Langsung ke konten utama

Mobil Bekas Menjadi Solusi Kebutuhan Anda



Para Narasumber Gathering Mobil 123
(dok. Panitia Mobil 123)


Memiliki sebuah kendaraan baik roda dua atau roda empat kini sudah menjadi kebutuhan sebagian masyarakat. Semakin tinggi mobilitas aktivitas seseorang maka keinginan untuk memiliki kendaraan pribadi semakin tinggi pula. Sudah bukan keinginan lagi melainkan menjadi kebutuhan.

Kendaraan roda empat (mobil) menjadi rumah kedua bagi masyarakat Ibukota Jakarta yang kesehariannya berada di luar rumah. Dalam satu hari bisa berpindah-pindah tempat yang tidak mungkin pulang ke rumah dulu lalu kemudian berangkat lagi mengingat Jakarta memiliki jarak tempuh cukup melelahkan antar tempat. Untuk itu tak jarang mobil dijadikan sebagai tempat menyimpan barang-barang kebutuhan seperti baju, sepatu, logistik bahkan tempat untuk beristirahat.

Kenyamanan mobil tentunya menjadi prioritas utama. Kenyamanan juga meliputi dari keamanan dari segi mesin, body mobil dan juga legalitas dari mobil tersebut. Lalu bagaimana jika ternyata saya atau Anda yang ingin memiliki mobil namun uangnya terasa masih jauh dari cukup untuk membeli mobil baru? Mobil bekas bisa menjadi solusinya.

Penjualan Mobil Bekas Tak Kalah Dengan Mobil Baru. Kenapa?

Seperti yang diutarakan oleh Bapak Indra Prabowo, Managing Director Mobil 123 bahwa pasar mobil bekas tak akan pernah mati. Untuk itu edukasi dan berbagi informasi tentang bagaimana cara menentukan pilihan mobil bekas yang aman kepada masyarakat (konsumen) dirasa perlu oleh Mobil 123 sebagai Portal Otomotif Nomor 1 di Indonesia. Jumat, 31 Maret 2017 kemarin terselenggara dengan sukses Blogger Gathering Mobil 123 “Mobil Bekas, Solusi Kebutuhan Anda.” di The Hook Cafe, Cikatomas, Jakarta Selatan.

https://www.mobil123.com/mobil-murah/bekas/

Ada beberapa alasan kenapa mobil bekas lebih diminati oleh masyarakat adalah

Harga lebih murah dan terjangkau. Dibandingkan dengan mobil baru tentu harga mobil bekas jauh lebih murah. Bagi kita yang ingin membeli mobil tapi anggaran pas-pasan, membeli mobil bekas tentu sangat menyenangkan.

Dapat langsung dipakai. Kalau mobil baru pasti kita ribet untuk mengurus perihal administrasinya. Kalau mobil bekas pastinya kita tinggal meneruskan administrasinya. Artinya kita sudah tidak pusing lagi mengurusnya dari awal.

Tingkat depresiasi lebih rendah. Depresiasi mobil tiap tahun akan menurun. Apalagi kalau tidak terawat dengan baik. Kalau membeli mobil bekas penurunan harga akibat pemakaian akan lebih rendah daripada mobil baru.

Apa Resiko Membeli Mobil Bekas?

Tentunya ada resiko ketika memutuskan sesuatu termasuk ketika kita membeli mobil bekas. Kira-kira apa saja kemungkinan resiko yang timbul dengan kita membeli mobil bekas?

Mobil disita. Yap. Tidak jarang mobil memiliki masalah hukum yang belum selesai dari pemiliknya terdahulu. Untuk itu diperlukan ketelitian ketika hendak membelinya termasuk belilah di tempat yang terpercaya jangan asal murah.

Kerugian material. Bisa saja mobil tersebut sudah pernah penyok akibat tertabrak tapi diganti dengan perhiasan mobil seperti baru, sudah pernah turun mesin mungkin dan lain sebagainya. Jadi kita harus mencari tahu lebih detail tentang kondisi mobil tersebut sebelum membawanya pulang ya.

