Langsung ke konten utama

Blogger Dukung BPK Kawal Harta Negara

Kumpul Blogger BPK
"Blogger Kawal Harta Negara"
(dok. Panitia BPK)


Perkembangan teknologi dewasa ini memudahkan masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi. Tidak perlu ditanya, setiap orang sekarang kalau mau cari berita atau info selalu browsing melalui sosial media. Peran seorang influencer atau penggiat sosial media menjadi barisan terdepan dalam penyampaian informasi yang benar dan relevan.

Era informasi terbuka dan semakin mudah ini menjadi ruang baik bagi pemerintah menyampaikan kebijakan-kebijakan serta pencapaian dalam menjalankan roda pemerintahan. Kesempatan ini digunakan sebaik mungkin salah satunya oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Melalui penulis blog (blogger) yang dilihat semakin seksi dalam penyampaian informasi, BPK menggelar Kompetisi Penulisan Blog dengan tema “BPK Kawal Harta Negara.”.

Tercatat sebanyak 300an artikel terdaftar dalam kompetisi ini dan telah berlangsung akhir tahun 2017 lalu. Kamis, 15 Maret 2018 lalu bertempat di Auditorium BPK, Jakarta dilakukan pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah. Kompetisi penulisan pada blog ini dimenangkan oleh 6 pemenang dengan katagori Juara Favorit dan Juara Utama. Setelah intip tulisan-tulisan mereka, kece banget sih :D selamat yaa bagi para pemenang :)

Penyerahan hadiah oleh Ketua BPK RI, Moermahadi Soerja Djanegara
(dok. Andini Harsono)

Selain pengumuman pemenang, kami undangan yang hadir mendapat ilmu luar biasa sekali yang bermanfaat bagi pengembangan kami di bidang sosial media. Mengusung tema “Blogger Kawal Harta Negara.” menghadirkan 3 narasumber yaitu Farchan Noor Rachman (Travel Blogger), Aulia Halimatussadiah (Chief Content of Zetta Media), dan Dimas Novriandi (Social&Brand Activation Lead of Jenius) sekaligus lifestyle blogger yang telah belasan tahun saya kenal hehe...

Tips Menjadi Blogger, Dari Gagasan Menjadi Tulisan

Disampaikan oleh Farchan pemilik akun @efenerr pada semua sosial medianya ini memberikan tips bagaimana menuangkan gagasan ke dalam tulisan. Pria yang dikenal sebagai travel blogger mengawali materinya dengan statement “Semua berawal dari ide.”.

Tentukan Niche Blog Kita, tanpa kita menentukan siapakah kita melalui blog kita tidak bisa menjadi sesuatu yang beda dari jutaan blogger lainnya. Untuk itu, diperlukan niche yang pas sesuai dengan passion Anda sebagai blogger.

Segerakan Untuk Menulis, saat ide datang menghampiri, langsung saja tuangkan dalam tulisan. Jangan sampai idenya hilang karena lupa atau sudah diambil orang. Tuliskan semua ide dulu baru nanti diedit.

Survey Ide, setelah menemukan ide dan menuliskannya, jangan sungkan untuk melakukan riset akan ide tersebut. Apabila sudah ada di pasaran maka carilah perbedaannya. Jangan sampai nanti disangka meniru atau plagiat.

Editing, proses editing dilakukan setelah semua tulisan selesai ditulis. Semua ide selesai dituangkan dalam tulisan. Dalam proses editing yang perlu diperhatikan jangan sampai bahasa yang digunakan apalagi informasi yang disampaikan melanggar UU ITE. Lalu jangan ragu untuk meminta pendapat orang yang lebih berkompeten di bidangnya.

Farchan juga mencontohkan ketika dia menulis informasi tentang perjalanannya ke suatu pulau, maka setelah semua tulisannya selesai ditulis, dia akan minta koreksi oleh orang asli pulau tersebut atau orang yang berkepentingan untuk mengoreksi tulisannya. Karena dia tidak mau membuat pelancong yang membaca tulisannya kesasar. Farchan juga menyarankan untuk membagikan link tulisan ke semua akun sosmed yang dimiliki. Hal ini akan memudahkan pembaca untuk menemukan tulisan kita terbaru.

