Langsung ke konten utama

XL dan Sisternet Dukung Internet Untuk Pendidikan di Pulau Untung Jawa

Kelas Literasi Digital di Pulau Untung Jawa
Doc : Andini Harsono

Sejak lama saya ingin menjejakkan kaki ke Pulau Untung Jawa. Padahal pulau ini dekat dari Jakarta, hanya sekitar 30 menit menggunakan boat sudah sampai, tapi ya seperti biasa, kadang yang dekat tidak sempat untuk dijelajahi.

Alhamdulillah, tanggal 15 November 2018 kemarin saya, teman-teman blogger dan media juga tim XL dan Sisternet berkunjung ke Pulau Untung Jawa untuk berjumpa saudara-saudara kita disana dan berbagi.

Melalui program dari Sisternet yaitu #kelasliterasidigital, XL dan Sisternet mengangkat tema “Mendidik Anak di Era Digital.”. Saya sepakat dengan tema yang diberikan karena memang sekarang jamannya sudah serba digital jadi mau tidak mau, suka tidak suka semua orang harus mampu mengikutinya.

Nah, yang menjadi perhatian kita bersama adalah bagaimana digital dimanfaatkan dengan maksimal sebagai sarana pendidikan anak-anak bukan untuk yang negatif. Kemudahan akses selama 24 jam membuat kita harus semakin bijaksana dalam menggunakan kecanggihan teknologi tersebut apalagi kita yang sudah memiliki anak.

Dalam hal internet sebagai fasilitas pengembangan pendidikan anak, PT XL Axiata, Tbk mendukung penuh. Salah satunya kegiatan yang diselenggarakan di SMP 285, Pulau Untung Jawa yang dihadiri oleh 50 peserta dari kalangan guru dan warga dari berbagai pulau sekitar Untung Jawa. Bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, kegiatan edukasi pemanfaatan internet guna memperkuat kapasitas pendidikan anak berjalan baik dan lancar.

M. Arwani - Head of Sales XL Axiata Area Jakarta Utara dan Timur dalam Kelas Literasi Digital
Doc : Andini Harsono

Head of Sales XL Axiata Area Jakarta Utara dan Timur, M. Arwani menuturkan bahwa XL menyediakan data internet dengan kecepatan yang mumpuni diharapkan mampu mendukung kegiatan belajar anak-anak dan mengajar bagi pengajar juga orang tua agar internet menjadi hal positif. Internet dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pengetahuan serta bakat anak-anak. Untuk itu kelas literasi digital hadir sebagai sarana berbagi para orang tua dan guru dalam memanfaatkan internet untuk mendidik anak-anak.

Sementara itu Wakil Bupati Administrasi Kepulauan Seribu, Junaedi menyatakan senang kembali bekerjasama dengan XL Axiata. Sebelumnya, kedua pihak telah bekerjasama dalam pembangunan infrastruktur jaringan data di wilayah utara DKI Jakarta. Masyarakat telah memanfaatkan keberadaan jaringan data dengan kegiatan produktif yaitu pada sektor ekonomi, sosial juga pendidikan. Pemda Kepulauan Seribu mencatat, saat ini ada 60% penduduknya telah menggunakan internet dalam kegiatan sehari-hari. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kepulauan Seribu dengan pengetahuan positif yang didapatkan dari akses internet.

Wakil Bupati Administratif Kepulauan Seribu, Junaedi ditemani oleh Arwani dan Ade Yulia Narun - Kepala Suku Dinas Pendidikan Administrasi Kepulauan Seribu
Doc : XL Axiata

Junaedi juga mengajak masyarakat Kepulauan Seribu untuk lebih aktif belajar dalam memaksimalkan fungsi internet sebagai sarana pendidikan positif, terutama mengawasi anak-anak agar mengakses internet dengan benar.

Pada sesi sharing Kelas Literasi Digital kali ini bersama Rita Nurlita, Pendiri Komunitas Internet Sahabat Anak (KISA) yang lebih banyak berbagi bagaimana cara bernegosiasi dengan anak dalam menggunakan internet. Sebagai contoh, buat kesepakatan dengan anak kapan anak boleh nonton channel YouTube. Orang tua juga harus mendampingi ketika anak mengakses internet.

XL Axiata tidak akan berhenti pada kegiatan ini saja. XL menyediakan layanan digital melalui website sisternet.co.id di mana di dalamnya terdapat modul e-Learn terkait edukasi dalam mendidik anak di era digital dalam bentuk artikel, kompetisi, dan kuis.

Mampir ke Pantai Sakura, Pulau Untung Jawa

Dikarenakan waktu yang begitu sempit, saya dan beberapa teman blogger hanya bisa menyempatkan diri untuk ke Pantai Sakura. Panas terik bukan masalah, kami puas berfoto dan menikmati pasir putih pantai ini. Hmm rasanya ingin nyebur tapi tidak mungkin karena begitu panasnya cuaca kala itu.

