Langsung ke konten utama

Agelez Bihaku Premium Nano Collagen Mempercantik Wanita Indonesia dari Dalam

Suasana dalam acara Agelez Bihaku Premium Nano Collagen di Ritz Carlton Jakarta
28 Januari 2016, dok. pribadi
Tiap wanita pasti ingin memiliki kulit cantik dan sehat. Bukan hanya untuk diri sendiri tapi ingin terlihat cantik setiap saat di depan banyak orang dan menjadi pusat perhatian adalah impian tiap wanita. Tak terkecuali saya. Memiliki masalah kulit pada wajah yang cukup kompleks membuat saya merasa kurang percaya diri. Berbagai jenis cara daya upaya untuk mengatasinya. Hingga pada akhirnya langkah kaki membawaku menghadiri acara “Agelez Bihaku Premium Nano Collagen” Discover The Most Beauty In You kemarin tanggal 28 Januari 2016 di Hotel Ritz Carlton Jakarta.



Bihaku Premium Nano Collagen ini mengandung 13,500mg collagen dari salmon premium yang memiliki partikel nano yang mudah diserap oleh tubuh. Juga terdapat 10 bahan aktif Anti-Aging lainnya seperti Salmon Ovary Peptide, Salmon Protein Extract, Phyto-Ceramide, Hyaluronic Acid, L-Cysteine, Co-Q10, Elastin, Biotin, Vitamin C dan Vitamin E dimana semuanya bermanfaat untuk mengencangkan, menghaluskan, mencerahkan, melindungi dan menutrisi kulit agar tetap sehat.

Agelez Bihaku Premium Nano Collagen (Sumber www.agelezbihaku.com)
AgelezBihaku Premium Nano Collagen ini berbentuk cair dengan rasa peach yang nikmat dan asli dari Jepang. Ada 5 benefit utama yang diberikan dengan rutin mengkonsumsi Agelez Bihaku Premium Nano Collagen ini yaitu White dimana kulit akan lebih cerah, Firm yang berarti mengencangkan kulit, Glow mengembalikan kilau kulit secara alami, Hydrate melembabkan kulit, dan Detox. Agelez Bihaku Premium Nano Collagen mempunyai aturan pakai yaitu 1 botol per hari selama 1 bulan, dan 2-3 botol per minggu untuk bulan-bulan selanjutnya. Untuk usia di bawah 25 tahun maka dianjurkan minum 2-3 botol per minggu atau setengah botol (ada garis batas berwarna putih pada botol) yang hanya bertahan 48 jam setelah dibuka. Jadi bagi Anda yang mengkonsumsi setengah botol jangan lupa diperhatikan berapa lama Anda sudah membuka botol tersebut. Agelez Bihaku Premium Nano Collagen  ini memiliki konsentrat tertinggi yaitu 13,500mg Nano Collagen dengan teknologi terbaru dari Jepang yang membuat partikel kolagennya jauh lebih kecil (800Da) dari ukuran kolagen ikan lainnya sehingga penyerapan terbukti lebih cepat dan lebih baik. Agelez Bihaku Premium Nano Collagen ini pertama hadir di Indonesia dengan 13,500mg Nano Collagen dan 10 bahan aktif anti-aging lainnya yang aman dikonsumsi dalam jangka waktu lama dan aman bagi lambung. Suplemen kolagen ini dapat juga dicampur dengan berbagai jenis minuman. 


Agelez Bihaku Premium Nano Collagen ini rasanya nikmat dan membuat kulit terasa lembut sejak pertama kali mengkonsumsinya. Akhirnya saya menemukan jawaban dari permasalahan kulit saya. Sudah 2 botol meminumnya membuat kulitku terasa lebih lembut, kencang dan kenyal. 

#EmakBlogger (dok. pribadi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…