Langsung ke konten utama

Rehat Dalam Mantra Mantra Kunto Aji

www.ruangandini.com

Tenangkan hati
Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan takkan terjadi

Sepenggal bait dalam lagu Rehat karya Kunto Aji yang belakangan ini saya suka sekali mendengarkannya. Album Mantra Mantra yang belum lama rilis ini memikat hati saya. Kejutan sekali, Aji benar-benar bernyanyi dengan lirik-lirik yang tidak biasa dihadirkan oleh musisi. Bukan hanya bicara soal cinta dua insan melainkan menyemangati hati-hati yang sedang patah. 

Contohnya pada lagu Sulung dan Bungsu. Semua liriknya berisikan semangat untuk kembali mencintai diri sendiri. 

Hampir setiap hari album ini menemani sore saya. Menjelang senja adalah waktu yang indah menurut saya untuk rehat. Waktu yang tepat untuk melepaskan penat setelah seharian beraktivitas dan waktu yang tepat untuk evaluasi "Sudah ngapain aja sih saya hari ini? Apa saja yang sudah aku perbuat untuk hidupku? Untuk orang lain?". Ya, kira-kira begitu.

Saya pun sering merinding ketika mendengarkan lagu Rehat dalam album ini. Lirik yang sederhana namun mengena. Lirik yang mengingatkan kita untuk kembali pasrah dan biarkan semesta yang bekerja. Lirik yang kembali menyemangati dengan kalimat "Yang kau takutkan takkan terjadi". Lagu ini memiliki ruh yang luar biasa. 

Seringkali kita takut menghadapi kenyataan karena tidak sesuai dengan kehendak kita. Kadang kita lupa bahwa ada Dia yang selalu memberikan hal-hal yang terbaik dalam hidup dan selalu ada untuk kita dalam kondisi apapun. Kadang kita terlalu mengejar apa yang kita inginkan dan lupa ada alam yang senantiasa mendukungmu. Dalam lagu Rehat ini kita diingatkan untuk "rehat" sejenak dalam semua ambisi. Rehat untuk lebih pasrah dan percaya bahwa semesta akan mendukung apa yang kita inginkan. Kalau belum dapat yang diinginkan pasti diganti yang jauh lebih baik. 

Yang dicari hilang
Yang dikejar lari 
Yang ditunggu
Yang diharap 
Biarkanlah semesta bekerja untukmu

Saya paling suka pada bagian bait lirik tersebut. Kadang kita mencari sesuatu atau seseorang, kemudian dia hilang begitu saja. Lalu harapan datang begitu besar untuk bisa bertemu dengan yang ditunggu, tapi tidak kunjung datang, maka pasrahkan saja. Yakin bahwa semesta akan memberikan jawaban pada waktu yang tepat. 

Saya rasa rehat ini bukan saja mengenai seseorang yang menunggu seseorang melainkan bisa diartikan seseorang yang sedang bimbang dalam hidupnya. Misalkan masalah pekerjaan atau keluarga. Kita perlu rehat agar semesta bekerja dengan baik.

Kira-kira begitulah yang saya rasakan ketika saya mendengarkan album Mantra Mantra dari Kunto Aji terutama lagu Rehat. 

Ada lagu-lagu lain dengan lirik yang menggelitik hati. Topik Semalam, Pilu Membiru, Rancang Rencana dijamin membuat kamu jadi "jleb" hehehe..

Album ini bukan hanya menjadi penghibur para pendengarnya, saya kira bisa dijadikan self healing bagi siapa saja yang mendengarkannya.

Album Mantra Mantra Kunto Aji
Doc : Spotify

Komentar

  1. Saya belum pernah denger lagu ini, sepertinya untuk backsound healing ngena ya... jadi yg mendengar bisa berimaji... dulu pernah ikutan healing dan didengerin lagu...jadi ikutan menghayati lagu itu soalnya pas dengan suasana hati

    BalasHapus
  2. Aku jadi ingin rehat juga untuk mendengarka Mantra Mantra Kunto Aji di sore hari , sambil bertanya-tanya hal yang sama,"Sudah ngapain aja sih saya hari ini? Apa saja yang sudah aku perbuat untuk hidupku? Untuk orang lain?"

    BalasHapus
  3. Langsung meluncur cari lagunyaa jadi penasaran..baca sepenggal baitnya udah bikin hati nyeeesss,, terimakasih referensinya mba

    BalasHapus
  4. Cadas deh! Kata kata itu menenangkan ya apalagi dalam lirik lirik yang selalu kita dengar. Menyegarkan dan mengingatkan sesuatu. Kok gue jadi baper hahaha

    BalasHapus
  5. Belum pernah tahu sebelumya lagi ini. Langsung denger deh di spotify juga...
    Perlu penghayatan luar biasa, hehehe

    BalasHapus
  6. Belum pernah tau jg tentang lagu ini. Emang asyik kayaknya kalau bs rehat sejenak mendengarkan lagu ini ...adem

    BalasHapus
  7. Wah, aku belum pernah dengar lagunya. Tapi kalau dari liriknya kok menarik ya?Rasanya jadi pengen donlot dan dengerin!

    BalasHapus
  8. udah pasti ketinggalan info lagu2 kekinian deh saya mah, jd belum denger nih lagunya kayak gimana, mau coba cari di youtube deh biar tau hihihi..

    BalasHapus
  9. Liriknya bermakna banget, mengajak kita untuk melakukan hal positif, jadi pengen denger deh lagunya

    BalasHapus
  10. Rehat sejenak ya sambil merenungkan diri untuk melangkah lebih maju. Btw aku lom pernah denger lagunya tuh.

