Langsung ke konten utama

Katakan Tidak Pada Diabetes



Diabetes, satu kata yang paling saya benci. Kenapa? Karena saya berada pada lingkar keturunan penyakit ini. Eyang Putri dan Mama saya kena diabetes kering dimana apabila terjadi luka tidak sampai pendarahan banyak. Diabetes ini juga mengundang penyakit lainnya seperti jantung, darah tinggi, stroke, dan hati. Eyang Putri dan Mama saya terkena darah tinggi dan meninggal didiagnosa serangan jantung dan jantung koroner. Maka dari itu, saya sebagai keturunannya tidak mau mewarisi warisan yang tidak mengenakan ini. Sejak Mama saya dinyatakan diabetes, saya mengerem makan dan berusaha untuk menjalani hidup sehat. 

Berdasarkan data WHO tahun 2014, 90% orang dengan diabetes di seluruh dunia adalah penyandang diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan dengan gaya hidup yang tidak sehat dan sebenarnya 80% bisa dicegah. Diabetes saat ini sudah menjadi penyakit pembunuh nomor 3 di Indonesia berdasarkan data Sample Registration Survey 2014 dan data International Diabetes Federation (IDF) jumlah estimasi penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan 10 juta dengan menduduki urutan ke-7 tertinggi setelah China, India, Amerika, Brazil, Rusia dan Meksiko.

Untuk itu sebaiknya lakukan tes gula darah secara rutin/berkala agar dapat mengetahui apakah Anda terkena diabetes atau tidak. Beberapa tes bisa dilakukan untuk memperkirakan tingkat gula darah. GDS (Gula Darah Sewaktu) adalah tes darah dapat dilakukan setiap saat sepanjang hari untuk memeriksa tingkat gula darah pada titik waktu saat itu. Jika nilai GDS adalah lebih dari 200mg/dL (11,1mmol/L) darah ini mengindikasikan bahwa orang tersebut memiliki diabetes. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengecek kembali. GDP (Gula Darah Puasa) adalah menguji jumlah gula dalam aliran darah setelah seseorang tidak makan selama 8-10 jam (semalam puasa). Hal ini dilakukan sebelum sarapan. Nilai GDP lebih dari 126mg/dL (7.0mmol/L) mengindikasikan bahwa orang tersebut memiliki diabetes. Hemoglobin glikat (HbA1C) tes ini mengukur seberapa baik gula darah telah dikontrol selama 3 bulan terakhir. Jika menunjukkan HbA1C lebih dari 6,5% (47,0 mmol/mol) ini mengindikasikan diabetes. Tes lainnya adalah TTGO (Tes Toleransi Glukosa Oral) yaitu tingkat gula darah diperiksa pada saat puasa dan kemudian 2 jam setelah minum sejumlah glukosa. Ini menunjukkan bagaimana tubuh memproses glukosa. Jika nilai 2 jam lebih dari 200mg/dL (11,1 mmol/L) itu mengindikasi adanya diabetes.

Dalam memperingati Hari Kesehatan Dunia (HKS) 2016, Kementerian Kesehatan mengangkat tema "Diabetes" dengan sub tema di tingkat nasional adalah "Cegah, Obati, Lawan Diabetes." Diabetes dapat dicegah dan dilawan dengan melakukan beberapa faktor di bawah ini :
  • Mengkonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, konsumsi 5 porsi sayur dan buah setiap hari, kurangi penggunaan garam, gula dan lemak serta hindari makanan olahan/kemasan yang mengandung banyak gula dan garam.
  • Olahraga secara baik, benar, teratur dan beraktifitas fisik setiap hari.
  • Lakukan pemeriksaan gula darah secara berkala dan perhatikan berat badan.
  • Bagi yang sudah terkena diabetes, ikuti saran medis dengan minum obat secara teratur, menjaga pola makan, beraktifitas fisik dan meningkatkan kemandirian.


Ada tips dari dr. Lily, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI adalah dengan melakukan CERDIK yaitu 
  1. C : Cek kesehatan secara berkala
  2. E : Enyahkan asap rokok
  3. R : Rajin olahraga
  4. D : Diet seimbang
  5. I : Istirahat cukup
  6. K : Kelola Stress
Pengalaman saya menjadi pendamping pasien diabetes adalah pola makan yang harus benar-benar dijaga dan mengelola stress. Biasanya orang tua (Seseorang berusia lebih dari 40 tahun) selalu memiliki keinginan terpendam atau beban terpendam terhadap keluarga alias masalah keluarga. Karena saya dari keluarga Jawa dimana hampir semua masakan yang dibuat itu manis-manis, saya satu-satunya anggota keluarga yang tidak suka manis. Saat ini saya sedang mendisiplinkan diri sendiri untuk teratur makan buah dan sayur. 50% porsi makan kita harus terdiri dari buah dan sayur. Kurangi nasi bisa menjadi salah satu cara mengurangi gula yang kita konsumsi. Aktifitas fisik dengan senang berjalan kaki berapapun jauhnya menjadi pilihan saya apabila tidak bisa berolahraga seperti biasa. Berusaha untuk hidup dengan legowo dan istirahat yang cukup juga sedang saya kelola.

