Langsung ke konten utama

Daging Asap BBQ Khas Texas, Kini Hadir di Indonesia

Anda penggemar BBQ? Suka BBQ-an di rumah? Lalu membayangkan makan-makan di Texas?
Jangan sedih, sekarang kita bisa menikmati Daging Asap BBQ khas Texas di Jakarta dengan nuansa Texas pula. Konsep ini ditawarkan oleh Ersons Food yaitu Holy Smokes merupakan gagasan kreatif dari Albert Wijaya sang Chef sekaligus pemilik Ersons Food. 

Holy Smokes merupakan destinasi kuliner BBQ ala Texas dengan metode masak dengan menggunakan pengasapan kayu. Lalu dagingnya di-smoke selama 14 jam agar nutrisinya tidak hilang. Selain daging, resto ini menyajikan menu ayam juga. Dengan alur self-service akan memudahkan setiap pengunjung untuk menikmati makan di resto ini. Sedikit saya beri gambaran ya untuk pemesanan di Holy Smokes ini. Pengunjung datang di area yang sudah disediakan, pesan di kasir, lalu pengunjung akan diberikan alat seperti pager yang akan berbunyi ketika pesanan Anda telah siap. Lalu Anda bertugas mengambilnya sendiri di counter "Pick Up Here" dan Anda akan terbang menikmati tiap gigitan BBQ Holy Smokes. Ditambah dengan Hot Smoky BBQ Sauce akan menambah citra rasa. Seru kan?

Pengunjung Antri saat melakukan pemesanan

Counter Pemesanan

Suasana Self-Service

Pelayanan Yang Baik dan Ramah

Counter Pick Up Here

Intip dapurnya

Suasana Holy Smoke

Pager dan Sauce Holy Smoke

Menu Andalan Holy Smokes adalah :

  • Smoky Beef Brisket, disajikan dalam bentuk irisan dan terdiri dari potongan bagian daging yang ramping. Dengan teknik pengasapan 14 jam menjadikan Beef Brisket yang kenyal ini meleleh di dalam mulut.
  • Southern Style Beef Ribs, Iga belakang sapi dengan dimasak selama 4 jam.
  • Texas Short Ribs, menu daging iga pendek dengan ketebalan dan marmer yang diasapi secara konsisten selama  6 jam pada suhu rendah sehingga menghasilkan daging yang lembut dari semua iga lainnya.
  • Onion Straws, side dish terbuat dari bawang yang diiris tipis membentuk sedotan dan digoreng renyah sehingga menciptakan tekstur gurih dan garing, disajikan dengan bumbu andalan.








Chef Albert Wijaya

Alat Pengasapnya

Menu yang disajikan


Harga yang dipatok oleh Holy Smokes berkisar antara Rp. 88.000,- untuk 2 iris briket, hingga Rp. 278.000 untuk 3 potong Southern Style Beef Ribs. Holy Smokes menawarkan rangkaian menu daging sapi dan ayam. Menu utama yang ditawarkan adalah Smoky Beef Brisket, Southern Ribs Style Beef, Texas Short Ribs, BBQ Chicken, Pulled Brisket Sandwich, Brisket&Ribs Combo, Chicken&Brisket Combo, dan Chicken&Ribs Combo. Untuk menu pendukungnya adalah Onion Straw dan BBQ Chicken Salad, baked beans, mac&cheese, macaroni salad, green salad, coleslaw, homecut fries, dan corn.

Anda dapat segera mencicipi menu lezat ini di Holy Smokes, Jl. Wolter Monginsidi No. 27, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12180.

Saya sudah pernah mencicipinya dan akan mengagendakan waktu untuk mencicipi menu lainnya serta menikmati suasana Texas di Holy Smokes ;)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Sejarah Melalui Drama Kolosal Fatahillah

Belajar sejarah bagi sebagian orang memang membosankan, termasuk saya. Waktu saya duduk di bangku SMP dimana diminta memperdalam sejarah mulai dari masa kerajaan hingga Indonesia merdeka adalah tantangan yang cukup berat. Pasalnya saya pusing membaca buku-buku tebal ditambah guru yang bercerita panjang seakan meninabobokan saya ketika di kelas. Namun, seiring bertambahnya umur, saya menjadi tertarik belajar kembali tentang sejarah Indonesia. Saya menyesal, saya melewatkan pelajaran sejarah ketika sekolah dulu dan kini saya harus mengulang hampir seluruhnya.
Beruntung, semakin kesini jaman sudah canggih. Saya tinggal ketika kata kunci dan google mencarikan berbagai informasinya untuk saya. Akan tetapi saya lebih suka mencari informasi dengan pakar sejarah atau mengunjungi langsung situs-situs sejarah yang masih ada. Sejarah juga erat kaitannya dengan budaya, maka jika saya sedang bepetualang, saya mengutamakan mengunjungi tempat-tempat yang mengandung unsur sejarah dan budayanya. Dengan…

Film 99 Nama Cinta : Antara Ambisi dan Cinta

Siapa yang tak mengenal Acha Septriasa? Aktris yang kini tinggal di Australia kembali membintangi film berjudul 99 Nama Cinta pasca melahirkan. Berperan sebagai Talia seorang presenter sekaligus produser dalam program TV-nya sendiri yaitu acara gosip membuat ia jarang sekali ada waktu untuk Ibunya yang diperankan oleh Ira Wibowo apalagi mencari pasangan. Talia mengejar karir hingga ia melejit di dunia infotainment dan dikenal banyak orang. Namun, hidupnya berubah setelah bertemu dengan Kiblat (Deva Mahenra), ustaz muda yang muncul tiba-tiba untuk memberikan pelajaran agama sesuai wasiat almarhum ayah Talia. Namun siapa sangka, sejak pertemuan itu, karir Talia merosot jatuh gara-gara kesalahan kecil, tapi Kiblat ada untuk selalu mendukungnya hingga Talia mampu kembali bangkit dan menghadapi masalahnya.

Talia dan Kiblat yang sebenarnya merupakan teman kecil terlihat malu-malu saat bertemu kembali. Kiblat yang berniat tulus mengajari Talia mengaji mendapat penolakan dari Talia hingga timb…

Pimpinan Baru XL Axiata Regional Jabodetabek, Kalbar, Kaltim dan Kaltara

Seiring dengan perkembangan dunia telekomunikasi yang semakin pesat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berusaha memberikan yang terbaik sesuai ekspetasi pelanggan dan sekaligus meningkatkan performa bisnis telekomunikasi dan data dengan melakukan salah satu upaya yaitu rotasi pimpinan tertinggi di lingkup regional. Mulai tanggal 1 Oktober 2019, Francky Rinaldo Pakpahan menjabat Region Group Head Jabodetabek menggantikan Bambang Parikesit yang telah menjabat sejak Maret 2016 dan mendapat tugas baru di Region East.
Regional Jabodetabek merupakan wilayah yang memiliki pasar besar, bahwasanya terdapat 6 provinsi besar yang juga menjadi fokus pemerintah dalam upaya peningkatan perekonomian daerah, diantaranya Provinsi DKI Jakarta, Banten, sebagian wilayah Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.


Teritori Regional Jabodetabek memiliki dua wilayah yang menjadi fokus pemerintah yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kedua wilayah terse…