Ancaman keselamatan. Nah kalau sudah pernah terjadi kecelakaan pasti akan ada perubahaan kondisi. Calon pembeli harus teliti  betul dalam hal ini.

Kesulitan pada proses BBN. Banyak kasus di masyarakat yang ketika hendak balik nama kepemilikan kendaraan sulit, hal ini disebabkan karena mobil tersebut sudah pernah tersangkut kasus hukum. Jadi kita bisa cek and ricek dulu ke Samsat perihal surat menyuratnya.

Ancaman Pidana. Kembali lagi kita harus benar-benar teliti mengecek segala sesuatunya mengenai mobil bekas yang hendak kita beli. Bisa saja surat-surat pada mobil tersebut palsu. Kalau ternyata palsu dan diketahui mobil tersebut sudah ada di tangan kita, wah kita bisa kena pidana.

Diskusi santai namun bermanfaat
(dok. Andini Harsono)


Bagaimana Cara Aman Membeli Mobil Bekas?

Dalam gathering ini bukan saja dihadiri oleh Mobil 123 tapi Mobil 88 dan PT Hyundai Mobil Indonesia melalui divisi mobil bekas bernama Hyundai Autosafe. Bapak Halomoan Fischer Lumbantoruan, Chief Operational Officer Mobil 88 telah memberikan informasi terkait resiko kita dalam memilih mobil bekas. Sedangkan narasumber selanjutnya Bapak Hendrik Wiradjaja, Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia memberikan tips bagaimana cara aman membeli mobil bekas.

Perhatikan dan cek kelengkapan surat-surat/dokumen mobil tersebut. Kita bisa mengetahui surat-surat/dokumen mobil tersebut aman dari masalah hukum atau tidak melalui Samsat. Jangan malas untuk menelusuri jejak dari surat-surat/dokumen mobil tersebut.

Periksa kerangka mobil dan bagian dalam mobil. Pastikan kerangka mobil masih berbentuk mobil layak pakai ya. Interior dalam mobil juga periksa dengan teliti. Nyaman tidak tempat duduknya, surat service terakhir kapan di-service dan seberapa sering, rem, gas dan semua yang ada pada mobil itu diperiksa detail. Kalau perlu lakukan test drive tapi jangan dibawa kabur ya mobilnya *lol.

Belilah pada tempat terpercaya. Kalau masih ragu untuk membeli mobil bekas pada perorangan maka lebih baik membeli di tempat aman terpercaya seperti mobil 88 dan Hyundai Autosafe yang memberikan garansi 3 tahun. Keuntungan lainnya kita juga dapat informasi dimana bengkel resmi dan berbagai tips merawat mobil.

Acara gathering mobil 123 ini dihadiri juga oleh tamu spesial dari iCar Asia yaitu Hammish Stone, Chief Executive Officer PT iCar Asia dan Joe Dische, Chief Finance Officer PT iCar Asia. Mobil 123 merupakan bagian dari PT iCar Asia yang sudah tidak diragukan lagi sebagai portal otomotif terpercaya.

Jadi jangan sedih apabila memang ingin sekali membeli mobil apalagi kebutuhan akan mobil sungguh sangat penting untuk menunjang pekerjaan dan aktivitas kita setiap harinya. Mobil bekas bisa menjadi solusi dengan catatan harus memperhatikan poin-poin di atas sebelum memilikinya.


“Kendaraan merupakan langkah kaki setiap individu dalam menjalani kehidupannya. Mulailah memilih kendaraan dengan sebaik mungkin agar apa yang kita lakukan melahirkan kebaikan pula.” – Andini Harsono


Komentar

  1. Solusi banget bagi keluarga yang belum ngepas penghasilannya buat beli mobil baru.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa. yg penting harus cerdas memilih mobil bekasnya. Terima kasih sudah mampir :D

      Hapus
  2. Mobil bekas tetap berkualitas kalau pembeli paham tips dan triknya

    BalasHapus
  3. Ngeri ya sampe ada ancaman pidana juga kalau kita ngga teliti. So berguna banget nih tipsnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus hati2 Mas Unggul, harus dicek bener2. Terima kasih telah mampir :D