Diabetes dapat dicegah, dapat diobati dan dapat kita lawan dengan menjalani pola hidup sehat. Bukan hanya diabetes saja yang harus kita cegah dan lawan, tapi semua penyakit yang ada harus kita cegah. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? 

Jangan sungkan untuk datang memeriksakan kesehatan diri sendiri. Pemerintah sudah memberikan fasilitas kesehatan lengkap dan sangat mudah. Mari kita dukung bersama untuk menuju Indonesia yang sehat.


Sumber dan data :
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
#LawanDiabetes #HKS2016

Komentar

  1. Ooo..ok..cerdik.. Cek kesehatan berkala, enyahkan rokok, rajin olahraga, diet seimbang,istirahat cukup dan kelola stress.. Sepakat...trims infonya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat Bapak Kornelius Ginting.. :)

      Hapus
    2. Hari ini saya ingin mengunkapkan tentang perjalanan hidup saya,karna masalah ekonomi saya selalu dililit hutang bahkan perusahaan yang dulunya saya pernah bagun kini semuanya akan disitah oleh pihak bank,saya sudah berusaha kesana kemari untuk mencari uang agar perusahaan saya tidak jadi disitah oleh pihak bank dan akhirnya saya nekat untuk mendatangi paranormal yang terkenal bahkan saya pernah mengikuti penggandaan uang dimaskanjeng dan itupun juga tidak ada hasil yang memuaskan dan saya hampir putus asa,,akhirnya ketidak segajaan saya mendengar cerita orang orang bahwa ada paranormal yang terkenal bisa mengeluarkan uang ghaib atau sejenisnya pesugihan putih yang namanya Mbah Rawa Gumpala,,,akhirnya saya mencoba menhubungi beliau dan alhamdulillah dengan senan hati beliau mau membantu saya untuk mengeluarkan pesugihan uang ghaibnya sebesar 10 M saya sangat bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala berkat bantuannya semua masalah saya bisa teratasi dan semua hutang2 saya juga sudah pada lunas semua,,bagi anda yang ingin seperti saya dan ingin dibabtu sama Mbah silahkan hubungi 085 316 106 111 saya sengaja menulis pesan ini dan mempostin di semua tempat agar anda semua tau kalau ada paranormal yang bisah dipercaya dan bisa diandalkan,bagi teman teman yang menemukan situs ini tolong disebar luaskan agar orang orang juga bisa tau klau ada dukun sakti yg bisa membantuh mengatasi semua masalah anda1.untuk lebih lengkapnya buka saja blok Mbah karna didalam bloknya semuanya sudah dijelaskan PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

      Hapus
  2. Mencegah lebih baik daripada mengobati.
    Segera periksakan sejak dini ya, jangan tunggu sampai parah dulu ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yak betul Mba Okti Li. Jangan tunggu sampai parah :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…

Film 99 Nama Cinta : Antara Ambisi dan Cinta

Siapa yang tak mengenal Acha Septriasa? Aktris yang kini tinggal di Australia kembali membintangi film berjudul 99 Nama Cinta pasca melahirkan. Berperan sebagai Talia seorang presenter sekaligus produser dalam program TV-nya sendiri yaitu acara gosip membuat ia jarang sekali ada waktu untuk Ibunya yang diperankan oleh Ira Wibowo apalagi mencari pasangan. Talia mengejar karir hingga ia melejit di dunia infotainment dan dikenal banyak orang. Namun, hidupnya berubah setelah bertemu dengan Kiblat (Deva Mahenra), ustaz muda yang muncul tiba-tiba untuk memberikan pelajaran agama sesuai wasiat almarhum ayah Talia. Namun siapa sangka, sejak pertemuan itu, karir Talia merosot jatuh gara-gara kesalahan kecil, tapi Kiblat ada untuk selalu mendukungnya hingga Talia mampu kembali bangkit dan menghadapi masalahnya.

Talia dan Kiblat yang sebenarnya merupakan teman kecil terlihat malu-malu saat bertemu kembali. Kiblat yang berniat tulus mengajari Talia mengaji mendapat penolakan dari Talia hingga timb…

Pimpinan Baru XL Axiata Regional Jabodetabek, Kalbar, Kaltim dan Kaltara

Seiring dengan perkembangan dunia telekomunikasi yang semakin pesat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berusaha memberikan yang terbaik sesuai ekspetasi pelanggan dan sekaligus meningkatkan performa bisnis telekomunikasi dan data dengan melakukan salah satu upaya yaitu rotasi pimpinan tertinggi di lingkup regional. Mulai tanggal 1 Oktober 2019, Francky Rinaldo Pakpahan menjabat Region Group Head Jabodetabek menggantikan Bambang Parikesit yang telah menjabat sejak Maret 2016 dan mendapat tugas baru di Region East.
Regional Jabodetabek merupakan wilayah yang memiliki pasar besar, bahwasanya terdapat 6 provinsi besar yang juga menjadi fokus pemerintah dalam upaya peningkatan perekonomian daerah, diantaranya Provinsi DKI Jakarta, Banten, sebagian wilayah Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.


Teritori Regional Jabodetabek memiliki dua wilayah yang menjadi fokus pemerintah yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kedua wilayah terse…