Langsung ke konten utama

Semacam Mau Nongkrong di Waroeng Mee



Kalau kamu suka nongkrong, kamu pasti sudah tahu yang namanya Waroeng Mee. Selain tempatnya yang nyaman banget buat nongkrong bareng temen-temen kamu, makanannya murah dan dijamin nendang. Waroeng Mee pertama kali hadir di Jl. Blora No. 36 Jakarta Pusat, dekat stasiun Sudirman pada Juni 2015. Menu utama yang dihadirkan adalah mee instan rebus atau goreng dengan berbagai macam topping unik, seperti kikil, Iga cabai hijau, sosis lada hitam, pangsit goreng hitam, dan lain-lain. Selain itu ada makanan ringan kegemaran anak nongkrong yaitu kue cubit campur-campur, churros, cireng dan lain-lain. Lalu ada makanan yang berukuran besar, seperti submarine long bread, dan XL burger. Untuk minumannya jangan khawatir dengan rasa dan aneka macamnya. Dijamin ketagihan.


Waroeng Mee telah memiliki 3 cabang baru agar bisa lebih dijangkau. Cabang-cabang tersebut adalah di Jl. Tebet Utara Dalam No. 4 Jakarta Selatan, Jl. Kisamaun No. 162 Tangerang - Banten, dan di Ruko Manyar Garden Regency Kav. 29-30 Jl. Nginden Semolo 109 Surabaya. Saya dan teman-teman blogger lain mengunjungi Waroeng Mee Tangerang saat grand opening Waroeng Mee 3 in 1. Waroeng Mee 3 in 1 Tangerang merupakan satu-satunya cabang yang memiliki banyak tenant-tenant makanan kekinian lainnya, seperti Container Kebab by Baba Rafi, Martabak, Bakso, dan lain-lain.

Container Kebab by Baba Rafi terkenal dengan menu Black Kebab Baba Rafi yang sangat fenomenal karena warna hitam pada tortilanya terbuat dari natural activated charcoal atau arang bambu yang memiliki zat-zat yang mampu mengikat racun-racun di dalam tubuh sehingga detox free.



Saya mencoba XL Burger, Submarine Long Bread, Black Kebab by Baba Rafi, dan Nasi Iga Kikil Cabai Ijo. Untuk yang nasi Iga Kikil Cabai Ijonya sangat pedas. Bagi yang tidak suka pedas dan memiliki maag seperti saya maka dipastikan tidak akan menghabiskan makanan tersebut. Saya berharap Waroeng Mee bisa memberikan variasi tingkat kepedasan terhadap masakan ini karena rasanya begitu enak.






Dari sisi tempat, recommended banget buat nongkrong dan meeting santai bareng teman-teman, saudara-saudara atau kencan bareng pacarmu. Lalu bagi kamu yang suka foto-foto, Waroeng Mee memiliki banyak kata-kata unik yang menggelitik saat kamu membacanya. Itu bisa menjadi bahan kamu untuk bernarsis ria di akun sosial media. Waroeng Mee buka 25 jam alias gak pernah tutup. Jadi jangan khawatir kelaparan di tengah malam. Langsung datang di Waroeng Mee terdekat. Dan yang gak kalah pentingnya, harganya gak akan buat kantongmu bolong guys.. :D

Sekali kamu nongkrong di Waroeng Mee, Semacam Mau Nongkrong lagi dan lagi di Waroeng Mee. Saya akan datang lagi untuk bincang-bincang santai dengan kerabat, rekan bisnis, dan para sahabat. Saya akan mencoba Waroeng Mee yang di Tebet. Dari sisi lokasi, Tebet lebih dekat dari domisili saya. Semoga Waroeng Mee terus memberikan inovasi baik dari sisi makanan dan minuman serta suasana restorannya agar tidak menimbulkan kebosanan para pelanggannya :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bisnis Indonesia Financial Award 2018 Apresiasi Industri Keuangan

Bicara soal bisnis harus memiliki strategi yang kuat agar bisnisnya selalu bergerak stabil di tengah persaingan begitu ketatnya sekarang ini. 
Kalangan bisnis wajib hukumnya untuk mencari informasi perkembangan bisnis yang up to date. Harian Bisnis Indonesia masih menjadi sumber terpercaya bagi para pengusaha dan perusahaan terutama di kalangan industri keuangan yaitu perbankan, asuransi dan multifinance. 
Kepercayaan perusahaan terhadap Bisnis Indonesia  diapresiasi melalui Bisnis Indonesia Financial Award (BIFA) 2018 yang dilaksanakan tanggal 27 Agustus lalu di Hotel Raffles, Jakarta. 
Acara yang dihadiri oleh para CEO dan direksi perusahaan yang menjadi pelanggan setia Bisnis Indonesia berlangsung meriah. Penghargaan ini menjadi motivasi perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kinerja. 

Hariyadi Sukamdani - Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika Penerbit Bisnis Indonesia menuturkan BIFA 2018 diselenggarakan untuk mengapresiasi industri keuangan yang menjalankan usahanya …

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…

Ingin Punya Bisnis? Segera Lakukan

"Going into business without a business plan is like going on a mountain trek without a map or GPS support - you'll eventually get lost and starve." - Kevin J. Donaldson
Bisnis tanpa rencana bagaikan bepergian tanpa arah dan persiapan. Resikonya tentu tersesat dan pada akhirnya tidak sampai pada tujuan. Bisnis bagaikan roda kehidupan yang terus berputar seiring perputaran waktu yang kian hari kian cepat. Maka dari itu, kalau kita sedang menjalankan bisnis harus benar-benar terencana dan memiliki strategi kuat. 
Kamis, 20 September 2018 lalu saya berkesempatan hadir menjadi bagian Women Talk bersama Futri Zulya S.Mn, M. Bus dengan tema "How to Start Your Business" di Kemang, Jakarta Selatan. CEO PT Batin Medika Indonesia ini menuturkan perjalanan menjalankan bisnisnya setelah selesai kuliah. Dengan rencana dan strategi yang kuat, Futri berhasil menjalankan bisnisnya hingga berkembang sampai saat ini. 


Saya memang seorang freelancer sejak 5 tahun lalu, tapi saya…