      Hapus
  4. jadi tahu ya, mobil bekaspun bisa cari yang aman, asal tahu dealer yang tepat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup betul bgt Mba. Harus teliti juga yaa :D terima kasih telah menjejak :D

      Hapus
  5. Sebenernya gpp sih beli mobil bekas, banyak yg masih bagus, kok. Yang penting paham kondisinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoii Wid kudu teliti. Thanks udah menjejak :D

      Hapus
  6. Beli mobkas, klo gak ngerti mending cari tempat yg terpercaya di jamin aman atau bwa kenalan org yang ngerti mobil....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu yg aku lakukan Mas Teddy, nanya2 temen yg paham otomotis serta browsing di situs2 terpercayaa :D thanks udah mampir

      Hapus
  7. quote terakhir ga kuku he he.. tapi mang baiknya kita memiliki kendaraan yang aman, nyaman dan pas dikantong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren ya Mba Hanni hahaha.. iyaps yg penting aman dan nyaman utk berkendara. thanks yaa udah menjejak :D

      Hapus
  8. Hahaha bener ya kak, mobil bs jd rumah kedua, jd mobilnya mesti yg oke, walau mobkas juga :)

    Timo
    Blog:
    Kadungcampur.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak orang yg menjadikan mobil sebagai rumah keduanya. Mas Timo juga kan pasti :D thanks udah menjejak :D

      Hapus
  9. Harus detail bgt deh pengecekannya pokonya kalau Mau beli yang bekas...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Ris harus bener2 teliti karena menyangkut dg keselamatan kita dan keluarga :D

      Hapus
  10. Boleh juga utk referensi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yoyoyoy jadi kapan mau beli mobilnya Om Opang :D

      Hapus
  11. Mobil bekas tidak masalah ya Mba Andiri, yang penting kita pintar memilihnya saja saat membeli.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Sambil Berlibur di D'Kandang Depok

Welcome to D'kandang The Amazing Farm
Seiring perkembangan jaman, tempat wisata yang menyajikan udara segar, pepohonan hijau nan rimbun, dan nuansa yang penuh dengan edukasi jarang sekali ditemui apalagi di kota - kota besar seperti Jakarta. Debu, polusi, kemacetan, keramaian dan individualisme sangat kental terasa di Jakarta. Maka dari itu, orang - orang yang mempunyai kesibukan tinggi melakukan liburan di akhir pekan untuk me-refresh kembali jasmani dan rohaninya. Bandung, Bogor dan area Puncak menjadi pilihan mereka untuk berlibur. Dan kini di Depok ada tempat wisata yang sangat baik untuk berlibur terutama bersama keluarga. Baik untuk mengenal alam dan membuat lebih dekatnya. Baik untuk kesehatan karena berjajar tanaman dan pepohonan hijau nan asri. Baik untuk pendidikan anak - anak karena bisa belajar tentang dunia IPA ( Ilmu Pengetahuan Alam). Baik juga bagi rohani karena menjadikan kita lebih bersyukur dan membuka mata hati kita untuk menjaga dan melestarikan anugrah terin…

Belajar Bijak Menjadi Pengendara Bersama Queenrides

Menjadi pengendara di jalan raya entah motor entah mobil selalu mengalami banyak hal. Faktor yang paling berpengaruh adalah emosi. Jakarta yang sangat padat ketika jam berangkat dan pulang kantor mengundang emosi para pengendara di jalan raya. Untuk itu, perlu dipahami kembali tentang etika dan peraturan dalam berkendara. Tanpa adanya etika ketika berkendara, tentunya akan memancing banyak masalah. Contohnya membuang sampah sembarangan, meludah, membunyikan klakson berlebihan, dan lain sebagainya. Lalu tentang peraturan, jelas sudah diatur dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Sudahkah kita membacanya dengan cermat?

Saya memang tidak menyetir mobil maupun motor sendiri, tapi saya selalu berada di tengah balada kemacetan Ibukota setiap harinya. Sebagai pengguna jasa ojek online, sering sekali merasa sebal ketika kaki tersenggol motor lain yang mencoba menyalip motor kami atau justru abang ojek yang mengantar saya berbuat yang melanggar aturan, m…