Abaikan modelnya fokus pada pantai dan pasir yang putih ini :D
Doc : Andini Harsono

Sebenarnya ada sekitar 10 destinasi di Pulau Untung Jawa, diantaranya, Jembatan Pengantin, Pantai Pengantin, Hutan Mangrove, dan Pantai Amiterdam. Sayang, saya tidak sempat menikmati semua destinasi tersebut. Mungkin memang harus kembali lagi ke sini untuk explore lebih lanjut hehe.

Menuju Pantai Amiterdam yang ada cerita sejarahnya, sayangnya saya hanya lewat saja :(
Doc : Andini Harsono

Oya, Pulau Untung Jawa sudah sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin liburan di pulau ini. Pelancong dapat menikmati tempat istirahat di rumah-rumah penduduk yang disulap jadi hostel tidak jauh dari pantai. Makanan yang ditawarkannya pun dijamin menyenangkan. Pulau ini juga sudah dilengkapi dengan sarana kesehatan dan keamanan yang baik.

Dermaga di Pulau Untung Jawa. Kapal ini mengantar masyarakat ke Pulau Tanjung Pasir
Doc : Andini Harsono

Katanya, cukup waktu 1,5 jam berjalan kaki untuk berkeliling Pulau Untung Jawa. Jadi, yakin gak mau nyoba liburan ke sini? :)

XL, Sisternet, Media dan Blogger untuk Indonesia
Doc : Andini Harsono

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan ke daerah-daerah yang lainnya biar semakin banyak orang tua yang teredukasi..sukses terus buat xl

    BalasHapus
  3. Bermanfaat banget apa yang dilakukan XL axiata ini semoga program nya trus berlanjut (utie adnu)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bisnis Indonesia Financial Award 2018 Apresiasi Industri Keuangan

Bicara soal bisnis harus memiliki strategi yang kuat agar bisnisnya selalu bergerak stabil di tengah persaingan begitu ketatnya sekarang ini. 
Kalangan bisnis wajib hukumnya untuk mencari informasi perkembangan bisnis yang up to date. Harian Bisnis Indonesia masih menjadi sumber terpercaya bagi para pengusaha dan perusahaan terutama di kalangan industri keuangan yaitu perbankan, asuransi dan multifinance. 
Kepercayaan perusahaan terhadap Bisnis Indonesia  diapresiasi melalui Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2018 yang dilaksanakan tanggal 27 Agustus lalu di Hotel Raffles, Jakarta. 
Acara yang dihadiri oleh para CEO dan direksi perusahaan yang menjadi pelanggan setia Bisnis Indonesia berlangsung meriah. Penghargaan ini menjadi motivasi perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kinerja. 

Hariyadi Sukamdani - Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika Penerbit Bisnis Indonesia menuturkan BIFA 2018 diselenggarakan untuk mengapresiasi industri keuangan yang menjalankan usahanya …

Ingin Punya Bisnis? Segera Lakukan

"Going into business without a business plan is like going on a mountain trek without a map or GPS support - you'll eventually get lost and starve." - Kevin J. Donaldson
Bisnis tanpa rencana bagaikan bepergian tanpa arah dan persiapan. Resikonya tentu tersesat dan pada akhirnya tidak sampai pada tujuan. Bisnis bagaikan roda kehidupan yang terus berputar seiring perputaran waktu yang kian hari kian cepat. Maka dari itu, kalau kita sedang menjalankan bisnis harus benar-benar terencana dan memiliki strategi kuat. 
Kamis, 20 September 2018 lalu saya berkesempatan hadir menjadi bagian Women Talk bersama Futri Zulya S.Mn, M. Bus dengan tema "How to Start Your Business" di Kemang, Jakarta Selatan. CEO PT Batin Medika Indonesia ini menuturkan perjalanan menjalankan bisnisnya setelah selesai kuliah. Dengan rencana dan strategi yang kuat, Futri berhasil menjalankan bisnisnya hingga berkembang sampai saat ini. 


Saya memang seorang freelancer sejak 5 tahun lalu, tapi saya…

Co-Learning : Gaya Belajar Kekinian di Step Up Learning Hub

Co-learning, istilah ini kami sematkan saat menginjakkan kaki pertama kali ke Step Up yang berlokasi di Jalan Pahlawan Seribu 100C, Lt. 1, BSD, Tangerang Selatan ini. Ya, saya dan beberapa rekan blogger berkesempatan untuk silaturahmi dan mengenal lebih dekat apa sih Step Up itu?
Berbeda dengan bimbingan belajar lainnya, Step Up Learning Hub mengusung gaya kekinian dalam belajar bagi para pelajar zaman now. Tempat lesnya didesain sedemikian cantiknya mirip dengan gaya co-working bagi freelancer yang sedang menjamur sekarang ini. Harapannya, murid-murid yang belajar di sini betah dan merasa belajar di rumah.
Dengan didampingi para pengajar profesional terakreditasi, Step Up memberi solusi bagi orang tua yang galau ketika anak-anaknya lebih sibuk daripadanya dengan tugas sekolah yang semakin ke sini semakin banyak. Di era digital, tugas sekolah bukan hanya sekedar menjawab pertanyaan pada PR namun ada penelitian hingga menyusun makalah. Tugas mereka pun tidak jarang yang harus dikerjakan …