    BalasHapus
  11. Yang hilang janganlah dicari, hihi. jadi penasaran juga pengen dengerin lagunya

    BalasHapus
  12. Aku baru tahu nih ada lagu kunto aji, sudah nggak ngikutin musik atau yang ngehits. Di rumah seringnya anak-anak muter lagu hey tayo hey tayo dia bis kecil ramah.

    BalasHapus
  13. mendengar lirik, musik dan suara kunto aji seperti hipnotis ringan tentang cerita kehidupan. beberapa liriknya memang menggelitik dan penuh arti

    BalasHapus
  14. Waini, musisi asal jogja satu ini saya juga suka... hehehehe

    BalasHapus
  15. Aku penasaran dan ingin ikut mendengarkan mantra-mantra lagu Kunto Aji meskipun saya bukan pecinta musik tapi dari ulasan di atas membuat saya penasaran

    BalasHapus
  16. Aku nggak ngerti malah Mbak lagunya yang mana. Hehehe, jarang denger musik. Tapi ni liriknya cakep ya. Kayak ngajakin kita break for a while dari hal yanh terlalu kita kejar dan jatuhnya mengecewakan.

    BalasHapus
  17. Lagu2nya Kunto Aji maknanya dalem2 yaaaa. Sbnrnya bukan genre musik favoritku, Tapi suka gak sengaja gtu nemu di yutub dan pengen denger, ternyata lirik2nya oke2 jg buat motivasi diri :D

    BalasHapus

  18. Kata-kata dlm setiap liriknya begitu sederhana tp mudah dicerna. Saya msh 'kena' banget lagu terlalu lama sendiri, kaya ungkapan hati yang terwakilakan
    *Eh..ini apa sih :D

    BalasHapus
  19. Ini mah kita harus karokean cin... Semua kita pilih karangan kunto aji deh. Mau gak cin...

    BalasHapus
  20. Jadi malu deh, dah lama gak dengar dan update musik terbaru.. aku hanya putar tembang lawas aja... Jadi pejapenas, ntar aku coba search di yourYou

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senja Bercerita Tentang

Senja kuakhiri dengan ucapan syukur karena ALLAH begitu banyak memberikan kenikmatan untukku.
Kulangkahkan kaki menyusuri jalanan basah setelah diguyur hujan, dan kusempat menghentikan langkah ketika melihat sebuah papan iklan berfotokan seorang laki-laki. Sepertinya aku mengenal laki-laki itu.
Sepersekian detik aku coba mengingatnya, dan ternyata itu kamu, teman baikku sejak 5 tahun lalu. Namun, kami putus komunikasi setelah aku memilih laki-laki lain menjadi kekasihku kala itu.
Terasa janggal memang, seketika dia berubah sikapnya saat aku berpacaran dengan Adi. Apa salahnya? Hingga detik ini pun aku tidak tahu alasan Reno menjauhiku bahkan terlihat membenciku. 5 tahun berlalu, sekarang dia sudah menjadi seorang aktor layar lebar.
Sesampainya di kamar, aku segera mengisi daya ponselku. Aku segerakan pula membersihkan badanku yang tersiram panas dan hujan. Selesai semua ritualku, aku mulai merebahkan tubuh pada kekasihku, ya tempat tidur kesayanganku. Perlahan kulepaskan semua letih dan …

Pertemuan Singkat

Mengenalmu adalah kebangkitan bagiku Mengenalmu adalah semangat baru bagiku
Panas terik Ibukota membuat aku memutuskan untuk berteduh di sebuah coffee shop tersohor di bilangan Sarinah. Sejak kecil aku memang kalah dengan panas matahari yang terlampau terik. Pasti kepalaku langsung keliyengan.
Sembari membuka laptop, aku menikmati segelas es cokelat dan sepotong kue keju. Setiap mampir ke coffee shop, aku jarang memesan kopi. Ya memang aku sesungguhnya bukan coffee lovers hehe..Jadi ya nikmati minuman yang lainnya aja.
Seperti biasanya, tempat ini ramai dikunjungi orang-orang pecinta kopi plus nongkrong. Karena tempatnya strategis jadi mereka sering menjadikan tempat ini lokasi meeting, nongkrong-nongkrong atau kerja seperti aku. Jaman sudah canggih ada beberapa pekerjaan yang bisa dikerjakan dimana aja dan kapan aja.
“Eh eh sebentar lagi Reno mau datang. Katanya dia sudah dekat.” ucap perempuan A salah satu anggota rombongan sekitar 20 orang atau lebih yang memblock hampir setengah coff…

Jeda

"Sampai kapan di Bangkok?" tanyamu pada chat WhatsApp.
Tak langsung aku membalasnya karena aku sedang menemui beberapa kolegaku.
"Hari Senin minggu depan. Kenapa?" balasku 2 jam kemudian yang berujung tak dibalas lagi olehnya.
Hari berganti hari, tak kunjung kutemui balasan darinya bahkan tak juga kulihat update di Instagram Story-nya atau posting-nya pada Instagram. Padahal dia termasuk laki-laki yang aktif berbagi cerita di dunia maya. Ya, dia lebih kekinian dibandingkan aku.
Senin menjelang tengah malam aku tiba di Jakarta. Aku sapa dia kembali mengabarkan bahwa aku sudah di Jakarta tapi gak juga ada balasannya. Bahkan untuk dibaca aja gak.
Dia menghilang.. Gak biasanya dia semenghilang ini. Tapi siapalah aku. Tak mungkin telepon terus menerus, kirim pesan terus menerus. Siapalah aku?
"Hai. Aku baik-baik aja. Semua akan berlalu. Ini adalah jeda dalam hidupku. Ini akan segera berlalu." pesan singkatnya masuk pada WhatsApp-ku yang diakhiri dengan emotic…