Langsung ke konten utama

Soto Padang Wong Kito Summarecon Bekasi

Tanggal 11 Oktober 2014 hari Sabtu kemarin, saya dan beberapa teman lain mendapat tugas misi penggerebekan dari KPK ( Kompasianer Penggila Kuliner ) di Summarecon Mal Bekasi. Disana sedang ada acara Festival Kuliner Wong Kito. Cihuy masakan Sumatera Selatan. Begitu sampai sana, liat jembatan ampera yang menghiasi lokasi acara sehingga menambah manis dekorasinya :)

Soto Padang? Lah kan katanya Wong Kito, kok ada Soto Padang? Oh ternyata selain masakan dari Sumatera Selatan ada juga dari sumatera lainnya seperti Padang dan juga ada masakan Jawanya lhoh. Sunda juga ada. Komplit plit plit disini.. Berhubung sudah 2 hari tidak makan nasi, maka saya memilih mencicipi masakan yang ada menu nasinya. Soto Padang. Belum pernah makan juga plus laper.

Soto Padang ( foto dari Dian Kelana )
Bedanya dengan soto yang lain, soto padang kuahnya bening, didalamnya ada irisan daging yang digoreng kering ( seperti dendeng gitu ) terus ada perkedelnya dan di campur kerupuk warna warni. Rasanya aduhaaayy.. Enak disantap dikala panas. Tapi sayang nasi yang saya rindukan harus keras disoto ini. Cuma apapun yang terjadi saya tetap menghabiskannya :D

Beginilah Penampakan Saya Ketika Menyantap Soto Padang :D ( dok. admin KPK )

Perjalanan panjang menuju Bekasi di tengah kemacetan terbayarkan oleh kenikmatan Soto Padang. Masih banyak makanan lain yang harusnya bisa saya coba, tapi tiba - tiba saya lemas teringat almh Mama. Mamaku hobi makan tiap ada makanan banyak begitu beliau selalu antusias untuk menggerebek. Semoga engkau bisa turut bahagia ketika anakmu ini bertemu nasi kembali :)

Salam AH :)

Komentar

  1. Lho, koq nulisnya di blog pribadi, bukannya harus di Kompasiana ?

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Karantina Membawaku Pada Law Of Attraction

The Law Of Attraction Doc. Andini Harsono Badai Covid-19 tiba-tiba menyerang sejak awal tahun 2020 dan hadir di Indonesia sejak awal Maret 2020 membuat banyak sekali dampak, termasuk perubahan pola hidup bagi banyak orang. Tak terkecuali saya. Seperti dikejutkan dari mimpi indah, saya masih belum percaya bahwa virus itu bisa membawa perubahan drastis bagi kehidupan manusia. Sungguh, saya tidak menyangka bahwa pengaruhnya sedahsyat ini. Di samping kita harus berjuang melawan virus agar tidak hinggap di diri sendiri, kita juga harus bertahan di tengah situasi penuh dengan ketidakpastian seperti sekarang ini. Apa yang dialami masing-masing orang pasti berbeda-beda selama adanya Covid-19 ini. Tapi saya berharap apapun perubahannya adalah perubahan positif untuk kebaikan di masa depan. Aamiin. Saya memperhatikan kebiasaan orang-orang di sekitar bahwa mereka telah mulai terbiasa dengan bekerja dari rumah, belanja dari rumah, semua pekerjaan dilakukan online bahkan ada yang me

Film Buku Harianku : Film Untuk Semua Umur

Official Poster Film Buku Harianku Doc. IG @film.buku.harianku Sudah lama saya tidak nonton film bertemakan keluarga. Film keluarga dengan cerita ringan namun menghibur. Nah, Film Buku Harianku hadir menjadi penawar rindu film keluarga yang menyenangkan. Film Buku Harianku menampilkan artis cilik Kila dan Widuri dengan perannya masing-masing yang memukau. Slamet Raharjo hadir memperkuat cerita dalam film ini sebagai Kakek Kila yang tegas namun penyayang. Widi Mulya, Dwi Sasono dan Ence Bagus melengkapi suasana keluarga pada Film Buku Harianku. Dengan mengambil latar suasana pedesaan di Jawa Barat, menjadikan Film Buku Harianku tidak membosankan. Dikemas dengan nyanyian dan tarian dari Kila CS, sungguh menghibur. Ya, ini bukan film anak-anak tapi ini film semua umur yang asyik ditonton bareng keluarga atau teman-teman. Pemain, Produser, Sutradara dan Penata Musik Film Buku Harianku Doc. Andini Harsono Disutradari oleh Angling Sagaran, diproduksi oleh BRO's

Teknologi UV-C Dapat Melindungi Diri Dari Mikro-organisme

  Design by Canva Sejak menghadapi pandemi Covid-19 saya semakin memperhatikan kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal. Memperhatikan pola makan, istirahat, olahraga dan rutin bersih-bersih rumah. Sedikit-sedikit saya lap lantai, meja, gagang pintu dan semua benda-benda di rumah yang sering saya pegang dengan cairan disinfektan. Tujuannya supaya tidak ada virus, kuman dan bakteri yang menempel. Sekarang saya juga tambah dengan mendisinfeksi udara dalam rumah. Memang effort -nya sedikit naik, tapi demi menjaga kesehatan dan terhindar dari berbagai macam virus terutama Corona, saya rela melakukan apa saja. *senyummanis. Beberapa hari yang lalu saya mengikuti diskusi virtual dari Signify yang membahas tentang “Sinar UV-C : Kawan atau Lawan? Pemanfaatan Teknologi UV-C yang Aman untuk Perlindungan Masyarakat dari Mikro-organisme.” . Dalam diskusi virtual tersebut hadir beberapa pakar sesuai bidangnya sebagai narasumber. Diskusi virtual ini diselenggarakan untuk memba