Langsung ke konten utama

Tetap Produktif di Usia Senja

Confidence - The Expert of Adult Care
(dok. Andini Harsono)

Memasuki usia senja banyak yang bilang sudah sulit mengatur metabolisme urusan ke “belakang”. Bahkan ada pula yang memang sulit menahan untuk buang air kecil. Keadaan tidak normal ini disebut inkontinensia urin dimana seseorang mengalami kesulitan menahan buang air kecil yang disebabkan oleh melemahnya otot-otot kandung kemih.

Inkontinensia urin terbagi menjadi 3 tipe yaitu :

Overflow, yaitu urin dalam kandung kemih sudah terlalu penuh. Gejalanya ketika sudah buang air kecil masih terasa belum tuntas, sehingga bolak balik ke toilet.

Stress, ketika batuk, tertawa atau bersin, urin akan keluar dengan sendirinya karena terjadi peningkatan tekanan dalam perut.

Urge, ditandai dengan ketidakmampuan menunda berkemih setelah sensasi berkemih muncul, karena otot kandung kemih tidak stabil.

Ketika permasalahan itu terjadi, menggunakan popok dewasa adalah solusi tepat. Tetapi tidak boleh sembarangan memilih. Harus teruji secara klinis agar tidak terjadi iritasi pada kulit. Popok dewasa juga biasa digunakan untuk orang sakit yang tidak berdaya pergi ke toilet sesering orang normal. Selain itu, bisa digunakan pula pada kondisi bepergian jarak jauh yang sulit untuk menemui toilet di jalanan.

Jujur saja, saya baru familiar dengan popok dewasa setelah Bude saya terkena stroke. Separuh badannya tidak mampu bergerak. Alhasil, menggunakan popok dewasa adalah solusi ketika beliau hendak buang air kecil. Hati kami hancur ketika Bude tak mampu lagi bergerak seperti biasanya. Untuk itu, kami selalu ingin memberikan yang terbaik agar beliau cepat pulih. Memilih popok yang aman, nyaman dan higienis menjadi prioritas utama kami. Setelah berganti-ganti popok dewasa, akhirnya pilihan jatuh pada Confidence.

Confidence tipe perekat dan pants.
(dok. Andini Harsono)

Karena lebih banyak berbaring dan duduk, maka kami menggunakan popok dewasa Confidence jenis perekat. Lebih mudah untuk dipasang dan dilepas. Tipe perekat ini juga berbahan cloth-like selembut kain dan bersirkulasi udara. Permukaannya tetap kering karena memiliki daya serap extra cepat serta mengandung Aloe Vera yang membuat lembut sehingga tidak terjadi iritasi pada kulit. Meskipun menggunakan popok dewasa, Bude saya tetap nyaman ketika mengeluarkan urin. Kami yang merawatnya harus memperhatikan sudah berapa lama popoknya digunakan agar diganti yang baru.

Bagi penguna yang masih aktif bisa menggunakan yang jenis celana. Jangan khawatir tampil seperti bayi. Popok dewasa tipe celana ini slim dan fit sehingga seperti tidak memakai popok. Cocok nih untuk perjalanan jauh.

Popok Dewasa Confidence Mendapatkan Rekor MURI Atas 10.000 Testimoni Kenyamanan

Sebagai brand popok dewasa yang nyaman dipakai, tidak heran Confidence mendapatkan testimoni positif dari para penggunanya. Confidence berhasil mengumpulkan 10.000 testimoni tentang kenyaman dari para penggunanya maupun caregiver selama periode Juni-Oktober 2017 melalui website www.confidence-adultcare.com.

Talkshow bersama Dewi Yull, Surya Sahetapi, Nirma Sofiawati,
dr. Firtantyo Adi Syahputra, Sp. U pada acara
Penganugerahan rekor MURI 10.000 testimoni
Jakarta, 20 Desember 2017
(dok. Andini Harsono)

Nirma Sofiawati selaku Head of Marketing Adult Care PT Softex Indonesia menyatakan, Confidence sebagai popok dewasa yang mengutamakan kenyamanannya akan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan konsumen sebagai popok dewasa terbaik di Indonesia. Penghargaan dari MURI merupakan semangat bagi Confidence untuk mempertahankan kenyamanan dan menjaga mutu dari produk.

Penyerahan Piagam MURI oleh Jaya Suprana dan Aylawati Sarwono
(dok. Andni Harsono)

Penghargaan MURI diserahkan oleh CEO dan Penggagas MURI, Jaya Suprana dan Direktur MURI, Aylawati Sarwono pada 20 Desember 2017 lalu di Balai Kartini, Jakarta dihadiri oleh jajaran PT Softex Indonesia, artis senior Dewi Yull bersama sang putra Surya Sahetapi, dr. Firtantyo Adi Syahputra, Sp. U, ratusan Ibu-ibu dari FORMI, media dan blogger, dan juga sanggar kesenian pencak silat betawi sebagai pembuka acara.

