Langsung ke konten utama

Innovation As A Way Of Life : PHILIPS


Jakarta, 21 Juli 2014, Plaza Arcadia, Blackcat Cafe, Senayan, Jakarta

Kemacetan Ibukota pada waktu bulan puasa terutama pada saat jam mendekati buka puasa sudah tidak asing lagi. Jam pulang kantor yang bebarengan setelah ashar menyebabkan kepadatan dimana - mana. Baik dijalanan ( bagi yang menggunakan mobil ) maupun kendaraan umum. Hal ini saya dan teman - teman blogger alami. Menembus kemacetan pada hari Senin kemarin untuk menghadiri undangan dari Philips berbincang bersama Bapak Suryo Suwignjo yang mengambil tema "Innovation As A Way Of Life".

Rasa 'gerah' setelah macet - macetan tadi terbayarkan dengan sharing indah dari Bapak Suryo Suwignjo yang ditemani oleh Ndhorokakung. 

Bapak Suryo Suwignjo dan Ndhorokakung di panggung
( foto dari hp pribadi, gelap karena pencahayaannya kurang plus hp jadul hehe )

Baru 4 bulan Bapak Suryo Suwignjo menjabat sebagai Presiden Direktur Philips Indonesia namun beliau sudah merasa memiliki perusahaan ini. Beliau terus menyumbangkan inovasi dan memberikan dukungan bagi invovasi - inovasi yang terus dilakukan oleh Philips.

Satu kalimat yang saya ingat dari Bapak Suryo adalah "Apabila kamu ingin menjadi seorang pemimpin atau pribadi yang lebih baik lagi dalam segi pekerjaan dan juga kehidupan, You must have a good mentor." Logika yang saya tangkap kurang lebih seperti ini, setiap orang pasti ingin mempunyai kehidupan yang lebih baik dari kehidupan dia yang sekarang. Maju dalam kariernya, bisnisnya, pendidikannya dan kehidupannya dalam skala luas. Ketika seseorang itu melakukan perubahan pada dirinya, baik cara berpikir, bersikap dan berkata, dia memerlukan seseorang yang bisa menjadi panutannya. Contoh yang baik, guru yang baik dan motivator yang baik dalam kehidupannya. Bagi saya, hal tersebut didapatkan dari seorang pimpinan yang baik. Pimpinan yang selalu mendukung anak buahnya untuk maju dan berkembang bersama dia. Anak buah bukan untuk disuruh - suruh atau diperintah semata tapi juga diajarkan tentang ilmu yang berkaitan dengan pekerjaan yang mereka kerjakan dengan baik. Perbanyak diskusi dengan pimpinan yang bijak bagi saya merupakan peluang belajar yang murah tapi hasilnya mahal. Susah lho cari pimpinan seperti itu :D apabila Anda sudah dapatkan maka bersyukurlah :)

Phillips yang kita kenal bukan hanya produsen lampu tapi Philips juga ada alat - alat rumah tangga seperti blender, rice cooker, mixer dan lainnya. Bahkan saat ini Philips sudah ada Healthy Care-nya. Inovasi yang dilakukan Philips selama ini mendapat pengakuan dari masyarakat. Contoh mudahnya masalah lampu, Phillips satu - satunya brand yang mengeluarkan lampu LED pertama di Indonesia. Dengan konsep ramah lingkungan dan tahan lama, lampu LED menjadi alternatif pilihan yang baik bagi masyarakat sekarang ini.


Selain inovasi yang terus dikembangkan olehnya, Philips juga mengembangkan kemampuan dari seluruh karyawannya. Saat ini Philips mempunyai kurang lebih 2000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Philips juga memberikan rewards dan hiburan kepada karyawannya seperti family gathering, outbound dan outing. Kekeluargaan adalah suasana yang dihadirkan oleh Philips bersama karyawannya. Philips juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung di perusahaannya.

Acara ini dimulai setelah buka puasa. sekitar pukul 18.30 WIB. Diawali dengan video profile dari Philips suasana malam itu menjadi hangat dan dekat.

