Langsung ke konten utama

Miao Mi Saluran Mandarin untuk Anak Indonesia

Belajar bahasa Mandarin tentunya sangat sulit daripada belajar bahasa Inggris. Karena terdapat 10.000 kata lebih untuk dihafalkan. Tulisan Mandarin pun rumit. Tetapi menghadapi ekonomi ASEAN sekarang ini bahasa Mandarin sangat diperlukan untuk perkembangan perdagangan atau bisnis dunia. Karena sebagaian pengusaha berasal dari negeri China. Untuk PT MNC Sky Vision menghadirkan saluran Mandarin Anak Miao Mi di Indonesia. Sebagai saluran televisi yang mengedepankan pendidikan bukan saja hiburan, Miao Mi adalah langkah nyata MNC Sky Vision dalam menjaga komitmen terhadap semua pelanggannya. Jadi Miao Mi bisa menjadi program tontonan berkualitas bagi anak-anak terutama dalam hal belajar bahasa Mandarin. 

“Kami menyambut gembira kehadiran Miao Mi di platform kami, dimana anak-anak dapat menikmati konten Mandarin terbaik yang mendidik dan menghibur. Kami berharap, melalui saluran ini, anak-anak Indonesia dapat belajar Bahasa Mandarin dengan cara menyenangkan dan menghibur,” ujar Yudha Wibawa, Deputy CEO & Managing Director, PT. MNC Skyvision, Tbk.

Seluruh program Miao Mi disajikan dalam bahasa Mandarin dan juga bahasa Indonesia untuk anak-anak berusia 3 - 6 tahun dengan sajian yang menghibur sekaligus mendidik. Program-program Miao Mi tersebut diantaranya :

  1. Miao Mi Classroom hadir setiap hari selama 20 menit. Melalui flash card menarik, animasi, musik, video, dan lagu-lagu mudah diingat mengajarkan dasar-dasar kata Mandarin agar dapat lebih mudah dipelajari dan diingat oleh anak-anak setiap hari.
  2. Bellbug Popo, Senin-Jumat pukul 05:40 dan 14:40 WIB menceritakan tentang seekor bayi bell bug yang menggemaskan bernama Popo yang berpetualang menyenangkan bersama teman-temannya.
  3. Star Babies, Senin-Jumat pukul 05:20 dan 14:20 WIB, tayangan ini mengajarkan untuk memupuk kebaikan dan nilai sosial, serta berpikir kreatif untuk mengatasi kesulitan dan kekurangan masing-masing
Acara Launching Miao Mi di Lotte Avenue Jakarta (Dok: Panitia Miao Mi)

Pada acara launching Saluran Mandarin Anak Miao Mi hadir pula Selebriti sekaligus Ibu Rumah Tangga Melissa Karim. Sebagai seorang Ibu yang bekerja, Melissa sangat memperhatikan tontonan anaknya Jazz yang berusia 4,5 tahun. Dia tidak membatasi Jazz nonton TV melainkan dia memilihkan tontonan TV mana yang sesuai dengan usia Jazz saat ini. Keinginannya sejak kecil ingin sekali bisa bahasa Mandarin tidak tercapai sampai saat ini, maka dia berharap Miao Mi dapat membantu buah hatinya agar dapat lancar bahasa Mandarin dengan cara menyenangkan. "Tiap 20 menit Miao Mi Classroom Jazz sudah mampu menghafal 2 kata, itu sungguh luar biasa." ujar Melissa Karim. Dia juga menambahkan bahwa bahasa Mandarin akan menjadi bahasa komunikasi kedua di dunia setelah bahasa Inggris sekarang ini maka wajib bagi para orang tua untuk lebih memperhatikan buah hatinya dalam hal belajar bahasa Mandarin. Melissa berharap melalui Miao Mi akan sangat membantu para orang tua untuk memberikan tontonan baik, mendidik, sekaligus menghibur bagi anak-anaknya.

Melissa Karim (Dok : Panitia Miao Mi)
Miao Mi sendiri berarti Wonderful yaitu luar biasa. Artinya seluruh tayangannya luar biasa untuk kemajuan anak-anak di Indonesia, Asia dan dunia. Miao Mi mengambil Kucing sebagai simbolnya supaya bisa dikenal dekat dengan anak-anak dengan kelucuannya. Maka dari itu jangan tunda lagi untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita dengan memberikan suguhan luar biasa seperti Miao Mi ini.

Miao Mi Cup Cakes (Dok : Pribadi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Antara Saya, Rasa Takut, Dan Ketinggian

Saat berada di ketinggian, saya sadar, saya bukan apa-apa Foto by kumparan.com Design by canva Pukul 03.30 pagi waktu Kuala Lumpur, saya bergegas mengantar rombongan pulang ke Jakarta dengan waktu penerbangan mereka pukul 06.20. Kami naik taksi yang sudah saya pesan malam sebelumnya agar tidak susah lagi ketika pagi-pagi buta ini. Alhamdulillah perjalanan menuju bandara lancar karena memang kami telah menginap di hotel dekat KLIA. Mereka kembali ke Jakarta, sementara saya melanjutkan perjalanan menuju Singapore. Mereka naik pesawat dari KLIA sementara saya harus pindah ke KLIA 2. Setelah membantu check-in dan memastikan mereka masuk Imigrasi, saya menuju KLIA 2 dengan menggunakan shuttle bus . Pagi masih gelap. Mata saya sudah tak mampu lagi menahan kantuk. Saya hanya tidur 1,5 jam. Sesampainya di KLIA 2, saya beli teh manis hangat dan sepotong roti untuk menghangatkan badan serta menyegarkan mata. Jadwal penerbangan saya ke Singapore pukul 08.00. Setelah selesai mengisi