Langsung ke konten utama

"Speak Your Mind" GIV Body Wash Untuk Remaja Aktif dan Dinamis

Dokumentasi : GIV Body Wash team

Memilih sabun mandi bagi kaum hawa terkadang menjadi pilihan yang sulit. Dengan berbagai macam persyaratan dan yang paling mendasar adalah dia harus wangi dan tidak membuat kulit kering. GIV salah satu brand senior sabun mandi kini hadir memberikan warna baru untuk generasi milenial. “Speak Your Mind” adalah program roadshow ke 8 kampus di Indonesia yang diselenggarakan GIV untuk mengajak generasi muda di Indonesia menyuarakan eksistensinya, menjadi aktif, lebih percaya diri, dan juga berprestasi. Pada program ini, GIV mencari anak muda dengan talenta di bidang public speaking untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi calon presenter masa depan. “Speak Your Mind” dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober di 8 universitas di Indonesia, yaitu Atma Jaya Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara Tangerang, Telkom University Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Sumatera Utara Medan.

Untung Subroto Dharmawan, Psikolog Klinis dari Universitas Tarumanagara menuturkan bahwa generasi millenial dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu usia 21-37 tahun dimana dewasa awal dan telah mendapatkan achievement akan dirinya, mulai menentukan tujuan hidup dan berumah tangga, dan remaja akhir berusia 17-21 tahun yang masih bergantung pada orang tua, cenderung lebih ingin bebas dan sangat mudah dipengaruhi oleh role model. Mereka juga identik dengan melengkatnya aktivitas mereka dengan kegiatan bersosial media.

Nah kalau jaman dulu GIV dikenal sebagai sabun batangan generasi 80-an, kini GIV hadir dalam bentuk sabun cair. GIV Body Wash meremajakan tampilannya menjadi lebih modern dan natural. Tujuannya agar GIV Body Wash dapat digunakan untuk kalangan mana saja, remaja hingga orang tua. GIV Body Wash ini bisa menjadi teman baik bagi remaja yang aktif, dinamis dan ekspresif. Dengan mengunjungi kampus-kampus, GIV Body Wash berharap dapat menginspirasi perempuan Indonesia khususnya generasi muda untuk tetap natural, down to earth, tetapi berani untuk menyuarakan suaranya, menunjukkan potensi bakatnya, dan tentunya berprestasi. “GIV mengadakan workshop public speaking campus to campus oleh presenter berita profesional dengan melihat fenomena remaja masa kini yang membutuhkan role model dan sangat attached dengan dunia digital” jelas Stella Eidelina, Product Manager GIV Body Wash yang ditemui pada press conference GIV “Speak Your Mind” beberapa waktu lalu di Lot8 SCBD, Jakarta.

Banyak remaja yang ingin menjadi presenter berita di TV sehingga saat ini banyak dibuka kelas-kelas presenter atau boardcasting baik di dalam maupun di luar Jakarta dengan menggaet presenter-presenter ternama sebagai coach-nya. Modal utamanya adalah penampilan menarik, rasa percaya diri yang tinggi dan berwawasan luas bagi mereka yang ingin bekerja pada bidang apapun itu, apalagi menjadi presenter yang dilihat banyak orang. Maka dari itu harus memilih sabun yang tepat disesuaikan dengan alam dan jenis kulit yang dimiliki. Dr. Jessy Suryadi, ahli dermatologis menyarankan untuk mandi air hangat sekitar 32-25 derajat celcius dapat membuka pori-pori dan membantu mengeluarkan racun dalam tubuh.

Hadir pula pada acara tersebut Fristian Griec news anchor dari Kompas TV yang tampil cantik dengan balutan baju pink. Fristian mengajak para perempuan untuk meningkatkan potensi diri terutama remaja yang masih memiliki jejak panjang untuk belajar dan mencari pengalaman. Menjadi seorang presenter berita TV menuntut Fristian untuk selalu tampil fresh dan cantik meskipun lelah karena jadwal padat. Fristian juga mengingatkan untuk selalu menjaga dan merawat kecantikan kulit agar Anda nyaman berkegiatan sehari-hari.

