Langsung ke konten utama

Menikmati Festival Kuliner Mal Summarecon Serpong

Berbicara soal makanan khas Nusantara, pastinya sangat menarik karena Indonesia kaya akan kuliner khas masing - masing daerah. Sulawesi menjadi pilihan Mal Summarecon Serpong untuk dijadikan pesta rakyat yang diberi tema "Sulawesi Nyamanna' Pe Sadap" dengan menyajikan makanan khas Sulawesi dengan desain suasana Sulawesi menambah rasa seakan - akan kita berada di Sulawesi.

Kalau ditawarkan makanan Sulawesi pasti saya selalu terbayang Sop Konro, Konro Bakar, Sate Makassar, Coto Makassar, Es Pisang Ijo, Bubur Manado dan Es Kacang Merah. Hmmm sangat menggugah selera. Dan dalam kesempatan ini bersama teman - teman blogger kami bebas mencicipi semua makanan khas Sulawesi yang ditawarkan dalam Festival Kuliner Sulawesi Mal Summarecon Serpong.

Sebelum berjelajah di Festival Kuliner Sulawesi, kami diajak berkeliling ke Serpong Digital Center ( SDC ). SDC adalah pusat penjualan barang - barang digital seperti handphone, laptop, komputer, dan gadget lainnya yang terbesar di Serpong. Pastinya ada deretan tempat kulinernya juga. Di tempat ini terdapat taman yang cukup luas, kalau saya bilang seperti di Taman Barito, Jakarta Selatan tapi disini lebih luas dan terdapat hamparan rumput yang begitu hijau. Sedap dipandang mata. Tempat ini dapat dijadikan untuk taman rekreasi keluarga atau hangout bagi anak - anak muda.

 Panggung Utama SDC yang bisa dijadikan acara musik atau kegiatan menarik lainnya
 Salah satu desain booth counter di SDC
 Anak - anak tampak asyik bermain di area panggung utama
 Salah satu miniatur yang terdapat di SDC
Karena baru dibuka jadi pengunjungnya belum terlalu ramai :)

Setelah puas berkeliling di SDC, kami diantar ke kembali ke Festival Kuliner Sulawesi Serpong. Rasa penasaran dan tak sabar ingin mencicipi semua makanan khas Sulawesi mengalir kuat dalam diri. Nah, saatnya tiba. Kami langsung menyebar mencari makanan yang dituju. Sebenarnya saya sangat menginginkan Konro Bakar tapi yang antriiii wiiihh... Berhubung waktu itu malam minggu jadi yang ramai sekali. Seru!

Kapal Pinisi yang menjadi khas Sulawesi menjadi simbol Festival ini
( Sumber : Lita Chan Lai )

Sate Bebek menjadi pilihan saya untuk mengisi perut yang sungguh sudah sangat lapar :D

Sate Bebek yang nikmat

 Es Pisang Ijo yang menyegarkan
 Antusias Para Pengunjung untuk mencicipi semua makanan yang ada di Festival ini
Salah Satu Stan Makanan yang Didekorasi Rumah Sulawesi ( Toraja )

Tidak terasa hari makin malam. Ingin rasanya berlama - lama disitu. Tapi apa daya lokasi Festival ini sangat jauh dari rumah, jadi saya harus segera bergegas agar tidak kehabisan kendaraan untuk pulang :D

Festival Kuliner seperti ini sangat bagus untuk dijadikan ajang silaturahmi antar masyarakat. Mengingat di Jakarta terdapat bermacam - macam suku bangsa dan tentunya akan menjadi pengobat rindu bagi para perantau, seperti Festival Kuliner Sulawesi ini. Akan mengobati kerinduan orang - orang Sulawesi terhadap kampung halamannya.

Saya tunggu Festival Kulinernya kembali ya Mal Summarecon Serpong ;)

Komentar

  1. Benar, event tahunan Festival Kuliner Serpong bisa menjafi sarana buat mereka yang rindu kampung halaman :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap betul sekali kaka. Pastinya event seperti ini akan ditunggu - tunggu kan? :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Speak Your Mind" GIV Body Wash Untuk Remaja Aktif dan Dinamis

Memilih sabun mandi bagi kaum hawa terkadang menjadi pilihan yang sulit. Dengan berbagai macam persyaratan dan yang paling mendasar adalah dia harus wangi dan tidak membuat kulit kering. GIV salah satu brand senior sabun mandi kini hadir memberikan warna baru untuk generasi milenial. “Speak Your Mind” adalah program roadshow ke 8 kampus di Indonesia yang diselenggarakan GIV untuk mengajak generasi muda di Indonesia menyuarakan eksistensinya, menjadi aktif, lebih percaya diri, dan juga berprestasi. Pada program ini, GIV mencari anak muda dengan talenta di bidang public speaking untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi calon presenter masa depan. “Speak Your Mind” dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober di 8 universitas di Indonesia, yaitu Atma Jaya Jakarta, Universitas Multimedia Nusantara Tangerang, Telkom University Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Airlangga Surabaya, dan Universitas Sumatera Utara Medan.
Untu…

Ibu dan Generasi Emas Indonesia

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2017 ini mengambil tema “Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga.” dengan harapan setiap keluarga di Indonesia menjadi barisan terdepan dalam memberikan perlindungan kepada anak, baik dalam hal pendidikan hingga memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsinya.


Hal ini seiring sejalan dengan adanya program pemerintah menuju Generasi Emas 2045 dimana diperlukan awareness dari orang tua (terutama Ibu) terhadap putra-putrinya. Menurut dr. Eni Gustina, MPH, Direktur Kesehatan Keluarga Indonesia, Kementerian Kesehatan RI pada acara Diskusi Publik Dalam Rangka Memperingati Hari Anak Nasional "Pemenuhan Hak Kesehatan Anak untuk Mewujudkan Generasi Emas 2045." yang diselenggarakan oleh Yayasan Adhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) beberapa waktu lalu bahwa anak Indonesia memiliki permasalahan gizi yaitu gizi kurang, kurus, pendek, obesitas. Untuk itu, Kementerian Kesehatan memiliki prioritas pembangunan kesehatan yaitu pengurangan kekurangan…

Gerakan Sosial #KitaSama Kasih Untuk Sahabat Disabilitas

Sejak kecil saya diajarkan oleh orang tua dan lingkungan keluarga untuk selalu menghormati orang lain dalam kondisi apapun itu. Menjalin pertemanan dengan siapapun itu tanpa pandang bulu. Termasuk dengan sahabat disabilitas. Justru saya banyak belajar dari mereka untuk lebih semangat lagi dalam menjalani kehidupan. Mereka sangat berupaya untuk bertahan hidup dan meraih mimpi-mimpi, cita-cita dan keinginannya.
Salah satunya yaitu dapat hidup mandiri tidak menyusahkan banyak orang. Sahabat disabilitas punya banyak kemampuan dimana kalau diasah terus menerus akan menjadi sesuatu yang mengesankan serta bermanfaat. Mereka sangat bersabar untuk berlatih dan giat mencoba hal-hal yang baru ditengah keterbatasan.


Beberapa bulan lalu, seorang teman mengajak saya bergabung dalam gerakan sosial untuk mendukung mewujudkan mimpi-mimpi sahabat disabilitas. Tanpa pikir panjang saya mengiyakan ajakannya. Kemudian saya bertemu dengan para sahabat disabilitas dengan berbagai kemampuan dan bakatnya. Ada ya…