Langsung ke konten utama

Fast and Furious 8 : I Love You Dom..

Sumber : wikipedia.com


Fast and Furious 8 (FF8) atau The Fate of The Furious (judul resminya) menjadi film yang ditunggu-tunggu pertengahan tahun ini. Saya termasuk salah satunya. Mengikuti cerita film ini sejak awal membuat saya menantikan cerita selanjutnya. Karena setiap filmnya menyajikan kejutan-kejutan yang menarik untuk ditonton. Saya senang sekali dengan karakter yang dibangun pada tiap tokohnya.

We are family. Yap itu yang diangkat pada film ini. Sejak Fast and Furious pertama tema kekeluargaan diangkat. Meskipun mereka itu tim kerja, teman satu geng lah yaa tapi Dom sebagai ketua tim mengajarkan bahwa mereka itu familia. Siapa yang mengganggu salah satu diantara mereka, maka semua tim harus membantu menyelesaikan masalahnya. Hubungan emosional antar anggota tim terbangun apik pada film ini.

FF8 ini agak berbeda dari Fast and Furious sebelum-sebelumnya. Dom menjadi antagonis dengan mengkhianati keluarganya atau timnya demi sebuah pekerjaan dimana timnya bingung apa pekerjaan tersebut dan apa alasan Dom melakukan hal itu. Dom rela meninggalkan keluarganya.

Film dibuka dengan keindahan Negara Kuba tempat Dom dan Letty berbulan madu. Seperti biasa, ada adegan balapan mobil (race wars) dan Dom memenangkannya. Dom menjadi seseorang yang menyenangkan diantara pembalap-pembalap di Kuba. Keindahan pantai, budaya dan udara Kuba membuat Dom dan Letty betah tinggal di sini. Namun seorang wanita merusaknya. Cipher musuh baru yang mengancam keselamatan dunia membuat tim ini kerja keras.

FF8 juga diwarnai dengan tangisan Dom saat bertemu Elena dan anak laki-lakinya bersama Dom. Saya juga ikut sedih ketika adegan ini. Saya ingat Dom dan Elena menjalin hubungan ketika Letty dikabarkan meninggal dunia yaitu pada FF5 dan Letty kembali ditemukan pada FF6. Dom kembali pada Letty atas dorongan Elena. Lalu tiba-tiba di FF8 ini mereka punya anak? Dom dan Elena punya anak waw kejutan sekali hehe..

Konflik pelik ditampilkan hampir tiap adegan pada film ini. Dengan menampilkan tokoh-tokoh musuh masa lalu yang kemudian menjadi teman menambah kekuatan tim ini. Dan masalah yang dihadapi ini diselesaikan oleh keluarga Dom pada masa lalu seperti munculnya kembali Santos dan Leo yang sering memisahkan diri ketika pekerjaan selesai, ada juga musuh masa lalu yaitu Owen Shaw yang membantu kakaknya Deckrad Shaw dalam mencegah pesawat Chiper meluncurkan nuklir. Seneng deh Jason Statham kembali berperan protagonis. Saya tidak pernah melewatkan 1 pun film Jason Statham (yang diizinkan tayang di Indonesia ya) dan begitu tahu di FF8 ini dia kembali menjadi baik, wah menambah saya semangat :D

Serunya, FF8 melibatkan ratusan mobil untuk beraksi. Mulai dari balapan di Kuba, kejar-kejaran target di Berlin, memburu Dom di New York City hingga Islandia. Mobil yang dilibatkan juga berbagai merk, lamborghini hingga tank dihadirkan dalam film ini. FF8 lebih banyak menampilkan adegan balapan jalanan sesuai dengan keinginan almarhum Brian O’Connor atau Paul Walker.

Film karya Gary F. Gray ini dirasa memiliki perpaduan film yang pas. Dramanya dapet, romantisnya dapet, actionnya dapet, humornya dapet daaann yang bikin mupeng saya tempat-tempat (Negara) eksotis sebagai perpindahan misi. Kuba, Berlin, London hingga Islandia membuat mata saya gak lepas dari layar. Fast and Furious juga menampilkan karakter dari berbagai Negara. Ada yang kulit hitam, kulit putih, dari Amerika Latin bahkan Asia.

Yang paling saya suka dari film Fast and Furious ini adalah adegan penutup selalu menggambarkan kumpul keluarga. Barbeque-an bareng dan doa sebelum menyantap makanan menjadi kebiasaan mereka setelah melakukan pekerjaan berat. So beautiful.


Meskipun tidak menghadirkan tokoh Brian dan Mia, FF8 tetap sempurna untuk dijadikan salah satu film favorit sepanjang tahun ini. Perpaduan yang pas tadi ditambah hadirnya tokoh-tokoh baru menambah kaya adegan demi adegan FF8. Siapa yang belum nonton? Hayuklah nonton sama saya :D

Komentar

  1. Baru mau nonton nih weekend ini, makasih reviewnya jd ada bayangan dikit filmnya kayak apa

    BalasHapus
  2. Fast & Furious aku suka sekali sama tim work mreka, aksi mereka. Sedih nonton yang ini. Elena harus mati. Saya sempat terpikir, bila ia tidak mati. Bagaimana jadi Dom. Keputusan apa yang harus dia buat? Disatu sisi cintanya adalah Letty. Tp Elena pernah bagian hidupnya dan beri anak. Pasti pusing tujuh keliling tuh. Belinda Kusumo Gosal www.belinda888kusumo.wordpress.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Antara Saya, Rasa Takut, Dan Ketinggian

Saat berada di ketinggian, saya sadar, saya bukan apa-apa Foto by kumparan.com Design by canva Pukul 03.30 pagi waktu Kuala Lumpur, saya bergegas mengantar rombongan pulang ke Jakarta dengan waktu penerbangan mereka pukul 06.20. Kami naik taksi yang sudah saya pesan malam sebelumnya agar tidak susah lagi ketika pagi-pagi buta ini. Alhamdulillah perjalanan menuju bandara lancar karena memang kami telah menginap di hotel dekat KLIA. Mereka kembali ke Jakarta, sementara saya melanjutkan perjalanan menuju Singapore. Mereka naik pesawat dari KLIA sementara saya harus pindah ke KLIA 2. Setelah membantu check-in dan memastikan mereka masuk Imigrasi, saya menuju KLIA 2 dengan menggunakan shuttle bus . Pagi masih gelap. Mata saya sudah tak mampu lagi menahan kantuk. Saya hanya tidur 1,5 jam. Sesampainya di KLIA 2, saya beli teh manis hangat dan sepotong roti untuk menghangatkan badan serta menyegarkan mata. Jadwal penerbangan saya ke Singapore pukul 08.00. Setelah selesai mengisi