Langsung ke konten utama

INHALEC 2017 : Ruang Gaya Hidup Halal

Indonesia Internasional Halal Lifestyle Expo&Conference
(INHALEC 2017)
(dok. inhalec.co)

Indonesia Internasional Halal Lifestyle Expo&Conference (INHALEC) telah dilaksanakan sejak tahun 2016 lalu. Perhelatan halal expo terbesar di Indonesia merupakan bentuk kepedulian atas kurangnya informasi mengenai industri halal di Indonesia. Padahal Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. INHALEC mencoba mengisi kesenjangan di bidang pengembangan bisnis halal dengan menampilkan expo showcase produk halal konferensi untuk membahas tren global dan kesempatan bisnis di Industri halal hingga menampilkan seni dan budaya religi yang dikemas dalam nuansa musik etnik dan modern.

“Dengan acara ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang tercatat “eksis” jadi penyelenggara Halal Expo dan Conference dan masuk agenda global untuk bulan Oktober.” jelas Sapta Nirwandar, Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center.

Press Conference INHALEC 2017
(dok. Andini Harsono)


Di Negara-negara lain, event halal festival sudah menjadi agenda tahunan bahkan setengah tahunan. Seperti Malaysia memiliki HalalFest dan Mihas. Maka dari itu, Sapta Nirwandar berharap INHALEC menjadi event halal rutin yang Indonesia miliki.

Ada 10 sektor halal yang menjadi bagian gaya hidup akan hadir pada INHALEC yaitu, makanan, pariwisata, fashion, kosmetik, pendidikan, finansial, farmasi, media dan rekreasional, layanan kesehatan serta seni dan budaya.

Sebagai penduduk muslim terbesar, peluang untuk menekuni dunia bisnis pada halal lifestyle masih terbuka lebar. Contohnya, fashion muslim. Kosmetika bagi kaum hawa adalah wajib dikenakan, maka kesempatan halal industri di bidang kosmetik juga merupakan sesuatu yang menjanjikan.

Saya tentunya wajib menjalankan kehidupan sehari-hari dengan gaya hidup halal. Harus selalu up to date tentang perkembangan halal di dunia agar tidak ketinggalan zaman hehe.

INHALEC 2017 akan berlangsung pada tanggal 19-21 Oktober 2017 di Balai Kartini, Jakarta. Akan ada 5 sub acara yaitu :

Conference yang membahas tentang “Halal Industry, Cultural and Technology.” dengan menghadirkan pembicara tokoh-tokoh dunia seperti, Dr. Ahmad Al-Dubayan (Director General of the Islamic Cultural Center in London), Prof. Dr. Winai Dahlan (Founder and Director of the Halal Science Center of Thailand), Dr. Kim Jin Woo (Director of International Business Affairs of KIHI-Korea) dan banyak lagi. Tentunya tokoh-tokoh inspiratif dari negeri sendiri juga hadir yaitu, Hermawan Kartajaya (CEO and Founder Markplus,Inc), Nurhayati Subakat (Founder of Wardah Cosmetics), Elidawati (Founder of El-Corp), dan lainnya (bisa dilihat pada banner di bawah ini).

Pembicara pada Conference INHALEC 2017
(dok, inhalec.co)


Untuk dapat mengikuti seminar ini, teman-teman bisa langsung daftar dengan menghubungi Meidya (meidya.inhalec@gmail.com) atau kepoin di websitenya www.inhalec.co

Konser Musik Spiritual Etnik oleh Dwiki Dharmawan and friend. Dwiki Dharmawan akan menampilkan lagu-lagu religi yang sebagian sudah dikenal di khalayak ramai namun dikemas dalam alunan musik kolaborasi modern dan etnik. Konser ini akan berlangsung pada tanggal 19 Oktober 2017, pukul 19.00 WIB di Nusa Indah Teater, Balai Kartini, Jakarta.

Pemutaran dan diskusi film “Iqro”. Dibintangi oleh pemain senior seperti Mike Lucock, Neno Warisman, Adhitya Putri, dan Cok Simbara yang menceritakan kehidupan anak zaman sekarang yang pintar terhadap teknologi namun tidak bisa membaca Al-Quran. Sementara diskusi film akan menghadirkan narasumber yang sudah mumpuni di industri film seperti Christine Hakim (Aktris), Budiyati Abyoga (Producer), HB Haveen (Produser), dan Larry Wijaya (Cerita Kota).

Fashion Show Busana Muslim. Karya-karya desainer berbakat Indonesia akan mengisi panggung peragaan busana muslim di INHALEC. Koleksi Dian Pelangi, El Zatta-Dauky, Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (IPEMI), Risty Tagor, dan masih banyak lagi.

INHALEC Halal Expo. Akan ada 151 peserta (booth) dari dalam maupun luar negeri yang berpartisipasi dalam INHALEC 2017 ini dengan memamerkan show case produk-produk industri halal yang berlangsung selama 3 (tiga) hari yaitu 19-21 Oktober 2017. Dan untuk menghadiri expo ini, pengunjung bebas biaya masuk. Seru kaann..

Melalui INHALEC, diharapkan dapat memberi inspirasi kepada muslimah Indonesia dalam menjalankan gaya hidup halalnya. Ajang ini juga dapat dijadikan silaturahmi sesama muslim. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…