Langsung ke konten utama

Co-Learning : Gaya Belajar Kekinian di Step Up Learning Hub


Step Up Learning Hub - BSD
doc : Andini Harsono


Co-learning, istilah ini kami sematkan saat menginjakkan kaki pertama kali ke Step Up yang berlokasi di Jalan Pahlawan Seribu 100C, Lt. 1, BSD, Tangerang Selatan ini. Ya, saya dan beberapa rekan blogger berkesempatan untuk silaturahmi dan mengenal lebih dekat apa sih Step Up itu?

Berbeda dengan bimbingan belajar lainnya, Step Up Learning Hub mengusung gaya kekinian dalam belajar bagi para pelajar zaman now. Tempat lesnya didesain sedemikian cantiknya mirip dengan gaya co-working bagi freelancer yang sedang menjamur sekarang ini. Harapannya, murid-murid yang belajar di sini betah dan merasa belajar di rumah.

Dengan didampingi para pengajar profesional terakreditasi, Step Up memberi solusi bagi orang tua yang galau ketika anak-anaknya lebih sibuk daripadanya dengan tugas sekolah yang semakin ke sini semakin banyak. Di era digital, tugas sekolah bukan hanya sekedar menjawab pertanyaan pada PR namun ada penelitian hingga menyusun makalah. Tugas mereka pun tidak jarang yang harus dikerjakan secara kelompok. Hal ini tentunya berdampak pada pemilihan tempat yang nyaman untuk mereka mengerjakan tugas-tugasnya.

CO-LEARNING STEP UP SOLUSI BAGI MURID MENYELESAIKAN TUGASNYA

Banyak pelajar yang saat ini gemar mengerjakan tugasnya di luar rumah seperti di coffee shop, restoran atau taman. Tentunya masing-masing tempat ada kekurangan dan kelebihannya. Tempat yang nyaman, inilah yang mereka cari dalam menyelesaikan tugas-tugasnya.

doc : Andini Harsono

Step Up memilih 3 ruangan belajar untuk group berisi hingga 15 orang, 4 ruangan belajar untuk semi private berisi 3-4 orang dan 3 ruang private dimana hanya ada 1 guru 1 murid. Paket belajarnya meliputi Mathematics, English and Sains.

Group Room - Step Up
doc : Andini Harsono


Semi Private Room - Step Up
doc : Andini Harsono

Private Room - Step Up
doc : Hermini Yuliawati

Step Up juga memiliki library, lounge, kitchen, dan outdoor lounge bagi murid-murid yang masih ingin belajar atau menyelesaikan tugas lainnya sebelum pulang ke rumah. Apabila mereka ada kesulitan dalam mengerjakannya, maka para pengajar Step Up siap membantu.

Step Up merupakan bagian dari Sampoerna Schools System yang mengedepankan sistem pendidikan terpadu untuk masa depan generasi muda di Indonesia.

Step Up memilih gaya modern dalam menjalankan program-program bimbingan belajar dengan harapan lebih meningkatkan kompetensi akademik pelajar jenjang SD hingga SMA agar memenuhi standar internasional dengan disampaikan secara personal, menyenangkan, dan interaktif oleh para pengajar/coach profesional yang terakreditasi.

STEP UP X THE PRINCETON REVIEW

Semakin hari semakin meningkat minat pelajar Indonesia untuk dapat melanjutkan kuliah di luar negeri. Banyak pula orang tua yang mendorong anaknya agar bisa melanjutkan sekolah ke luar negeri untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang lebih baik dan meningkatkan daya saing dalam mendapatkan pekerjaan di masa depan.

Amerika Serikat adalah Negara yang memiliki peminat terbesar pelajar Indonesia melanjutkan kuliah di sana. Tapi banyak juga yang ingin melanjutkan kuliah di Eropa.

The Princeton Review yang merupakan perusahaan jasa penerimaan perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat bekerjasama dengan Step Up untuk menyiapkan para murid yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri, khususnya Amerika Serikat.

Michael Gamerl - The Princeton Review
doc : Andini Harsono

Michael Gamerl menuturkan ada beberapa hal penting yang harus dipersiapkan murid agar lolos tes di universitas yang diimpikan. GPA, Extracurricular, Essay, Letter of Recomendation, and SAT/Toefl adalah hal penting tersebut. The Princeton Review dan Step Up siap membantu para murid untuk mencapai mimpinya melanjutkan kuliah di luar negeri dengan memberi bimbingan belajar bertaraf international.