GIV Body Wash mengandung Shea Butter yaitu lemak yang diekstrak dari kacang pohon Shea di Afrika digunakan sejak jaman purbakala untuk melindungi rambut dan kulit dari matahari yang terik dan udara yang panas. Kelebihannya adalah dapat diserap kulit dengan cepat dan menahan air di kulit. Kandungan lainnya adalah vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah rusaknya jaringan kulit oleh radikal bebas yang berefek mencegah penuaan. Lalu Fine Fragance adalah keharuman parfume mewah yang tahan lama dan berkarakter. GIV Body Wash tersedia dalam varian Damask Rose & Cherry Blossom (pink), White Flowers & Vanilla (putih), Passion Flower & Sweet Berry (ungu). GIV White Body Wash menjawab semua kebutuhan perempuan Indonesia yang membutuhkan sabun mandi untuk menjaga kelembaban kulit, menutrisi kulit, menjadikannya tampak muda dengan keharuman mewah tahan lama yang menyegarkan.


Dokumentasi : https://twitter.com/givbodywash/status/581057801155301376


Komentar

  1. Sabun GIV sabun kesukaan ibu ku nih mbak, harumnya suka bgt

    BalasHapus
  2. catik , wangi pintar dan pandai public speaking wah wanita kece masa depan penuh talenta

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senja Bercerita Tentang

Senja kuakhiri dengan ucapan syukur karena ALLAH begitu banyak memberikan kenikmatan untukku.
Kulangkahkan kaki menyusuri jalanan basah setelah diguyur hujan, dan kusempat menghentikan langkah ketika melihat sebuah papan iklan berfotokan seorang laki-laki. Sepertinya aku mengenal laki-laki itu.
Sepersekian detik aku coba mengingatnya, dan ternyata itu kamu, teman baikku sejak 5 tahun lalu. Namun, kami putus komunikasi setelah aku memilih laki-laki lain menjadi kekasihku kala itu.
Terasa janggal memang, seketika dia berubah sikapnya saat aku berpacaran dengan Adi. Apa salahnya? Hingga detik ini pun aku tidak tahu alasan Reno menjauhiku bahkan terlihat membenciku. 5 tahun berlalu, sekarang dia sudah menjadi seorang aktor layar lebar.
Sesampainya di kamar, aku segera mengisi daya ponselku. Aku segerakan pula membersihkan badanku yang tersiram panas dan hujan. Selesai semua ritualku, aku mulai merebahkan tubuh pada kekasihku, ya tempat tidur kesayanganku. Perlahan kulepaskan semua letih dan …

Pertemuan Singkat

Mengenalmu adalah kebangkitan bagiku Mengenalmu adalah semangat baru bagiku
Panas terik Ibukota membuat aku memutuskan untuk berteduh di sebuah coffee shop tersohor di bilangan Sarinah. Sejak kecil aku memang kalah dengan panas matahari yang terlampau terik. Pasti kepalaku langsung keliyengan.
Sembari membuka laptop, aku menikmati segelas es cokelat dan sepotong kue keju. Setiap mampir ke coffee shop, aku jarang memesan kopi. Ya memang aku sesungguhnya bukan coffee lovers hehe..Jadi ya nikmati minuman yang lainnya aja.
Seperti biasanya, tempat ini ramai dikunjungi orang-orang pecinta kopi plus nongkrong. Karena tempatnya strategis jadi mereka sering menjadikan tempat ini lokasi meeting, nongkrong-nongkrong atau kerja seperti aku. Jaman sudah canggih ada beberapa pekerjaan yang bisa dikerjakan dimana aja dan kapan aja.
“Eh eh sebentar lagi Reno mau datang. Katanya dia sudah dekat.” ucap perempuan A salah satu anggota rombongan sekitar 20 orang atau lebih yang memblock hampir setengah coff…

Jeda

"Sampai kapan di Bangkok?" tanyamu pada chat WhatsApp.
Tak langsung aku membalasnya karena aku sedang menemui beberapa kolegaku.
"Hari Senin minggu depan. Kenapa?" balasku 2 jam kemudian yang berujung tak dibalas lagi olehnya.
Hari berganti hari, tak kunjung kutemui balasan darinya bahkan tak juga kulihat update di Instagram Story-nya atau posting-nya pada Instagram. Padahal dia termasuk laki-laki yang aktif berbagi cerita di dunia maya. Ya, dia lebih kekinian dibandingkan aku.
Senin menjelang tengah malam aku tiba di Jakarta. Aku sapa dia kembali mengabarkan bahwa aku sudah di Jakarta tapi gak juga ada balasannya. Bahkan untuk dibaca aja gak.
Dia menghilang.. Gak biasanya dia semenghilang ini. Tapi siapalah aku. Tak mungkin telepon terus menerus, kirim pesan terus menerus. Siapalah aku?
"Hai. Aku baik-baik aja. Semua akan berlalu. Ini adalah jeda dalam hidupku. Ini akan segera berlalu." pesan singkatnya masuk pada WhatsApp-ku yang diakhiri dengan emotic…