Langsung ke konten utama

Putus Rantai Penularan Kaki Gajah Dengan POPM

Tidak ada alasan untuk tidak minum obat
Doc : Andini Harsono

Tahukah Anda kalau Kaki Gajah merupakan penyakit cacat permanen?

Saya selalu merinding ketika mendengar 'Kaki Gajah'. Jadi saya mencari tahu bagaimana cara mencegahnya. Hal yang membuat saya semakin kepo tentang upaya pencegahannya karena penyakit ini menyebabkan cacat permanen. Sudah terbayang kan bagaimana tersiksanya ketika hal itu terjadi?

Bulan Oktober merupakan bulan eliminasi Kaki Gajah yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah untuk minum obat pencegah penyakit kaki gajah serentak di seluruh daerah endemik di Indonesia. Upaya ini dilakukan setahun sekali selama 5 tahun bagi mereka yang tinggal di daerah endemik. 

Apa Itu Kaki Gajah atau Filariasis?

Kaki Gajah atau Filariasis merupakan penyakit menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan melalui nyamuk. Hmm makin benci saya sama nyamuk :(

Doc : Andini Harsono

Mungkin perlu diingat bahwa Filariasis menyebabkan cacat permanen sehingga dapat menghambat kehidupan sosial yang berdampak pada penurunan ekonomi. Maka dari itu, diharuskan bagi masyarakat di daerah endemik yang belum terkena Filariasis untuk minum obat pada program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) yang dilaksanakan setiap bulan Oktober. 

Bagaimana Upaya Pencegahan Filariasis?

Hal yang termudah adalah pencegah digigit nyamuk. Kebersihan lingkungan yang utama, tidur menggunakan lotion anti nyamuk dan kelambu, penyemprotan nyamuk secara berkala dan membasmi sarang nyamuk. 

Selain itu, minum obat dalam program POPM. Penting dilakukan bagi mereka yang belum terkena karena cacing filaria hidup di orang sehat. Obat ini bekerja untuk membunuh cacing filaria. 

Doc : Andini Harsono

Sangat sulit untuk mengetahui seseorang terkena Filariasis karena gejalanya sangat umum. Sehingga minum obat bagi yang sehat sangat dianjurkan.

Penyakit Kaki Gajah Jangan Dikucilkan

Filariasis memberikan dampak yang luar biasa bagi si pasien. Pembekakan yang terjadi pada bagian tubuh tertentu menyebabkannya sulit beraktivitas seperti biasa. Sehingga terjadi penurunan ekonomi bagi keluarganya karena tidak bekerja.

Sedihnya lagi, pasien seringkali dikucilkan di masyarakat sekitarnya karena dianggap menularkan penyakitnya. Padahal penularan Filariasis melalui gigitan nyamuk tidak berkontak langsung. Maka dari itu, untuk mencegah penularannya minum obat setiap bulan Oktober selama 5 tahun berturut-turut tanpa putus.

Obat tersebut membunuh cacing yang bersarang di tubuh orang sehat yang nantinya akan bisa ditularkan oleh nyamuk.

Obat pencegah Filariasis diminum sesudah makan dan diminum langsung di depan petugas supaya tidak ada yang menolak. Efek samping setelah minum obat bisa terjadi mual, muntah, pusing dan mengantuk. Tapi semua itu akan hilang dengan sendirinya.

Di Jakarta tidak ada POPM karena sudah terbebas dari Kaki Gajah. Namun bukan berarti kita tidak berperan dalam upaya mencegahannya. Basmi sarang nyamuk hal yang utama agar Filariasis tidak menular dan tersebar kemana-mana.

Upaya ini harusnya mendapat dukungan dari semua masyarakat tanpa terkecuali. POPM diharapkan mampu mengeliminasi Kaki Gajah pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Tular Vektor dan Zoonotik, Kementerian Kesehatan RI dan Prof. Dr. Dra. Taniawati Supali, Anggota National Task Force Filariasis pada temu Blogger Senin kemarin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…