Kerjasama antara The Princeton Review dan Step Up merupakan salah satu dari tiga program Step Up yaitu University Preparation akan mengadopsi kurikulum The Princeton Review untuk program persiapan SAT dan TOEFL. Para coach dari Step Up yang telah bersertifikasi Cambrigde Assessment International Education dan/atau International Baccalaureate juga difasilitasi dengan pelatihan dan sertifikasi khusus dari The Princeton Review demi meningkatkan kualitas mereka.

Saya sepakat dalam hal pendidikan putra putri harus dipersiapkan sedini mungkin dan sebaik mungkin agar masa depan mereka lebih baik. Wah, saya jadi semakin termotivasi untuk melanjutkan S2 di luar negeri nih. Semoga teman-teman yang membaca artikel saya ini juga ya.. :)


Tuntutlah Ilmu Hingga Ke Negeri Cina
doc : Andini Harsono

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cegah Obesitas Dengan Pola Hidup Sehat

"Setengah dari porsi makanmu harus komposisi buah dan sayur." kata dr. Lily Sulistyowati, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI yang selalu terngiang dalam telinga saya. Sejak itulah saya selalu berusaha menjalankannya setiap hari. Minimal konsumsi buah dan sayur menjadi menu wajib makan siang saya. Meskipun masih jauh dari ideal, namun saya berusaha mengubah pola hidup saya diawali dengan mengubah makanan yang saya makan.
Saya terlahir dari keluarga "besar" artinya gemuk-gemuk. Keluarga saya juga kompakan mengidap diabetes dan darah tinggi. Maka dari itu saya beresiko terkena penyakit tersebut. Salah satu penyebabnya karena berat badan yang berlebih akibat makan yang mungkin tidak terkontrol. Ditambah jarang berolahraga atau memang bawaan. Entahlah, yang jelas saya ingin mengubah pola hidup saya menjadi lebih sehat karena saya ingin menikmati hidup hingga 1000 tahun lamanya (maap lebay dikit hehe)
World Obesity Day p…

Membuka Jalan Rezeki Dengan Syukur

Belajarlah untuk percaya kepada-Ku. Rencana-Ku padamu lebih baik daripada rencanamu sendiri. Yakinlah bahwa Aku selalu baik. Yakinlah segala usahamu pasti sukses. Belajarlah untuk selalu bersyukur atas apa pun yang terjadi, Karena semua akan indah pada waktunya. (Aplikasi Pencari Rezeki – hal. 153)
Yap, saya sepakat dengan quote di atas yang saya kutip dari buku berjudul Aplikasi Pencari Rezeki karya Wusda Hetsa dan Achi TM yang baru selesai saya baca. Ketika seseorang yakin terhadap Allah SWT, maka semua urusan di dunia ini akan terasa ringan. Cobaan demi cobaan akan dilalui dengan suka cita karena Allah menjanjikan akan ada 2 kemudahan dibalik 1 kesulitan, dan saya sudah sering membuktikan hal itu.
Namun, kadar keyakinan (keimanan dalam Islam) bisa naik turun. Saya pun mengalaminya. Sebagai manusia biasa, tentunya saya pernah merasa apa yang diberikan Allah tidak sesuai dengan keinginan saya. Sedangkan saya lupa bahwa Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk umat-Nya, termasuk saya.
Buku…

Senja Bercerita Tentang

Senja kuakhiri dengan ucapan syukur karena ALLAH begitu banyak memberikan kenikmatan untukku.
Kulangkahkan kaki menyusuri jalanan basah setelah diguyur hujan, dan kusempat menghentikan langkah ketika melihat sebuah papan iklan berfotokan seorang laki-laki. Sepertinya aku mengenal laki-laki itu.
Sepersekian detik aku coba mengingatnya, dan ternyata itu kamu, teman baikku sejak 5 tahun lalu. Namun, kami putus komunikasi setelah aku memilih laki-laki lain menjadi kekasihku kala itu.
Terasa janggal memang, seketika dia berubah sikapnya saat aku berpacaran dengan Adi. Apa salahnya? Hingga detik ini pun aku tidak tahu alasan Reno menjauhiku bahkan terlihat membenciku. 5 tahun berlalu, sekarang dia sudah menjadi seorang aktor layar lebar.
Sesampainya di kamar, aku segera mengisi daya ponselku. Aku segerakan pula membersihkan badanku yang tersiram panas dan hujan. Selesai semua ritualku, aku mulai merebahkan tubuh pada kekasihku, ya tempat tidur kesayanganku. Perlahan kulepaskan semua letih dan …