Para Narasumber, Farchan Noor ada di paling kanan
(dok. Andini Harsono)

Personal Branding Melalui Sosial Media

Aulia Halimatussadiah yang lebih dikenal sebagai Ollie ini menyampaikan tentang bagaimana kita menciptakan personal branding pada sosial media termasuk pada blog.  Ollie menegaskan betapa pentingnya personal branding yang Anda bangun agar bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah.

Know who you are, kenali diri Anda sendiri dulu dengan baik, lalu coba terjemahkan dalam sosial media yang Anda miliki. Buat ciri pada sosial media agar mudah dikenali siapa Anda.

Are your goals and values clashing?, setelah mengenali diri Anda dengan baik, maka mulailah menentukan apa tujuan Anda. Setelah tahu tujuan Anda apa, maka sesuai tidak dengan harapan atau nilai yang Anda ingin capai? Diperlukan konsistensi dalam hal ini agar Anda tahu antara tujuan dan nilai bisa seimbang.

Aulia Halimatussadiah
(dok. Andini Harsono)

Ollie yang telah menerbitkan 30 buku menambahkan, jangan lupa untuk memperluas networking dan terus belajar banyak hal. Perkenalkan diri Anda sebaik mungkin agar banyak pihak tertarik untuk bekerjasama dengan Anda.

Cara Menghasilkan Uang dengan Menjadi Influencer di Blog

Nah bagian ini nih yang paling ditunggu-tunggu peserta workshop *lol

Dimas Novriandi yang telah sekian belasan tahun malang melintang di dunia perbloggeran merangkum upaya-upayanya untuk bisa mencetak uang dari blog. Pencerahan banget kan yaa..

Membuat Blog Dikenal, membuat blog Anda dikenal banyak orang maka ada beberapa hal yang harus dilakukan di antaranya :
            Update blog secara regular, idealnya Anda harus post tulisan 1 atau 2 tulisan setiap minggu agar pembaca kembali lagi.
            Tulis yang sedang ramai dibicarakan, cari bahan yang sedang hits, sesuaikan dengan niche Anda dengan perspektif yang berbeda.
            Link Building, bertukar link dengan blog atau web lain sesuai dengan topik. Search Engine akan menilai blog Anda berdasarkan kuantitas dan kualitas link yang mengarah ke blog Anda.
            Bergabung dengan komunitas atau kolaborasi dengan blogger lain, menjalin pertemanan dengan blogger lain baik online maupun offline itu penting. Saling share, blog walking dan komentar membantu mempromosikan blog Anda.
            Kompetisi, buat kompetisi pada blog Anda, give away. Tidak perlu mahal yang penting gratis (kata Dimas).

Promo Blog : Sosial Media itu Penting, setelah nulis jangan lupa di share. Siapa yang mau berkunjung ke blog Anda kalau Anda tidak mempromosikannya? Manfaatnya semua akun sosial media Anda untuk menunjang blog Anda.

Berbagi link di sosial media, manfaatkan iklan di sosial media, dan pasang sosial media buttons di blog akan mempromosikan blog Anda dengan maksimal.

Selain itu, bagaimana Anda bisa mendapatkan tawaran kerjasama kalau Anda tidak punya media untuk promosi kemampuan diri Anda di sosial media? Dimas menyarankan segera buatlah Media Kit untuk mempromosikan diri. Istilahnya jual diri Anda sebaik mungkin. Jangan hanya menyodorkan rate card tanpa mempromosikan potensi yang Anda miliki. Tunjukkan niche blog Anda berkualitas dan Anda bisa menjadi seorang yang berpengaruh bagi para pembaca dan followers Anda.

Mendapatkan uang dari Blog, Anda bisa menghasilkan uang dari blog Anda sebagai Marketing Campaign, Kolaborasi dengan Brand, Konten Sponsor (Product Review), Iklan di Blog, Speaking Engagement&Networking. Seru kan.

Intinya adalah jangan pernah takut untuk meng-eksplore diri Anda dan membentuk personal branding diri Anda sendiri sebagai seorang influencer atau blogger. Transformasi digital menantang Anda semua untuk bisa bersaing di bidang ini dan menjadi pilihan terbaik bagi pengguna jasa Anda.

