagi masih gelap. Mata saya sudah tak mampu lagi menahan kantuk. Saya hanya tidur 1,5 jam. Sesampainya di KLIA 2, saya beli teh manis hangat dan sepotong roti untuk menghangatkan badan serta menyegarkan mata. Jadwal penerbangan saya ke Singapore pukul 08.00. Setelah selesai mengisi