Penampilan Seni Pencak Silat oleh Sanggar Betawi
(dok. Andini Harsono)

Tetap Produktif di Usia Senja

Sebagai komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi para konsumennya, Confidence menggelar kampanye edukasi bertema “Untuk Orang Tua Berikanlah yang Terbaik.”. Kampanye ini dikemas menarik dengan talkshow kesehatan tentang hidup sehat diusia senior.

“Sudah senior bukan berarti tidak produktif.” ujar Dewi Yull pada kesempatan talkshow kemarin. Diakuinya sering menggunakan popok dewasa ketika pergi menyanyi di daerah-daerah yang sulit mendapatkan toilet bersih. Sehingga aktivitas menyanyi maupun menjadi mentor tidak terganggu dengan kerepotan mencari tempat buang air kecil.

Popok dewasa Confidence juga memiliki berbagai ukuran yaitu M, L dan XL. Pada kemasannya telah tercantum ukurannya sehingga bisa disesuaikan dengan pengguna. Tak perlu risau, cara melepaskannyapun mudah. Idealnya, popok dewasa diganti setelah maksimal 4 kali buang air kecil.

Komentar

  1. Berarti bener y mbak, saat usia tua, kita kembali seperti anak2 lagi. Pakai popok lagi. Hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cegah Obesitas Dengan Pola Hidup Sehat

"Setengah dari porsi makanmu harus komposisi buah dan sayur." kata dr. Lily Sulistyowati, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI yang selalu terngiang dalam telinga saya. Sejak itulah saya selalu berusaha menjalankannya setiap hari. Minimal konsumsi buah dan sayur menjadi menu wajib makan siang saya. Meskipun masih jauh dari ideal, namun saya berusaha mengubah pola hidup saya diawali dengan mengubah makanan yang saya makan.
Saya terlahir dari keluarga "besar" artinya gemuk-gemuk. Keluarga saya juga kompakan mengidap diabetes dan darah tinggi. Maka dari itu saya beresiko terkena penyakit tersebut. Salah satu penyebabnya karena berat badan yang berlebih akibat makan yang mungkin tidak terkontrol. Ditambah jarang berolahraga atau memang bawaan. Entahlah, yang jelas saya ingin mengubah pola hidup saya menjadi lebih sehat karena saya ingin menikmati hidup hingga 1000 tahun lamanya (maap lebay dikit hehe)
World Obesity Day p…

Jeda

"Sampai kapan di Bangkok?" tanyamu pada chat WhatsApp.
Tak langsung aku membalasnya karena aku sedang menemui beberapa kolegaku.
"Hari Senin minggu depan. Kenapa?" balasku 2 jam kemudian yang berujung tak dibalas lagi olehnya.
Hari berganti hari, tak kunjung kutemui balasan darinya bahkan tak juga kulihat update di Instagram Story-nya atau posting-nya pada Instagram. Padahal dia termasuk laki-laki yang aktif berbagi cerita di dunia maya. Ya, dia lebih kekinian dibandingkan aku.
Senin menjelang tengah malam aku tiba di Jakarta. Aku sapa dia kembali mengabarkan bahwa aku sudah di Jakarta tapi gak juga ada balasannya. Bahkan untuk dibaca aja gak.
Dia menghilang.. Gak biasanya dia semenghilang ini. Tapi siapalah aku. Tak mungkin telepon terus menerus, kirim pesan terus menerus. Siapalah aku?
"Hai. Aku baik-baik aja. Semua akan berlalu. Ini adalah jeda dalam hidupku. Ini akan segera berlalu." pesan singkatnya masuk pada WhatsApp-ku yang diakhiri dengan emotic…

Ibu dan Generasi Emas Indonesia

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2017 ini mengambil tema “Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga.” dengan harapan setiap keluarga di Indonesia menjadi barisan terdepan dalam memberikan perlindungan kepada anak, baik dalam hal pendidikan hingga memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsinya.


Hal ini seiring sejalan dengan adanya program pemerintah menuju Generasi Emas 2045 dimana diperlukan awareness dari orang tua (terutama Ibu) terhadap putra-putrinya. Menurut dr. Eni Gustina, MPH, Direktur Kesehatan Keluarga Indonesia, Kementerian Kesehatan RI pada acara Diskusi Publik Dalam Rangka Memperingati Hari Anak Nasional "Pemenuhan Hak Kesehatan Anak untuk Mewujudkan Generasi Emas 2045." yang diselenggarakan oleh Yayasan Adhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) beberapa waktu lalu bahwa anak Indonesia memiliki permasalahan gizi yaitu gizi kurang, kurus, pendek, obesitas. Untuk itu, Kementerian Kesehatan memiliki prioritas pembangunan kesehatan yaitu pengurangan kekurangan…