Dimas Novriandi
(dok. Andini Harsono)

Acara yang diselenggarakan BPK ini sangat membuka wawasan saya sebagai seorang blogger. Semakin percaya diri akan media blog saya dan sosial media saya lainnya bisa bersaing pada era transformasi digital. Tentunya saya harus semakin siap dengan tantangan-tantangan ke depannya dan semakin meningkatkan kualitas diri (personal branding).

Harapannya saya bisa terus berpartisipasi dalam mengawal harta negara yang dilakukan oleh BPK. Sudah seharusnya blogger turut berperan aktif dalam menyelamatkan harta negara agar tidak banyak disalahgunakan. Semoga kegiatan kumpul blogger BPK dapat rutin diselenggarakan. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senja Bercerita Tentang

Senja kuakhiri dengan ucapan syukur karena ALLAH begitu banyak memberikan kenikmatan untukku.
Kulangkahkan kaki menyusuri jalanan basah setelah diguyur hujan, dan kusempat menghentikan langkah ketika melihat sebuah papan iklan berfotokan seorang laki-laki. Sepertinya aku mengenal laki-laki itu.
Sepersekian detik aku coba mengingatnya, dan ternyata itu kamu, teman baikku sejak 5 tahun lalu. Namun, kami putus komunikasi setelah aku memilih laki-laki lain menjadi kekasihku kala itu.
Terasa janggal memang, seketika dia berubah sikapnya saat aku berpacaran dengan Adi. Apa salahnya? Hingga detik ini pun aku tidak tahu alasan Reno menjauhiku bahkan terlihat membenciku. 5 tahun berlalu, sekarang dia sudah menjadi seorang aktor layar lebar.
Sesampainya di kamar, aku segera mengisi daya ponselku. Aku segerakan pula membersihkan badanku yang tersiram panas dan hujan. Selesai semua ritualku, aku mulai merebahkan tubuh pada kekasihku, ya tempat tidur kesayanganku. Perlahan kulepaskan semua letih dan …

Pertemuan Singkat

Mengenalmu adalah kebangkitan bagiku Mengenalmu adalah semangat baru bagiku
Panas terik Ibukota membuat aku memutuskan untuk berteduh di sebuah coffee shop tersohor di bilangan Sarinah. Sejak kecil aku memang kalah dengan panas matahari yang terlampau terik. Pasti kepalaku langsung keliyengan.
Sembari membuka laptop, aku menikmati segelas es cokelat dan sepotong kue keju. Setiap mampir ke coffee shop, aku jarang memesan kopi. Ya memang aku sesungguhnya bukan coffee lovers hehe..Jadi ya nikmati minuman yang lainnya aja.
Seperti biasanya, tempat ini ramai dikunjungi orang-orang pecinta kopi plus nongkrong. Karena tempatnya strategis jadi mereka sering menjadikan tempat ini lokasi meeting, nongkrong-nongkrong atau kerja seperti aku. Jaman sudah canggih ada beberapa pekerjaan yang bisa dikerjakan dimana aja dan kapan aja.
“Eh eh sebentar lagi Reno mau datang. Katanya dia sudah dekat.” ucap perempuan A salah satu anggota rombongan sekitar 20 orang atau lebih yang memblock hampir setengah coff…

Jeda

"Sampai kapan di Bangkok?" tanyamu pada chat WhatsApp.
Tak langsung aku membalasnya karena aku sedang menemui beberapa kolegaku.
"Hari Senin minggu depan. Kenapa?" balasku 2 jam kemudian yang berujung tak dibalas lagi olehnya.
Hari berganti hari, tak kunjung kutemui balasan darinya bahkan tak juga kulihat update di Instagram Story-nya atau posting-nya pada Instagram. Padahal dia termasuk laki-laki yang aktif berbagi cerita di dunia maya. Ya, dia lebih kekinian dibandingkan aku.
Senin menjelang tengah malam aku tiba di Jakarta. Aku sapa dia kembali mengabarkan bahwa aku sudah di Jakarta tapi gak juga ada balasannya. Bahkan untuk dibaca aja gak.
Dia menghilang.. Gak biasanya dia semenghilang ini. Tapi siapalah aku. Tak mungkin telepon terus menerus, kirim pesan terus menerus. Siapalah aku?
"Hai. Aku baik-baik aja. Semua akan berlalu. Ini adalah jeda dalam hidupku. Ini akan segera berlalu." pesan singkatnya masuk pada WhatsApp-ku yang diakhiri dengan emotic…