Menu berbuka puasanya :)

Namun, ada sedikit masukan untuk Philips dan penyelenggaranya. Ada banyak teman - teman yang hadir tidak mendapatkan goody bag. Karena melebihi 75 orang. Seharusnya kalau panitia hanya menyiapkan goody bag sebanyak itu, lebih baik dibuka pendaftarannya hanya sampai 75 orang saja. Lalu konsumsi juga seperti itu. Jadi tidak banyak yang kecewa. Karena untuk datang ke acara ini saja butuh perjuangan yang cukup melelahkan. Kemacetan, meninggalkan pekerjaan lebih awal dan beberapa faktor lain. Jadi untuk lebih bijaksananya kita harus saling memberikan dukungan positif. Saya yakin kedepannya Philips akan menyelenggarakan acara yang jauh lebih besar, lebih menarik dan lebih sukses lagi.

Mohon maaf apabila postingannya kurang menyenangkan tapi saya menulis seperti ini dengan harapan Philips dan blogger dapat bisa menjalin hubungan kerjasama yang lebih baik lagi. Dan kami, blogger siap membantu Philips dalam menyampaikan aspirasinya untuk membangun Indonesia lebih baik lagi.

Terimakasih
Salam
AH :)

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BPOM Ajak Pelaku Usaha Mengedukasi Masyarakat Melalui Perka No. 31 Tahun 2018

Sebagai anak kos, saya sering mengonsumsi pangan olahan yang dibeli dari supermarket karena lebih praktis. Oleh karena itu saya tidak boleh lengah untuk tidak membaca label pada kemasannya, kapan tanggal kadaluarsa, kode produksi dan informasi gizi di dalam pangan tersebut. Kebanyakkan dari kita sering lupa untuk melakukan hal tersebut. Jangan karena beli di supermarket lalu kita menganggap enteng hal itu, biar bagaimanapun kita harus menjadi konsumen cerdas sebelum membeli.
Belum lama ini BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) mengeluarkan Perka Nomor 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan yang merupakan revisi dari peraturan terkait label pangan olahan yang sebelumnya diatur dalam Lampiran IV Peraturan Badan POM Nomor 27 tahun 2017 tentang Pendaftaran Pangan Olahan.
Kalau boleh saya rangkum isi Perka Nomor 31 tahun 2018 adalah sebagai berikut :
Harus tercantum label halal (apabila memang pangan tersebut halal). Label halal dapat dicantumkan sepanjang telah mendapat sertifikat halal …

Kenali dan Cegah Thalassemia Sedini Mungkin

Musim hujan telah tiba nih, sudah seharusnya kita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan. Seperti biasa, musim hujan maka flu mudah menyerang. Belum nanti diare dan lain sebagainya. Konsumsi makanan bergizi seimbang, gerak badan alias olahraga, dan istirahat cukup adalah upaya pencegahan berbagai macam penyakit. Sebenarnya bukan hanya pada musim penghujan aja sih, kita harus setiap hari usaha menjaga pola hidup sehat.
Berbicara soal kesehatan tidak akan ada habisnya apalagi bicara soal penyakit. Nah, minggu lalu saya mengikuti seminar “Pengendalian Kanker dan Thalassemia” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular khususnya kanker dan thalassemia. 
Tentang Thalassemia
Saya mau berbagi informasi tentang thalassemia dulu ya, karena bagi saya thalassemia masih asing diketahui. Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah merah yang diturunkan dari kedua orangtua kepada anak dan keturunannya. Penyakit ini disebabkan karena berkura…

Akhir Pekan Seru di Banten Lama

Entah mengapa sejak 2 bulan belakangan ini, saya ingin sekali menghabiskan waktu akhir pekan di Banten Lama. Sampai-sampai saya mengatakan hal ini ke beberapa kawan dan juga sepupu saya yang hobinya “ngulik tempat-tempat bersejarah.
Seakan alam tahu apa keinginan hati dengan keberuntungan saya bergabung dalam kegiatan “Pesona Cagar Budaya Indonesia, Banten Lama.” yang diselenggarakan oleh Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Ya, tanggal 12-14 Oktober 2018 lalu saya explore Banten Lama.
Meskipun bukan kali pertama saya datang ke sini namun pesona Banten Lama tetap mencuri perhatian. Apa sih yang membuat saya ingin datang lagi ke Banten Lama? Cerita sejarah yang menjadi cagar budaya di tempat ini sungguh mengesankan. Banten dulunya sempat berjaya mengusai ekonomi nusantara dengan hasil rempah-rempah yang melimpah. Para pedagang dari India, Malaysia, Vietnam hingga Cina berbondong-bondong merapat di Pelabuhan Karangantu, Banten. Hi…